"ABSTRAK" dari Si Pengkhayal

"ABSTRAK"

 

Jika seribu kata maaf

Sulit tuk menghapus luka

Maka beri satu saja ruang dihatimu

Tuk memaafkan diriku

 

Aku menerima kalimat penyemangat itu

Iya, aku bukan wanita kuat

Tapi aku akan berusaha menjadi wanita kuat

Yang membuat orang takkan mengenalku lagi

 

Menjadi diri yang baru

Dengan pandai mengendalikan emosi

Diam bukan karena congkak dan menyembunyikan amarah

Namun diamku untuk menjaga diriku

 

Kopi dan coklat

Dilihat warnanya sama jika dicampur dengan air

Ditebak apakah itu kopi atau coklat

Tanpa mencicipinya dan menghirup aromanya

 

Hai diriku yang sekarang,

Aku tak perlu membuang noda didalam hidupku

Tanpanya aku tak mungkin sehebat ini

Karenanya aku masih mampu mengukir senyum

 

Hal biasanya bagiku seperti

Patah hati dan kasih tak sampai

Hanya beberapa bagian dari garis kehidupan

Meski orang yang dicinta akan bahagia

 

Menyimpan rasa kepada seseorang

Sebuah tanda bahwa manusia berhak memiliki rasa

Harus di akui bahwa rasa juga ada di hidup kita

Yang tanpa kita sadari

Posted in Uncategorize | 1 Comment

Inilah Pelangi Kehidupan

Kini aku sadari

Waktu yang berlalu

Takkan pernah berarti

Jika tanpa suka duka

 

Sesaknya hati

Mengingat kenangan

Dipenuhi tawa dan amarah

Pertemuan, perpisahan, pertengkaran, perdamaian, kebahagiaan, kesedihan.

Semua menjadi pelangi didalam hidupku

 

Tiada kenangan indah ataupun buruk

Kelak itu akan menjadi memori yang tak terlupakan

 

Seperti pelangi

Penuh warna warni

Berkumpul membuat lukisan di langit biru

Memukau dan mempesona di pandang

 

Terang dan gelap

Senang dan sedih

Senyum dan air mata

Ada didalam hidup ini

 

Melupakan semuanya

Sulit untuk dilakukan

Memusnahkan kenangan 

Takkan mungkin terjadi

 

Tulisan bebas : Si Perangkai Kata (Sri Ambar W. Ahmad)

Posted in Uncategorize | 3 Comment