Adzan Terakhir Bilal bin Rabah

03 November 2015 21:56:55 Dibaca : 75

Semenjak Rasulullah wafat, Sahabat Bilal ibn Rabbah menyatakan bahwa dirinya tidak akan mengumandangkan adzan lagi.

Ketika Khalifah Abu Bakar memintanya untuk menjadi muadzin kembali, dengan hati pilu nan sendu Bilal berkata, "Biarkan aku hanya menjadi muadzin Rasulullah saja. Rasulullah telah tiada, maka aku bukan muadzin siapa-siapa lagi."

Abu Bakar pun tak bisa lagi mendesak Bilal untuk kembali mengumandangkan adzan.

Kesedihan sebab ditinggal wafat oleh Rasulullah terus mengendap di hati Bilal. Dan kesedihan itu yang mendorongnya meninggalkan Madinah, dia bersama rombongan pasukan Fath Islamy berangkat menuju Syam, dan kemudian tinggal di Homs, Syria.

Sudah lama Bilal tak mengunjungi Madinah, hingga sampai pada suatu malam, Rasulullah hadir dalam mimpi Bilal, dan menegurnya, "Ya Bilal, Wa maa hadzal jafa ? Hai Bilal, mengapa engkau tak mengunjungiku ? Mengapa sampai seperti ini ?"

Bilal pun bangun terperanjat, segera ia mempersiapkan perjalanan ke Madinah untuk berziarah ke makam Rasulullah. Sekian tahun sudah dia meninggalkan Rasulullah. Setiba di Madinah, Bilal bersedu sedan melepas rasa rindunya pada Rasulullah, kepada Sang Kekasih.

Saat itu, dua pemuda yang telah beranjak dewasa mendekatinya. Keduanya adalah cucu Rasulullah Hasan dan Husein. Dengan mata sembab oleh tangis, Bilal yang kian beranjak tua itupun memeluk kedua cucu Rasulullah tersebut.

Salah satu dari keduanya berkata kepada Bilal, "Paman, maukah engkau sekali saja mengumandangkan adzan untuk kami ? Kami ingin mengenang kakek kami."

Ketika itu, Umar bin Khattab yang saat itu telah menjadi Khalifah juga sedang melihat pemandangan mengharukan tersebut, dan beliaupun juga memohon kepada Bilal untuk mengumandangkan adzan, meski sekali saja.

Bilal pun memenuhi permintaan itu.

Saat waktu shalat tiba, dia naik pada tempat dahulu biasa dia adzan pada masa Rasulullah masih hidup.

Mulailah dia mengumandangkan adzan.

Saat lafadz Allahu Akbar dikumandangkan olehnya, mendadak seluruh Madinah senyap, segala aktifitas terhenti, semua terkejut, suara yang telah bertahun - tahun hilang, suara yang mengingatkan pada sosok Nan Agung, suara yang begitu dirindukan itu telah kembali.

Ketika Bilal meneriakkan kata 'Asyhadu an laa ilaha illallah', seluruh isi kota madinah berlarian ke arah suara itu sambil berteriak, bahkan para gadis dalam pingitan mereka pun keluar.

Dan saat bilal mengumandangkan 'Asyhadu anna Muhammadan Rasulullah', Madinah pecah oleh tangisan dan ratapan yang sangat memilukan. Semua menangis, teringat masa-masa indah bersama Rasulullah, Umar bin Khattab yang paling keras tangisnya. Bahkan Bilal sendiri pun tak sanggup meneruskan adzannya, lidahnya tercekat oleh air mata yang berderai. Hari itu madinah mengenang masa saat masih ada Rasulullah diantara mereka.

Hari itu adalah adzan pertama dan terakhir bagi Bilal setelah Rasulullah wafat. Adzan yang telah menerbitkan rasa kerinduan penduduk Madinah kepada Rasulullah. Adzan yang tak bisa dirampungkan.

Dan pada saat itu, Kota Madinah banjir oleh air mata kerinduan kepada Rasulullah. Allaahumma Sholli 'Alaa Muhammad.

 

 

Sumber referensi : www.alkisaah.blogspot.com

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh...

Ini adalah tulisan kedua saya..

Langsung saja ke Topik Pembahasan..

 

Yang akan saya bahas kali ini adalah manfaat Dzikir..

Kata Dzikir berasal dari kata "Dzikr" yang berarti "Ingat. Dalam hal ini yang kita ingat adalah Tuhan kita yang menciptakan dunia ini..

Dzikir adalah salah satu obat hati yang sangat bermanfaat dan sangat manjur. Jika hati anda sedang gundah gulana, atau pikiran anda sedang tak karuan disebabkan oleh masalah - masalah yang selalu muncul di lingkungan sekitar anda, maka berdzikir adalah jalan keluarnya.

Berikut adalah beberapa keutamaan Dzikir yang saya kutip dari salah satu situs internet :

- Dzikir merupakan salah satu tujuan disyari’atkannya ibadah

      Allah Ta’ala berfirman (yang artinya), “Maka beribadahlah kepada-Ku dan dirikanlah shalat untuk mengingat-Ku.” (QS. Thaaha: 14).
Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda (yang artinya), “Sesungguhnya disyari’atkannya thawaf, sa’i antara Shafa dan Marwah, dan melempar jamrah adalah dalam rangka untuk menegakkan dzikrullah.” (HR. Ahmad, Abu Dawud, At-Tirmidzi, dan yang lainnya. At-Tirmidzi berkata: “Hadits ini hasan shahih”).

- Dzikir merupakan senjata utama melawan dan mengusir syaithan

      Dalam hadits Abu Hurairah radhiyallaahu ‘anhu, Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda (yang artinya), “Janganlah kalian menjadikan rumah-rumah kalian seperti kuburan. Sesungguhnya syaithan akan lari dari rumah yang dibacakan di dalamnya surat Al-Baqarah.” (HR. Muslim).

Ibnu ‘Abbas radhiyallaahu ‘anhuma berkata, “Syaithan itu berdiam di dalam hati anak Adam. Apabila seseorang itu lalai, lengah, dan lupa mengingat Allah, maka syaithan pun menggodanya. Sedangkan jika ia berdzikir mengingat Allah, maka syaithan pun lari bersembunyi” (Mushannaf Ibn Abi Syaibah, 7/135).


- Hidup menjadi lapang dengan berdzikir

Allah berfirman (yang artinya), “Dan barangsiapa berpaling dari mengingat-Ku, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit, dan Kami akan mengumpulkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta.” (QS. Thaaha: 124).

- Dzikir sebagai pembeda antara mu’min dan munafik

Allah Ta’ala berfirman (yang artinya), “Sesungguhnya orang-orang munafik itu menipu Allah, dan Allah akan membalas tipuan mereka .Dan apabila mereka berdiri untuk shalat, mereka berdiri dengan malas. Mereka bermaksud riya’ di hadapan manusia.Dan tidaklah mereka mengingat Allah kecuali sedikit sekali.” (QS. An-Nisaa’: 142).

Hendaknya kita tidak merasa aman dari bahaya kemunafikan. Barangkali kita bukan termasuk orang yang suka berdusta, tidak pernah ingkar janji, selalu menjaga amanah, dan lain sebagainya. Akan tetapi, apakah kita termasuk orang-orang yang banyak berdzikir?

- Dzikir menyejukkan hati

Allah berfirman (yang artinya), “Orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.” (QS. Ar-Ra’d: 28).

 

sumber referensi :

http://buletin.muslim.or.id/ibadah-2/keutamaan-dan-adab-adab-dzikrullah-2

Fitur - Fitur dan Fungsi Laptop Axioo PICO PJM M110

20 September 2015 16:49:30 Dibaca : 523

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

      Kali ini saya akan mem-posting suatu tulisan yang mungkin sudah tidak asing lagi di kalangan kita semua. Ini adalah postingan pertama saya di BLOG ini dan juga merupakan tugas mata kuliah Pengantar Teknologi Informasi yang membahas tentang Fitur - Fitur dan Fungsi Device yang saya miliki dan diberikan langsung oleh Bapak Djihad Wungguli. Adapun tulisan tercantum dalam BLOG ini sebagian adalah hasil searching yang saya cari di GOOGLE dan sebagian lagi adalah hasil karangan saya sendiri. Adapun tulisan yang bersumber dari GOOGLE akan saya cantumkan alamatnya di akhir tulisan ini.

        Saya akan membahas tentang LAPTOP Axioo PICO PJM M110 yaitu sebagai berikut :

       

1. PENJELASAN SINGKAT TENTANG LAPTOP


         Komputer Jinjing (bahasa populer : laptop, netbook atau powerbook) adalah komputer bergerak yang berukuran relatif kecil dan ringan, beratnya berkisar dari 1 – 6 kg, tergantung ukuran, bahan, dan spesifikasi laptop tersebut. Sumber daya komputer Jinjing ini berasal dari baterai atau adaptor A/C yang digunakan untuk mengisi ulang dan menyalakan laptop tersebut. Baterai laptop pada umumnya dapat bertahan sampai 1 – 6 jam, tergantung dari cara pemakaian, spesifikasi dan ukuran baterai. Sebagai komputer pribadi, laptop memiliki fungsi yang sama dengan komputer desktop (desktop computers) pada umumnya. Komponen yang terdapat di dalamnya sama persis dengan komponen pada desktop komputer, hanya saja ukurannya diperkecil, dijadikan lebih ringan, lebih tidak panas, dan lebih hemat daya. Komputer jinjing banyak menggunakan layar LCD (Liquid Crystal Display) berukuran 10 inci hingga 17 inci, tergantung dari ukuran laptop itu sendiri. Selain itu, komputer ini juga dilengkapi dengan papan ketik (KEYBOARD) yang juga dilengkapi dengan papan sentuh yang berfungsi sebagai pengganti MOUSE. Keyboard dan Mouse tambahan dapat dipasang melalui soket USB maupun PS/2 jika tersedia pada laptop tersebut. Berbeda dengan komputer desktop, komputer jinjing memiliki komponen pendukung yang didesain secara khusus untuk mengakomodasi sifat komputer jinjing yang portabel. Sifat utama yang dimiliki oleh komponen penyusun laptop adalah ukuran yang kecil, hemat konsumsi energi, dan efisien. Komputer jinjing biasanya berharga lebih mahal, tergantung dari merek dan spesifikasi komponen penyusunnya, walaupun demikian harga komputer jinjing pun semakin mendekati harga komputer desktop seiring dengan semakin tingginya tingkat permintaan konsumen.

 

2. PENJELASAN SINGKAT TENTANG LAPTOP AXIOO PICO PJM M110

          Laptop ini mempunyai spesifikasi sebagai berikut :

  • Processor : Intel ® Atom ™ DualCore N470/N450 with 4CPU (1.83GHz)
  • Chipset : Mobile Intel® NM10 Express Chipset
  • Graphics : Intel® GMA 3150-256MB
  • Layar : 10.1" WSVGA HD/LED Backlight TFT Display
  • Memory : 1GB DDR3 SoDiMM PC 10600(Fasterr.. with DDR3)
  • HardDrive/Hdd : 320GB Serial ATA 5400 RPM
  • Expansion Slots : Multi-in-1 CardReader, 3 Port USB, VGA Port, Webcam with SmartFace 1.3MP
  • Built-in touch pad with Multi gestured and scroll function
  • Keyboard : Winkey Isolated Keyboard
  • Audio : High Definition Audio Support, Two built-in Stereo Speakers, Built-in digital microphone.
  • Network : Fast Ethernet LAN 10/100 Mbps
  • Wireless LAN : WLAN 802.11b/g/n Wi-Fi CERTIFIED™
  • OS : Windows 7 Ultimate.
  • No Optical Drive

          '

           Gambar diatas adalah contoh Laptop Axioo PICO PJM M110.

           Laptop ini bukan milik saya, tetapi milik kakak saya yang sekarang sudah mengabdi menjadi guru tetap di salah satu SD di Kabupaten Pohuwato.
Sedikit masalah dengan laptop ini. Karena hanya memiliki RAM 1 GB, jadi sering terjadi hank pada saat – saat tertentu. Laptop ini sudah menjadi KOMPUTER alias LAPCOK (istilah orang GORONTALO untuk laptop yang bisa dihidupkan dengan cara dihubungkan dengan sumber listrik terlebuh dahulu). Itu bukan salah saya, karena ketika saya pertama kali menggunakannya, laptop ini telah menjadi KOMPUTER DESKTOP (LAPCOK). Entah apa sebabnya karena saya waktu itu belum tahu apa – apa tentang LAPTOP ini. Dan setelah saya mencari tahu sebab laptop ini sudah menjadi LAPCOK, akhirnya saya mengetahui sebabnya. Yaitu sering di-charge (baterainya sering diisi ulang) walaupun baterainya belum habis atau LOW BATTERY. Dan alhamdulillah laptop ini sangat membantu saya dalam penyusunan LAPORAN AKHIR PRAKERIN di sekolah saya. Dan alhamdulillah juga sudah menjadi sumber rezeki saya saat itu (saat kelas XI SMK) karena saya membantu teman – teman saya menyusun laporan mereka.
Dan tepat sebulan setelah pengumuman kelulusan saya merusak laptop ini dengan kecerovohan saya yang secara tidak sengaja menyentuh slot keyboard di Mainboard dengan obeng yang ketika itu terhubung langsung dengan sumber listrik. Saya jadi prihatin dengan kakak saya yang setelah itu sering pulang pergi ke sekolah tempatnya mengajar untuk mengerjakan sesuatu yang biasanya dia kerjakan di laptop tersebut. Saya menyesal dan prihatin atas apa yang terjadi pada kakak saya dan insya allah saya berjanji akan berusaha untuk mengganti laptopnya yang rusak ketika memasuki semester 3. Semoga niat saya ini bisa tercapai.

 
        Sekian dulu tulisan saya kali ini. Semoga bermanfaat untuk kita semua dan semoga akan ada lagi tulisan - tulisan yang lain.

 

Wassalamu 'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

sumber referensi :

  • http://denniz-iqbal.blogspot.co.id/2012/01/sekilas-tentang-laptop.html
  • http://www.kabarandroid.com/2012/12/axioo-pico-m1110-pjm-netbook-murah-spesifikasi-tinggi.html
  • http://archive.kaskus.co.id/thread/13323298/