KATEGORI : Butiran Ilmu

Berniatlah Ketika Berwudhu'

08 November 2015 00:51:32 Dibaca : 98

Sekadar renungan utk dihayati...semoga sama2 mendapat manfaatnya...

Banyak di antara kita yang tidak sedar akan hakikat bahawa setiap yang dituntut dalam Islam mempunyai hikmah nya yang tersendiri. Antaranya adalah yg berkaitan dengan WUDhu'... yaitu antara rutin yg harus dilakukan utk menunaikan solat, membaca Al-Quran dan sebagainya... Ketika berwuduk, sebaik2nya cobalah didik hati supaya dapat niatkan sesuatu spt berikut :
1. Ketika berkumur, berniatlah kamu dengan,"Ya Allah, ampunilah dosa mulut dan lidahku ini".
Penjelasan : Setiap hari kita berbicara benda-benda yang tak berfaedah.

2. Ketika membasuh muka, berniatlah kamu dengan, "Ya Allah, putihkanlah muka ku di akhirat kelak, janganlah kau hitamkan muka ku ini."
Penjelasan: Ahli syurga mukanya putih berseri-seri.

3. Ketika membasuh tangan kanan, berniatlah kamu dengan, "Ya Allah, berikanlah hisab-hisab ku di tangan kanan ku ini".
Penjelasan : Ahli syurga diberikan hisab-hisabnya di tangan kanan.

4. Ketika membasuh tangan kiri, berniatlah kamu dengan, "Ya Allah, janganlah Kau berikan hisab-hisab ku di tangan kiri ku ini".
Penjelasan : Ahli neraka diberikan hisab-hisabnya di tangan kiri.

5. Ketika membasuh kepala, berniatlah kamu dengan, "Ya Allah, lindunganlah daku dari terik matahari di padang Mahsyar dengan Arsy Mu".
Penjelasan : Panas di Padang Masyar seumpama matahari sejengkal di atas kepala.

6. Ketika membasuh telinga, berniatlah kamu dengan,"Ya Allah, ampunilah dosa telinga ku ini" .
Penjelasan : Hari-hari mendengar orang mengumpat, memfitnah, lagu2 berunsur maksiat ..

7. Ketika membasuh kaki kanan, berniatlah kamu dengan. "Ya Allah, permudahkanlah aku melintasi titian Siratul Mustaqqim".
Penjelasan : Ahli syurga melintasi titian dengan pantas sekali.

8. Ketika membasuh kaki kiri, berniatlah kamu dengan,"Ya Allah, bawakanlah daku pergi ke masjid-masjid, surau-surau dan bukan tempat-tempat maksiat".
Penjelasan :Qada' dan Qadar kita di tangan Allah.

Pernah kita terfikir mengapa kita mengambil wuduk sedemikian rupa?
Pernah kita terfikir segala hikmah yang kita perolehi dalam menghayati Islam?
Pernah kita terfikir mengapa Allah lahirkan kita sebagai umat Islam?
Bersyukurlah dan bertaubat selalu...

Peringatan utk diri sendiri jua.... Semoga kita sama2 tergolong dalam golongan orang2 yang diredhaiNYA serta mendapat rahmatNYA selalu... Amin...

Keajaiban Al-Qur'an

08 November 2015 00:46:40 Dibaca : 98

Ajaib tetapi benar! Lihatlah sebahagian daripada hasil kajian seorang cendekiawan Islam terhadap kandungan Al-Quran. Didapati banyak perkara telah disentuh dan telah dibuat kajian oleh manusia seperti nombor, astronomi, angkasa lepas, perubatan, geologi, kejuruteraan, minda dan sebagainya. Bilangan tentang perkara yang disebutkan di dalam Al-Quran:

Dunia - 115 kali
Akhirat - 115 kali

Malaikat - 88 kali
Syaitan - 88 kali

Hidup - 145 kali
Mati - 145 kali

Faedah - 50 kali
Kerugian - 50 kali

Ummah - 50 kali
Penyampai - 50 kali

Iblis : Penghulu Syaitan - 11 kali
Mohon Perlindungan Daripada Iblis - 11 kali

Bala/Musibah - 75 kali
Bersyukur - 75 kali

Bersedekah - 73 kali
Berpuas Hati - 73 kali

Orang Yang Sesat - 17 kali
Orang Yang Meninggal Dunia - 17 kali

Muslimin - 41 kali
Jihad - 41 kali

Emas - 8 kali
Kemurahan Hidup - 8 kali

Keajaiban - 60 kali
Fitnah - 60 kali

Zakat - 32 kali
Berkat - 32 kali

Minda - 49 kali
Nur - 49 kali

Lidah - 25 kali
Sumpah - 25 kali

Nafsu - 8 kali
Ketakutan - 8 kali

Bercakap Di Khalayak Ramai - 18 kali
Berdakwah - 18 kali

Kesusahan - 114 kali
Kesabaran - 114 kali

Muhammad - 4 kali
Syariat - 4 kali

Lelaki - 24 kali
Perempuan - 24 kali

Sholat - 5 kali

Bulan - 12 kali

Hari - 365 kali

Lautan - 32 kali
Daratan - 13 kali

Laut dan Darat = 32 + 13 = 45
Justeru itu, persentase laut = 32/45 x 100 = 71.11111111 persen

Persentase daratan = 13/45 x 100 = 28.88888889 persen

Jumlah = 100 persen

Kajian sains oleh manusia telah membuktikan bahwa air meliputi 71.111 peratus daripada bumi dan tanah meliputi 28.889 peratus.

Begitulah kebesaran dan keagungan ciptaan Allah SWT!!

10 Jenis Air Mata

08 November 2015 00:32:43 Dibaca : 99

Kata Ibnu Qayyim - 10 Jenis Tangis
1) Menangis karena kasih sayang & kelembutan hati.
2) Menangis karena rasa takut.
3) Menangis karena cinta.
4) Menangis karena gembira.
5) Menangis karena menghadapi penderitaan.
6) Menangis karena terlalu sedih.
7) Menangis karena terasa hina dan lemah.
8) Menangis untuk mendapat belas kasihan orang.
9) Menangis karena mengikut-ikut orang menangis.
10) Menangis orang munafik - pura-pura menangis.

"..dan bahawasanya DIA lah yang menjadikan orang tertawa dan menangis." (An Najm : 43)
Jadi, Allah lah yang menciptakan ketawa dan tangis, serta menciptakan sebab tercetusnya. Banyak air mata telah mengalir di dunia ini. Sumber nya dari mata mengalir ke pipi terus jatuh ke bumi. Mata itu kecil namun ia tidak pernah kering ia berlaku setiap hari tanpa putus-putus. Sepertilah sungai yang mengalir ke laut tidak pernah berhenti?.kalaulah air mata itu di tampung banjirlah dunia ini.

Tangis tercela atau terpuji ??
Ada tangisan yang sangat di cela umpamanya meratapi mayat dengan meraung dan memukul-mukul dada atau merobek-robek pakaian. Ada pula tangisan sangat-sangat di puji dan di tuntut iaitu tangisan
kerana menginsafi dosa-dosa yang silam atau tangis kerana takut akan azab dan siksa Allah.

Tangisan dapat memadamkan api Neraka ?
"Rasulullah saw bersabda : Tidaklah mata seseorang menitiskan air mata kecuali Allah akan mengharamkan tubuhnya dari api neraka. Dan apabila air matanya mengalir ke pipi maka wajahnya tidak akan terkotori oleh debu kehinaan, apabila seorang daripada suatu kaum menangis, maka kaum itu akan di rahmati. Tidaklah ada sesuatupun yang tak mempunyai kadar dan balasan kecuali air mata. Sesungguhnya air mata dapat memadamkan lautan api neraka."

Air mata taubat Nabi Adam a.s ?
Beliau menangis selama 300 tahun tanpa mendonggak ke langit tersangat takut dan hibanya terhadap dosa yang telah ia lakukan.Dia bersujud di atas gunung dan air matanya mengalir di jurang Serandip. Dari air matanya itulah Allah telah menumbuhkan pohon kayu manis dan pohon bunga cengkih.Beberapa ekor burung telah meminum akan air mata Adam lalu berkata,"Manis sungguh air ini." Nabi Adam terdengar lalu menyangka burung itu mempersendakannya lalu ia memperhebatkan tangisannya. Lalu Allah mendengar dan menerima taubat Adam dan mewahyukan, "Hai Adam sesungguhnya belum Aku pernah menciptakan air lebih lazat daripada air mata taubat mu!."

Air mata yang tiada di tuntut ?
 Janganlah menangis kalau tak tercapai cita-cita bukan kah Tuhan yang telah menentukannya.
 Janganlah menangis nonton filem hindustan itu kan cuma lakonan.
 Janganlah menangis kerana cinta tak berbalas mungkin dia bukanlah jodoh yang telah Tuhan tetapkan.
 Janganlah menangis jika gagal dalam peperiksaan mungkin kita kurang membuat persediaan.
 Jangan menangis kalau wang kita hilang di jalanan sebab mungkin kita kurang bersedekah buat amalan.
 Janganlah menangis kalau tidak di naikkan pangkat yakin lah, rezki itu adalah pemberian Tuhan.

Oleh karenya itu??..

Simpanlah air mata-air mata tangisan itu semua buat bekalan untuk menginsafi di atas segala kecuaian yang telah melanda diri, segala dosa-dosa yang berupa bintik2 hitam yang telah mengkelamkan hati hingga sukar untuk menerima hidayah dari Allah swt. Seru lah air mata itu dari persembunyiannya di balik kelopak mata agar ia menitis membasahi dan mencuci hati agar ia putih kembali dan juga semoga ia dapat melebur dosa2 dan moga-moga akan mendapat ampunanNya jua.

Junjungan Mulia bersabda ?

"Ada 2 biji mata yang tak tersentuh api neraka, mata yang menangis di waktu malam hari kerana takut kepada Allah swt dan 2 biji mata yang menjaga pasukan fi sabillah di waktu malam."
"Di antara 7 golongan manusia yang akan mendapat naungan Allah di hari qiamat" seseorang yang berzikir bersendirian lalu mengenang tentang kebesaran Allah swt lalu bercucuran air matanya."
"Jika tubuh seseorang hamba gementar kerana takut kepada Allah, maka berguguran lah dosa-dosanya bak gugurnya dedaunan dari pepohonan kering."

Berkata Salman Al Faarisi r.a Aku di buat menangis atas 3 perkara jua :
1) Berpisah dengan Rasulullah saw dan para sahabat-sahabat.
2) Ketakutan seorang yang perkasa tatkala melihat malaikat Israil datang mencabut nyawanya.
3) Aku tidak tahu samada aku akan di perintahkan untuk ke syurga atau neraka.

Air mata tanda rahmat Tuhan ?

Rasulullah saw bersabda : Jagalah mayat ketika kematiannya & perhatikanlah 3 perkara.
1) Apabila dahi nya berpeluh.
2) Airmatanya berlinang.
3) Hidungnya keluar cecair seperti hingus.

kerana hal hal tersebut menandakan rahmat Allah swt untuk si mayat. (riwayat dari Salman al Faarisi)

Sucikanlah 4 hal dengan 4 perkara :

"Wajahmu dengan linangan air mata keinsafan, Lidahmu basah dengan berzikir kepada Penciptamu,
Hatimu takut dan gementar kepada kehebatan Rabbmu, dan dosa-dosa yang silam di sulami dengan taubat kepada Dzat yang Memiliki mu."

Amalan - Amalan Harian

08 November 2015 00:28:18 Dibaca : 97

Adab Tidur

Tidur bagi seorang muslim adalah dikira ibadat jika ia memenuhi adab-adabnya yaitu:-

- Membersihkan badan dari najis dan hadas bila hendak tidur, disunatkan mengambil wudhu sekalipun ia berada dalam hadas besar.
- Kedudukan badannya di waktu tidur mengadap ke kiblat seperti kedudukan mayat.
- Membaca doa atau surah-surah yang tertentu sewaktu hendak tidur, Rasulullah s.a.w. antara lainnya bila hendak tidur membaca surah al-ikhlas, al-Falaq dan al-Nas dihembuskan bacaan itu di kedua belah tangannya dan digosok ke seluruh badannya di mana tangannya dapat sampai. Bacaan dan perbuatan ini diulangnya sebanyak tiga kali berturut-turut.

Adab Bangun dari Tidur:

1. Seorang Muslim apabila sedar dari tidur di waktu pagi hendaklah melafazkan ucap syukur kepada Allah s.w.t. kerana Allah masih memanjangkan umurnya untuk hidup. Ucapan syukur yang bermaksud: "Puji-pujian bagi Allah yang menghidupkan kami selepas kami dimatikan (tidur) dan kepadaNya kami kembali".
2. Kemudian ia bangkit menuju ke bilik air, ketika itu hendaklah ia kemaskan pakaiannya dengan niat menutup aurat yang dituntut oleh syarak.

Adab Masuk dan Keluar Tandas

1. Tandas adalah tempat kotor, tidak digalakkan tinggal lama di dalamnya kecuali sekadar untuk keperluan membuang air, disunatkan meletakkan sesuatu untuk menutup kepala ketika masuk tandas. Dimulakan dengan membaca doa pelindung yang bermaksud:- "Hai Tuhan, sesungguhnya aku minta perlindungan dengan Engkau dari syaitan jantan dan betina".
2. Kemudian melangkah masuk dengan kaki kiri.
3. Apabila telah selesai membuang air hendaklah keluar segera dengan melangkah kaki kanan, kemudian membaca doa kesyukuran kepada Allah yang bermaksud: "Puji-pujian bagi Allah yang telah menghilangkan daripadaku kesakitan dan menyihatkan aku".
4. Apabila telah selesai membersihkan najis hendaklah membaca doa bagi membersihkan kotoran zahir dan batin yang bermaksud:- "Hai Tuhan bersihkan hatiku dari nifak dan jagalah kemaluanku daripada zina".

Adab Bersugi dan Berwuduk

1. Membersih mulut dan gigi amat dituntut oleh Islam. Rasulullah s.a.w. bersabda yang bermaksud:- "Kalaulah tidak kerana menyusahkan umatKu nescaya Aku menyuruh mereka bersugi pada tiap-tiap kali sembahyang".
2. Bersugi adalah sunat menggunakan kayu sugi atau lain-lain alat sugi yang boleh membersihkan.
3. Sesudah itu mengambil wuduk, di waktu membersih anggota-anggota wuduk itu hendaklah diingatkan untuk membersih kekotoran batin juga. Bagi mengikat hati seseorang dari leka dan lalai ketika mengambil wuduk, setengah ulamak meminta supaya membaca doa di setiap anggota yang dibasuh dan disapu. Dimulakan wuduk membaca yang bermaksud: "Dengan nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Hai Tuhan, aku minta berlindung dengan Engkau dari gangguan Syaitan dan aku minta berlindung dengan engkau, hai Tuhan dari mereka datang kepadaku".
4. Ketika membasuh dua tangan hendaklah membaca doa yang bermaksud: "Hai Tuhan, sesungguhnya aku meminta dari Engkau kesempurnaan dan keberkatan dan aku minta perlindungan dengan Engkau dari kecelakaan dan kebinasaan".
5. Ketika berkumur hendaklah membaca doa yang bermaksud:- "Hai Tuhan, tolonglah aku membaca kitab Engkau, banyak berzikir kepada Engkau dan tetapkanlah aku dengan kata-kata yang tetap di dunia dan di akhirat".
6. Ketika memasukkan air ke hidung hendaklah membaca doa yang bermaksud: "Hai Tuhan, berikan kepadaku bau-bauan syurga dan Engkau reda kepadaKu".
7. Dan ketika mengeluarkan air dari hidung hendaklah membaca doa yang bermaksud:- "Hai Tuhan, sesungguhnya aku berlindung dengan Engkau dari bauan neraka dan kesiksaan neraka".
8. Ketika membasuh muka selain dari niat wuduk bacalah doa yang bermaksud:- "Hai Tuhan, bercahayalah mukaku dengan cahaya Engkau, pada hari bercahayanya muka wali-wali Kamu dan janganlah kamu menggelapkan mukaku dengan kegelapan Engkau pada hari menjadi hitam muka musuh-musuh Kamu".
9. Ketika membasuh tangan dan siku hendaklah membaca doa; bagi tangan kanan membaca doa yang bermaksud:- "Hai Tuhan, serahkanlah rekod amalanku melalui tangan kananku dan perhitungkanlah aku secara mudah".
10. Dan bagi tangan kiri hendaklah membaca yang bermaksud:- "Hai Tuhan sesungguhnya aku berlindung dengan Engkau dari Engkau serahkan buku rekodku melalui tangan kiriku atau dari belakang".
11. Ketika menyapu kepala hendaklah membaca doa:- "Hai Tuhan litupilah aku dengan rahmat Engkau, turunkan keberkatan Engkau kepada aku, lindungilah aku dibawah bayang arasy Engkau pada hari yang tidak ada sebarang perlindungan kecuali lindungan bayangan Engkau, hai Tuhan, peliharalah rambutku dan kulitku daripada api neraka".
12. Katika menyapu dua telinga hendaklah membaca doa yang bermaksud:- "Hai Tuhan, jadikanlah aku dari kalangan orang yang mendengar perkataan maka mengikut yang baiknya, hai Tuhan perdengarkanlah aku malaikat yang menyeru ke syurga, di syurga bersama-sama orang yang baik-baik".
13. Ketika membasuh kaki kanan hendaklah membaca doa yang bermaksud:- "Hai Tuhan, tetapkanlah kakiku di atas titian Sira al-Mustaqin bersama tetapnya kaki-kaki hamba-hambamu yang salih".
14. Dan ketika membasuh kaki kiri hendaklah membaca yang bermaksud:- "Hai Tuhan, sesungguhnya aku minta berlindung dengan Engkau dari tergelincirnya kakiku di atas titian Sirat ke dalam neraka pada hari tergelincirnya kaki-kaki orang munafik dan musyrik".
15. Apabila selesai mengambil wuduk, diakhiri dengan doa yang bermaksud:- Hai Tuhan, jadikanlah aku dari golongan orang-orang yang bertaubat, jadikanlah aku dari golongan orang-orang yang bersih dan jadikanlah aku dari golongan orang-orang yang salih".

Adab ke Masjid

Keluar ke Masjid ialah menuju ke rumah Allah, untuk ke sana perjalanan hendaklah dalam keadaan tenang, kusyuk dan rendah diri. Ketika keluar membaca doa yang bermaksud:- "Hai Tuhan, jadikanlah dalam hatiku cahaya, di lidahku cahaya, jadikanlah pada pendengaranku cahaya, jadikanlah pada penglihatanku cahaya, jadikanlah di belakangku dan di hadapanku cahaya, dan jadikanlah di atasku cahaya, hai Tuhan berikanlah kepadaku cahaya".

Adab Masuk dan Keluar Masjid

1. Apabila sampai ke Masjid masuklah dengan langkah kaki kanan dan membaca doa yang bermaksud:- "Dengan nama Allah dan salam ke atas perutusan Allah, Hai Tuhan, ampunilah dosa-dosaku dan bukalah pintu-pintu rahmat Engkau untukku".
2. Apabila keluar dari masjid hendaklah membaca doa yang bermaksud:-"Dengan nama Allah dan salam ke atas perutusan Allah, Hai Tuhan, ampunilah dosa-dosaku dan bukalah pintu-pintu kelebihan Engkau untukku".

Adab Dalam Masjid

1. Apabila masuk ke Masjid sebelum duduk hendaklah sempurnakan sembahyang sunat "tahiyatul-Masjid" dua rakaat, lafaz niatnya yang bermaksud:- "Sahaja aku sembahyang sunat tahiyatul-Masjid dua rakaat kerana Allah Taala".
2. Kemudian diikuti dengan bacaan fatihah dan surah bagi tiap-tiap rakaat.
3. Setelah selesai sembahyang hendaklah diniat duduk iktikaf dalam masjid iaitu yang bermaksud:- "Sahaja aku beriktikaf dalam masjid ini sunat kerana Allah Taala".
4. Di waktu iktikaf itu adalah sebaik-baiknya diisi dengan bacaan Quran, zikir, selawat ke atas nabi, doa, sembahyang sunat dan lain-lain. Di dalam masjid ini hendaklah dielakkan dari percakapan-percakapan bersifat keduniaan.

Adab Puasa

- Puasa Ramadan adalah puasa wajib. Selain dari itu terdapat puasa-puasa sunat yang digalakkan oleh Syarak untuk peningkatan diri seseorang.
- Puasa mingguan iaitu hari Isnin dan Khamis.
- Puasa bulanan sehari di awal bulan, sehari di pertengahan bulan dan sehari di akhir bulan. Selain dari itu disunatkan puasa hari ketiga belas, empat belas dan lima belas pada tiap-tiap bulan.
- Puasa dalam bulan tertentu iaitu hari kesepuluh bulan Muharam (Asyura) dan hari kesembilan (tasu*a), puasa sehari di awal sepuluh hari bulan Zulhijjah, bulan Muharram dan bulan Rejab. Sunat banyak berpuasa pada bulan Syaaban.
- Apabila berpuasa hendaklah sentiasa menjaga adab zahir iaitu anggota dan lidah dari melakukan dosa dan batinnya supaya sentiasa ikhlas dan mengingati Allah. Secara umumnya niat puasa sunat ialah yang bermaksud:- "Sahaja aku puasa sunat besok hari kerana Allah Taala".

Adab Baca Al-Quran

Membaca Quran adalah ibadat. Setiap perkataan dan huruf yang disebut diberi pahala. Selain dari menimbulkan kesedaran batin dan kebersihan rohani manusia, sebab itu Rasulullah s.a.w. menekankan kepada sahabat-sahabatnya supaya meluangkan masa seberapa yang banyak untuk membaca dan memahami al-Quran. Secepat-cepat pembacaan Quran dikatamkan dalam masa tiga hari dan selewat-lewatnya jangan lebih dari sebulan dan sebaik-baiknya Quran dapat dikatamkan bacaannya dalam masa seminggu. Para sahabat kenamaan seperti Uthman, Zaid Ibn Thabit, Ibn Mas*ud dan lain-lain mengkatamkan Quran dalam masa seminggu dengan dibuat penyusunan surah-surah seperti berikut:-

- Malam Jumaat, Surah al-Baqarah - Surah al-Ma*idah
- Malam Sabtu, Surah al-*An*am - Surah Hud
- Malam Ahad, Surah Yusuf - Surah Maryam
- Malam Isnin, Surah Taha - Surah al-Qisas
- Malam Selasa, Surah al-Ankabut - Surah Sad
- Malam Rabu, Surah al-Tanzil - Surah al-Rahman
- Malam Khamis menghabiskan surah-surah yang baki.

Selain dari itu ada surah-surah yang tertentu digalakkan ulang membaca setiap hari seperti Yasin, al-Dukhan, al-Waqiah dan al-Mulk, lebih-lebih lagi pada hari dan malam Jumaat dengan ditambah surah al-Kahf dan Ali Imran.

Membaca Quran untuk keberkesanannya perlu kepada adab-adabnya antaranya ialah:-

- Disunatkan berwuduk untuk membaca Quran, memakai pakaian yang bersih dan di tempat yang bersih.
- Disunatkan membaca auzubillah di permulaan membaca.
- Disunatkan duduk menghadap kiblat, dengan kusyuk dan tenang serta menundukkan kepala.
- Disunatkan bersugi sebagai membesarkan Quran dan membersihkan.
- Hendaklah diberi perhatian membaca Bismillah di awal tiap-tiap Surah kecuali surah Bara*ah.
- Disunatkan membaca dengan penuh perhatian dan kefahaman, dengan demikian dapat melapangkan dada dan menyinarkan hati.
- Disunatkan menangis atau menimbulkan tangisan di waktu membaca Quran atau melahirkan perasaan sedih dan kusyuk.
- Memerdukan suara bila membaca Quran.
- Disunatkan membaca dengan Tafkhim.
- Disunatkan mengangkat suara atau merendahkan suara bila membaca Quran, ini bergantung kepada suasananya.
- Membaca dimushaf lebih afdal dari membaca dari hafalan.
- Apabila pembaca tersilap atau terlupa ayat hendaklah dibaca ayat sebelum itu kepadanya.
- Makruh menutuskan bacaan dengan percakapan manusia.
- Tidak harus membaca Quran dengan bacaan Shaaz.
- Sebaik-baik bacaan ialah mengikut tertib yang disusun dalam mushaf.
- Disunatkan menepati sebutan setiap huruf dalam Quran mengikut penentuan yang ditentukan oleh setiap wajah bacaan, tidak diubah kepada wajah bacaan lain.
- Sunat mendengar Quran apabila dibaca.
- Waktu yang diutamakan membaca Quran ialah di dalam sembahyang, waktu malam, separuh akhir malam dan sebaik-baik siang selepas subuh.
- Memelihara kehendak-kehendak maksud ayat bila membacanya. Apabila membaca ayat Sajdah hendaklah dilakukan sujud. Doa yang dibaca dalam sujud adalah mengikut konteks ayat yang dibaca.
- Dalam Quran terdapat sebanyak 14 tempat ayat Sajdah. Apabila membaca ayat tasbih hendaklah ia bertasbih dengan berkata subhanallah, ayat doa hendaklah berdoa dan beristigfar dengan berkata:-
- Disunatkan berpuasa pada hari Khatam Quran.
- Diakhiri bacaan Quran dengan doa.

Adab Berdoa:
Allah berfirman maksudnya "minta doalah daripadaKu, aku menerima doamu" (al-Mukmin 60)

- Memilih waktu yang baik bila bedoa seperti hari Arafah, hari Jumaat, bulan Ramadan, waktu sahur, waktu malam dan sebagainya.
- Memilih suasana yang baik seperti di waktu sujud, waktu hendak mendirikan sembahyang waktu di antara dua khutbah dan sebagainya.
- Mengadap ke Qiblat dengan mengangkat dua belah tangan sehingga nampak ketiaknya dan menyapu dua tangan ke muka apabila selesai berdoa.
- Tidak mengangkat suara di waktu berdoa.
- Berdoa dengan penuh perasaan takut, gerun, kehebatan dan kebesaran Allah serta khusuk kepadaNya.
- Merasa tenang dan yakin dengan penerimaan Allah dan menaruh penuh harapan kepadaNya.
- Doa susunan katanya tidak memberatkan dan tidak bersajak.
- Berdoa dengan penuh perhatian dan mengulang-ulang sebutan.
- Memulai doa dengan menyebut nama Allah dan selawat ke atas Nabi Muhammad s.a.w.
- Membersihkan batin dengan bertaubat kepada Allah dan hanya menerima Allah sepenuhnya.
- Bersih badan dari kekotoran hadas dan najis.

Adab Berzikir:

Allah berfirman maksudnya, "maka ingatlah kepadaku, nescaya Aku ingat kepadamu". "Sesungguhnya dengan berzikir kepada Allah dapat menenangkan hati".

- Berzikir dapat dilakukan dengan lidah atau hati sahaja, tetapi yang sebaik-baiknya berlaku serentak di antara hati dengan lidah. Sebaik-baik tempat berzikir ialah di tempat lapang dan bersih, digalakkan berzikir di Masjid dan tempat-tempat lain yang bersih dan terhormat.
- Berzikir hendaklah dengan ada kesedaran hati, menyedari dan memahami apa yang diucapkan.
- Berzikir dengan penuh perhatian dan kemesraan terhadap ucapan itu "takbir" dengan itu ucapan zikir hendaklah perlahan dan tidak cepat.
- Kebersihan diri dari kekotoran hadas dan najis.

Adab Bertaubat:

Allah berfirman maksudnya, "Allah suka kepada orang yang bertaubat dan orang yang bersuci".

1. Taubat ialah meminta keampunan dari Allah s.a.w. di atas kesalahan yang dilakukan samada terhadap Allah atau manusia. Lafaz taubat yang bermaksud: "Aku meminta ampun dari Allah yang Maha Besar yang tiada Tuhan yang lain melainkan Dia yang hidup dan berdiri dengan sendiri dan juga aku minta taubat daripadaNya."
2. Bagi keberkesanan taubat perlu kepada memenuhi syarat-syarat ini, meninggalkan daripada maksiat itu, menyesal di atas perbuatan yang dilakukan dan ia berkeyakinan tidak akan kembali mengulangi maksiat itu selama-lamanya. Kalau kesalahan itu berkaitan dengan hak manusia hendaklah dikembalikan atau diminta izin daripadaNya.

Aku Memoho KepadaMu ya allah

08 November 2015 00:05:12 Dibaca : 57

Ya Allah...

Aku berlindung dengan ridha-Mu dari murka-Mu,
aku berlindung dengan ampunan-Mu dari siksa-Mu,
dan aku berlindung dengan-Mu dari-Mu.

Ya Allah...

sesungguhnya aku pasrahkan diriku kepada-Mu,
aku hadapkan wajahku kepada-Mu,
aku serahkan urusanku kepada-Mu,
aku sandarkan punggungku kepada-Mu,
tidak ada tempat bersandar
dan tempat menyelamatkan diri dari-Mu kecuali kepada-Mu.

Ya Allah...

dengan pengetahuan-Mu tentang yang ghaib
dan kekuasaan-Mu atas segala makhluk,
hidupkan aku jika Engkau mengetahui bahwa
hidup itu lebih baik bagiku
dan wafatkan aku jika mati itu lebih baik bagiku.

Aku memohon kepada-Mu perasaan takut kepada-Mu
baik dalam keadaan tersembunyi maupun terang-terangan.

Aku memohon kepada-Mu ucapan yang benar
ketika ridha maupun marah.

Aku memohon kepada-Mu kesederhanaan
ketika miskin maupun kaya.

Aku memohon kepada-Mu kenikmatan yang tiada habis.
Aku memohon kepada-Mu penyenang hati yang tiada terputus.
Aku memohon kehidupan yang ringan setelah kematian.
Aku memohon kepada-Mu kelezatan memandang wajah-Mu.
Dan
Aku memohon kepada-Mu kerinduan berjumpa dengan-Mu
tanpa kesengsaraan yang membahayakan
dan tanpa fitnah yang menyesatkan.

Ya Allah...

Hiasilah kami dengan perhiasan iman
dan jadikan kami orang-orang yang memberi petunjuk
dan yang mendapat petunjuk.

Amien.