Berkah Shalawat (Dikunjungi Nabi Muhammad SAW dan Malaikat Mikail as)

03 September 2015 15:38:43 Dibaca : 175 Kategori : catatan sunnah

Bismillahir-Rah maanir-Rahim ...
Dimajelis dzikir yg dipimpin pak kiai, beliau menyuruh seorang kiai untuk berceramah dihadapan para jamaah. Kiai tersebut kemudian bercerita :
Disuatu daerah di jawa timur, ada seorang bernama Ahmad (insyaALLAH saat ini masih hidup). Beliau adalah orang yg miskin tetapi tinggal didaerah yg semua tetangganya adalah orang kaya.
Suatu ketika anaknya dikhitan, dan beliau mengundang seluruh tetangganya 50 orang untuk hadir dalam tasyakuran khitan anaknya untuk membaca sholawat Nabi Muhammad saw. Berkat (nasi kotak) pun sudah disiapkan sebagai hadiah tetangga yg hadir sejumlah 50 kotak. Sungguh naas, pada waktu acara dimulai, tidak ada satu pun tetangganya yg datang ke acara tasyakuran khitan anaknya.
Dengan sedih beliau berpikir akan dikemanakan nasi kotak yg sudah disiapkan ini. Tiba2 didepan rumahnya berhenti sebuah bis yg didalamnya semua orang memakai jubah dan sorban putih. Ketua rombongan bis itu turun dan ditemui pak Ahmad.
Ahmad :Bapak serombongan ini mau kemana?
Ketua rombongan : kami mau berziarah ke makam Sunan Kalijaga
Ahmad : jika berkenan maukah bapak beserta rombongan masuk kedalam rumah saya untuk membaca sholawat Nabi Muhammad saw karena kebetulan saat ini saya sedang mengadakan tasyakuran khitan anak saya
Ketua rombongan beserta seluruh penumpang bis itu pun masuk ke rumah pak ahmad. Kemudian acara tasyakuran pun dimulai, disaat sholawat Nabi Muhammad saw akan dibacakan, semua peserta berdiri kemudian membaca sholawat Nabi Muhammad saw.
Pada saat sholawat Nabi Muhammad saw dibacakan (tiba'-an), tiba2 masuk ke dalam rumah seorang laki2 berwajah tampan sangat berwibawa dan bercahaya. Ketika sholawat Nabi Muhammad saw selesai dibaca, laki2 tampan itu pun keluar rumah.
Setelah acara tasyakuran selesai, ketua rombongan itu berkata kepada pak ahmad
Ketua rombongan: bapak tahu siapa laki2 tampan yg masuk kedalam rumah saat sholawat Nabi Muhammad saw dibacakan?
Pak ahmad : saya tidak tahu
Ketua rombongan: beliau adalah Nabi Muhammad saw, saya adalah malaikat Mikail as. ALLAH tidak ridho kalau acara tasyakuran khitan ini tidak ada yg hadir.
Kemudian rombongan malaikat itu pun keluar rumah. Disaat tercengang atas kejadian yg menimpanya, pak ahmad kembali berfikir ‘berkat (nasi kotak) ini harus diapakan ya, soalnya malaikat itu tidak makan dan minum’. Kemudian pak ahmad membuka nasi kotak tersebut, dan dalam keadaan takjub dan heran serta tidak percaya apa yg dilihatnya ternyata nasi dalam kotak tersebut berubah menjadi emas murni yg cantik, karena indahnya emas tersebut sehingga ketika dijual pada orang malaisia dan brunai laku sangat mahal, dan dg jumlah 50 buah, maka pak ahmad berubah menjadi sangat kaya.
Kiai pun melanjutkan ceramahnya kepada para jamaah majelis dzikir. Beliau berkata, “Dulu ketika saya memperhatikan KH Hamid Pasuruan yg waliALLAH ketika membaca sholawat Nabi Muhammad saw, beliau selalu menundukkan kepalanya. Dari situ saya yakin bahwa Nabi Muhammad saw selalu mendatangi siapa saja yg membacakan sholawat kepada Nabi Muhammad saw”
Wallahu’alam bishshawab, ..
Wabillahi Taufik Wal Hidayah, ...
(Group FB = Belajar Dzikir)