KOMPASOTOMOTIF

15 March 2013 01:34:04 Dibaca : 151 Kategori : -TEKHNOLOGY

 

KompasOtomotif – Kini, semakin banyak produsen melengkapi mobil yang dijualnya – khusus segmen premium – dengan teknologi keselamatan aktif masa depan. Tujuannya, mencegah pengemudi berbuat ceroboh dan berhadapan dengan bahaya. Tersebutlah sistem lane changing alert, pencegah tabrakan, night vision, rem otomatis dan mobil yang bisa menyetir sendiri (autonomous car).

Salah satu dari rentetan teknologi tersebut, yang dibahas kali ini adalah Lane Shanging Alert (Warning) System. Lebih khusus lagi, sistem peringatan pindah lajur yang digunakan Cadillac pada XTS. Pada mobil ini, sistem peringatan tidak hanya menggunakan suara dan visual, juga getaran (sudah digunakan pada ponsel).

Keputusan General Motors (GM) menambahkan peringatan getaran karena sistem suara dan visual belum sepenuhnya ampuh atau efektif. Kemungkinan pengemudi, bahkan penumpang cuek dengan suara peringatan dan indikator visual di panel instrumen, bisa saja terjadi. Bagian yang digetarkan adalah jok yang diduduki pengemudi, bergetar kanan-kiri.

Parkir

GM langsung mengklaim (tentu saja mematenkannya), Cadillac XTS adalah mobil pertama di dunia menggunakan sistem peringatan getar jok. Getaran tidak hanya untuk memperingatkan pengemudi saat pindah lajur, juga waktu parkir. GM menyebut sistem ini “Cadillac Safety Allert Seat”.

Bagian bawah jok – yang diduduki – bergetar kanan- kiri untuk memperingatkan pengemudi terhadap kemungkinan bahaya, Misalnya, arah mobil melenceng atau hampir menyenggol mobil lain saat parkir.

Sistem juga digabungkan dengan peringatan suara berupa “bip-bip” dan visual. Keduanya bisa matikan bila dinilai mengganggu!  Dijelaskan, dengan getaran, pengemudi lebih cepat fokus mengantisipasi bahaya.

Tepuk bahu
“Kondisinya sama ketika seseorang ditepuk bahunya saat berada di keramaian untuk mengalihkan perhatiannya,” jelas Raymond Kiefer, GM Active Safety Technical Fellow. Ditambahkan, peringatan perasaan ini efektif dan intuitif untuk mengurangi kekacauan indera penglihatan dan pendengaran pengemudi. “Khusus bagi mereka yang sudah berpengalaman mengemudi. Cuek dengan suara dan simbol-smobil,” tambahnya.

Sistem keselamatan aktif  ini merupakan bagian dari paket Cadillac Driver Awarness and Driver Assist  membantu pengemudi tidak menabrak. Isi paket antara lain peringatan kemungkinan menyeruduk (tabrakan belakang), peringatan pindah jalur, zona tak terlihat (blind spot) dan peringatan mobil di belakang. 

“Peringatan getaran juga bisa membantu pengemudi yang tidak mendengar suara bip karena kebisingan atau suara berisik lain. Biasanya sistem suaranya dimatikan karena tidak ingin bising,” lanjut Kiefer. 

Cara kerja
Safety Alert Seat bekerja dengan berbagai sensor dan kamera yang dipasang  pada mobil. Sistem bisa membuat keputusan langsung, mengaktifkan sistem peringatan untuk bekerja atau tidak.

Contohnya, jika lampu sein hidup, peringatan pindah lajur tidak aktifkan. Pengemudi juga bisa memilih melalui menu, mengganti getaran dengan suara bip.

Jok juga dihubungkan ke Sistem Parkir dan Peringatan Lalu lintas Belakang (Rear Cross Traffic Allert), khusus saat berada di tempat parkir yang sempit. Untuk ini digunakan kamera yang dipasang di eksterior. Selanjutnya, pengemudi bisa melihat di luar mobil melalui panduan parkir pada layar LCD 8 inci di bagian tengah panel instrumen.

Ketika mobil mundur, jok bergetar pada kedua sisi bila ada obyek. Getaran makin kencang ketikga obyek semakin dekat! 

Nah, bagaimana bila sistem ini digunakan di Indonesia, mobil atau sepeda motor memotong seenaknya? Pastinya, tidak menabrak atau menyenggol, namun ditabrak dan disenggol! (Bersambung)