KATEGORI : MUSLIM

Jangan Putus Asa

29 March 2015 15:50:58 Dibaca : 59

Kepasrahan dan kesabaran akan menjadi kekuatan tersendiri dari dalam jiwa. Dan biasanya, akan muncul energi-energi positif yang akan membawa kita menemukan sisi-sisi positif yang sempat ‘tercuri’ akibat gelapnya mata, gelapnya hati. Minimal hati bisa lapang dan ceria dalam kesempitan dan kedukaan.
Maka jangan aneh, bila kemudian kita dengar, kita lihat, atau kita baca, kisah seorang manusia yang bangkit dengan amat sangat luar biasa, setelah keterpurukan yan...g menurut ukuran manusia ia tidak bisa bangun lagi.

Jangan kaget pula bila kita mendengar kisah heroik yang mengharu biru, lahir dari kisah perjalanan seorang manusia yang pernah terlempar dari kehidupan normal. Mereka inilah orang-orang yang menemukan kembali kesejatian dirinya, sebagai manusia yang dianugerahi Tuhan pengontrolan penuh kedua — setelah Tuhan — terhadap nasib dan kehidupannya sendiri.

Ya, ada banyak cerita sukses, cerita jaya, terbangun setelah kegagalan yang datang bertubi-tubi tanpa kompromi. Terbangun setelah kejatuhan yang menghempaskan seekor burung dari langit. Inilah mungkin sebagian maksud Allah ketika Dia meminta kita semua untuk tidak pernah putus asa dari rahmat-Nya, apapun kejadiannya, dan mengingat bahwa ada Dia di balik semua hal yang Dia permaklumatkan di sini sebagai Tuhan Yang Maha Menutup segala lembaran kelam dan Maha Penyayang.

“Katakanlah, Hai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu putus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah akan menutup semua kesalahan-kesalahan. Sesungguhnya Dialah yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (az Zumar: 53).

Ya Allah, berkahilah kami, rahmatilah kami, dan ridhoilah kami dengan iman islam kami sampai ajal menjemput kami. Aamiinn...

Rasulallah SAW bersabda :"Barang siapa yang menyampaikan 1
(satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya,maka
walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala." (HR. Al-Bukhari)

Subhanallah
Semoga kita dapat mengambil pengetahuan bermanfaat yang bernilai ibadah lewat tulisan ini dan mengamalkan dalam kehidupan sehari - hari. Aamiin

 

::- AMALAN DI MALAM JUM'AT & HARI JUM'AT -::

19 March 2015 17:47:29 Dibaca : 55


Mari saling mengingatkan !

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda : "Perbanyaklah shalawat kepadaku pada pada hari Jum'at dan malam Jum'at. Barangsiapa yang bershalawat kepadaku satu kali niscaya Allah bershalawat kepadanya sepuluh kali." (HR. Al Baihaqi, shahih).

...Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda : “Barangsiapa yang membaca surat Al-Kahfi pada hari Jum’at, dia akan disinari cahaya di antara dua Jum’at.” (HR. An Nasa’i dan Baihaqi, shahih).

Di antara bentuk shalawat yang diajarkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam kepada para sahabatnya, disebutkan dalam hadits shahih, adalah:

Allahumma shalli 'alaa Muhammad wa 'alaa aali Muhammad, kamaa shallaita 'alaa Ibrahim wa 'alaa aali Ibrahim, innaka Hamiidum Majiid. Allahumma barik 'aala Muhammad wa 'alaa aali Muhammad, kama baarakta 'alaa Ibrahim wa 'alaa aali Ibrahim, innaka Hamiidum Majiid.

YUK AMALKAN & BAGIKAN !!!

-Mari terus berbagi KEBAIKAN-
Bagikan/Share, Semoga menjadi KEBAIKAN Anda. Aamiin.

 

Panggilan Allah

19 March 2015 17:40:46 Dibaca : 64

ALLAH MEMANGGIL KITA HANYA 3 KALI
SAJA SEUMUR HIDUP ~

Ibu berkata ; Allah hanya memanggil kita 3 kali
saja seumur hidup....
Keningku berkerut ;

Sedikit sekali Allah memanggil kita..?'
Ibu tersenyum ;

Iya, tahu tidak apa saja 3 panggilan itu..?'
Saya menggelengkan kepala

1). Panggilan pertama adalah Adzan, ujar Ibu.
'Itu adalah panggilan Allah yang pertama.
Panggilan ini sangat jelas terdengar di telinga
kita, sangat kuat terdengar. Ketika kita
sholat, sesungguhnya kita menjawab
panggilan Allah. Tetapi Allah masih fleksibel,
Dia tidak 'cepat marah' akan sikap kita.
Kadang kita terlambat, bahkan tidak sholat
sama sekali karena malas. Allah tidak marah
seketika. Dia masih memberikan rahmat Nya,
masih memberikan kebahagiaan bagi umat
Nya, baik umat Nya itu menjawab panggilan
Azan-Nya atau tidak. Allah hanya akan
membalas umat Nya ketika hari Kiamat nanti'.
Saya terpaku, mata saya berkaca-kaca...
Terbayang saya masih melambatkan sholat
karena meetinglah, mengajarlah dan lain-lain.
Masya Allah...
Ibu melanjutkan,

2). Panggilan yang kedua adalah Panggilan
Umrah/Haji
Panggilan ini bersifat halus. Allah memanggil
hamba-hambaNya dengan panggilan yang
halus dan sifatnya 'bergiliran' . Hamba yang
satu mendapatkan kesempatan yang berbeda
dengan hamba yang lain. Jalan nya bermacam-
macam. Yang tidak punya uang menjadi
punya uang, yang tidak merencanakan,
ternyata akan pergi, ada yang memang
merencanakan dan terkabul.
Ketika kita mengambil niat Haji / Umrah,
berpakaian Ihram dan melafazkan 'Labaik
Allahuma Labaik/ Umrotan', sesungguhnya
kita saat itu menjawab panggilan Allah yang
ke dua.
Saat itu kita merasa bahagia, karena panggilan
Allah sudah kita jawab, meskipun panggilan itu
halus sekali.
Mata saya semakin berkaca-kaca...
Subhanallah...
Saya datang menjawab panggilan Allah lebih
cepat dari yang saya rancangkan...
Alhamdulillah.. .

3). Dan panggilan ke-3, lanjut Ibu adalah
KEMATIAN.
Panggilan yang kita jawab dengan amal kita.
Pada kebanyakan kasus, Allah tidak
memberikan tanda tanda secara langsung,
dan kita tidak mampu menjawab dengan lisan
dan gerakan. Kita hanya menjawabnya dengan
amal sholeh. Karena itu , manfaatkan
waktumu sebaik-baiknya. ..
Jawablah 3 panggilan Allah dengan hatimu dan
sikap yang Husnul Khotimah...

Insya Allah surga adalah balasannya...
Semoga kita sekeluarga masuk surga tanpa
hisab. Aamiin

 

Istiqomah ya Akhy Wa Ukhty..... :)

19 March 2015 17:27:35 Dibaca : 45

Jodoh itu telah tertuliskan,
Jodoh itu telah ditentukan,
Jodoh itu telah ditakdirkan,
Jodoh itu telah ditetapkan,
Walau pun hal itu tetap menjadi rahasia_Nya....
Terkadang kita begitu risau..
Ketika kita belum mendapatkan,
Ketika kita merasa sudah
waktunya,
Ketika sebagian teman
mendapatkan,
Ketika Orang tua bertanya setiap harinya.
Kita tak hanya sekadar mencari jodoh yang baik atau sekadar mengejar jodoh yang baik...
Ada yang lebih penting dari kesemuanya itu,
Gapailah jodoh dengan niat yang baik..
Gapailah jodoh dengan cara yang baik..
Dengan menjadikan diri sebagai orang yang baik..
Dengan tak melupan do'a dan ikhtiar (berusaha) lalu menunggu keputusan_Nya.
Ingat...!
Menikah dengan waktu yang sedikit tertunda akan jauh lebih baik daripada menikah dengan terburu buru tapi mendapatkan pasangan yang kurang baik.
Untuk itu tetaplah menebar senyum...
Yakinlah,,
Allah adalah sebaik_baiknya Perencana bagi makhluk_Nya...
Semoga yang like dan mengucapkan Aamiin di kolom mendapatkan jodoh terbaiknya.
Aamiin ya robbal'alamiin.

istiqomah

19 March 2015 17:16:40 Dibaca : 53

Tatkala engkau memperbaiki
niatmu, saat itulah Allah
memperbaiki keadaanmu ...
Ketika engkau menginginkan
kebaikan untuk orang lain, maka...
kebaikan itu datang kepadamu
dari arah yang tidak engkau
kira ...

Di saat kita hidup untuk
membuat orang lain bahagia,
Allah menjadikan orang lain
membahagiakan kita ...
Maka carilah selalu celah untuk
"memberi", bukan "mengambil" ...
Setiap kali engkau memberi,
maka di saat itulah engkau diberi
(oleh Allah) tanpa engkau
meminta ...

*"*"*"*"*"*"*
Syaikh Shalih Al-Maghamisi,
Imam Masjid Quba - Al-Madinah
An-Nabawiyyah - Kingdom of
Saudi Arabia
*"*"*"*"*"*"*

Subhanallah, semoga Allah mempermudah jalan kita, jalan menuju surga firdaus bersama para nabi dan rasul. Aamiin