Kisah Penebang Pohon (Pekerja Keras)

09 November 2015 07:27:38 Dibaca : 109

Alkisah, seorang pedagang kayu menerima lamaran seorang pekerja untuk menebang pohon di hutannya. Karena gaji yang dijanjikan dan kondisi kerja yang bakal diterima sangat baik, sehingga si calon penebang pohon itu pun bertekad untuk bekerja sebaik mungkin.
Saat mulai bekerja, si majikan memberikan sebuah kapak dan menunjukkan area kerja yang harus diselesaikan dengan target waktu yang telah ditentukan kepada si penebang pohon.

Hari pertama bekerja, dia berhasil merobohkan 8 batang pohon. Sore hari, mendengar hasil kerja si penebang, sang majikan terkesan dan memberikan pujian dengan tulus, “Hasil kerjamu sungguh luar biasa! Saya sangat kagum dengan kemampuanmu menebang pohon-pohon itu. Belum pernah ada yang sepertimu sebelum ini. Teruskan bekerja seperti itu”.

Sangat termotivasi oleh pujian majikannya, keesokan hari si penebang bekerja lebih keras lagi, tetapi dia hanya berhasil merobohkan 7 batang pohon. Hari ketiga, dia bekerja lebih keras lagi, tetapi hasilnya tetap tidak memuaskan bahkan mengecewakan. Semakin bertambahnya hari, semakin sedikit pohon yang berhasil dirobohkan. “Sepertinya aku telah kehilangan kemampuan dan kekuatanku, bagaimana aku dapat mempertanggungjawabkan hasil kerjaku kepada majikan?” pikir penebang pohon merasa malu dan putus asa. Dengan kepala tertunduk dia menghadap ke sang majikan, meminta maaf atas hasil kerja yang kurang memadai dan mengeluh tidak mengerti apa yang telah terjadi.

Sang majikan menyimak dan bertanya kepadanya, “Kapan terakhir kamu mengasah kapak?”

“Mengasah kapak? Saya tidak punya waktu untuk itu, saya sangat sibuk setiap hari menebang pohon dari pagi hingga sore dengan sekuat tenaga”. Kata si penebang.

“Nah, disinilah masalahnya. Ingat, hari pertama kamu kerja? Dengan kapak baru dan terasah, maka kamu bisa menebang pohon dengan hasil luar biasa. Hari-hari berikutnya, dengan tenaga yang sama, menggunakan kapak yang sama tetapi tidak diasah, kamu tahu sendiri, hasilnya semakin menurun. Maka, sesibuk apapun, kamu harus meluangkan waktu untuk mengasah kapakmu, agar setiap hari bekerja dengan tenaga yang sama dan hasil yang maksimal. Sekarang mulailah mengasah kapakmu dan segera kembali bekerja!” perintah sang majikan.

Sambil mengangguk-anggukan kepala dan mengucap terimakasih, si penebang berlalu dari hadapan majikannya untuk mulai mengasah kapak.

Inilah Kerugian Akibat Kebakaran Hutan Di Gorontalo Utara

31 October 2015 11:27:30 Dibaca : 114

DEGORONTALO – Hujan sudah mengguyur Gorontalo sejak beberapa hari lalu. Titik-titik api akibat kebakaran hutan dan lahan di Kecamatan Sumalata Timur, Kabupaten Gorontalo Utara, juga dipastikan telah padam.

Namun kebakaran yang terjadi sejak tanggal 17 Oktober 2015 ini menyebabkan kerugian yang tidak sedikit. Menurut Risan Demanto, Koordinator Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Gorontalo Utara, jumlah pemilik lahan yang mengalami korban sebanyak 36 orang di Desa Motihelumo.

“Untuk jenis pohon yang terbakar itu, pohon cengkeh 2.502, Pala 16 pohon, tanaman kakao 400 pohon dengan luas lahan yang terbakar 60 hektar,” kata Risan Demanto melalui pesan seluler kepada degorontalo, Selasa (28/10/2015).

Sedangkan untuk Desa Dulukapa, kata dia, korban pemilik lahan yang terbakar adalah 37 orang. Untuk jenis pohon yang mengalami kerugian, yaitu cengkeh 2.593 pohon, kakao 50 pohon, durian 17 pohon, kemiri 250 pohon, jati 5.000 pohon.

“Luas areal yang terbakar sekitar 54 hektar,” ujarnya.

Sementara itu, untuk Desa Deme I, Risan menyebutkan ada 4 orang pemilik lahan yang mengalami korban, dengan jenis pohonnya adalah; 1.529 pohon cengkeh, 250 pohon pala. Kemudian luas areal yang terbakar sebanyak 17 hektar.

“Selain itu, total luas lahan dan hutan yang terbakar di wilayah ini diperkirakan mencapai 15 ribu hektar,” kata Risan.

Sebelumnya, pada tanggal 19 Oktober 2015, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Bandara Djalaludin Gorontalo menyebutkan ada 22 titik api yang terdeteksi di wilayah Gorontalo. Menurut Fathuri, prakirawan BMKG, pihaknya mendeteksi wilayah yang terbanyak titik apinya ada di Kabupaten Gorontalo Utara.

“Berdasarkan citra satelit, ada 15 titik api di Kabupaten Gorontalo Utara, yang tersebar di Kecamatan Sumalata, Kwandang, dan kecamatan Gentuma Raya,” ungkapnya.

Selain di Gorontalo, api juga membakar hutan yang ada di Kecamatan Suwawa Timur, Kabupaten Bone Bolango, Kecamatan Taluditi dan Buntuila di Kabupaten Pohuwato, Kecamatan Asparaga di Kabupaten Gorontalo, serta di Kecamatan Mananggu di Kabupaten Boalemo. Karena pembakaran hutan ini, asap bisa terlihat jelas dan menutupi gunung-gunung yang mengelilingi Kota Gorontalo.

CHRISTOPEL PAINO

UNG Janji Bantu Upik, Mahasiswa Peretas Sistem PT. Telkomsel

20 October 2015 09:17:15 Dibaca : 166

DEGORONTALO – Pihak rektorat Universitas Negeri Gorontalo (UNG) menyatakan bakal menyediakan bantuan hukum kepada Abdul Rahman Saleh alias Upik, mahasiswa jurusan teknik informatika pada Fakultas Teknik di kampus itu.

Lembaga Bantuan Hukum (LBH) milik UNG, akan menelaah kasus yang masih sumir perihal Upik,dan belum terang benderang itu.

“ Setelah ada telaah hukumnya baru UNG akan mengambil langkah hukum,” ujar wakil rektor II, Eduart Wolok .

Eduart menambahkan dirinya juga sudah menemui kedua orang tua Upik. Pihak Universitas akan memfasilitasi kedua orang tua Upik untuk segera berangkat ke Jakarta, menemui anaknya.

“Setelah semuanya fix,mungkin Senin atau Selasa tim dari UNG akan bertolak ke Jakarta,” timpalnya. menurutnya pihak kampus memang baru mengetahui kasus yang menimpa mahasiswa mereka itu.

Killer USB, Flash Disk Paling Mematikan di Dunia

20 October 2015 07:29:36 Dibaca : 147

dakwatuna.com – Jakarta. Bagi pengguna flash disk, hilangnya data ataupun komputer error karena terkena virus memang hal yang kerap dialami. Penyebabnya karena sering kali flash disk kita terkena virus karena tidak di jaga dengan baik.
Biasanya falsh disk kita akan kembali normal setelah dilakukan scan dengan menggunakan anti virus yang tepat. Namun, hal tersebut ternyata tidak berlaku bagi flash disk yang disebut dengan ‘killer USB’.

Ya, alat ini disebut sebagai flash disk pembunuh karena memiliki kemampuan untuk ‘membakar’ komponen internal yang ada di dalam komputer atau laptop. Bagaimana hal ini bisa terjadi?

Seorang peneliti telah membuat flash disk yang kebal terhadap anti virus apapun. Parahnya, flash disk ini akan memberikan 220 volt lonjakan listrik negatif jika Anda menancapkan portnya pada komputer. Komputer otomatis langsung mati dan tidak bisa dinyalakan kembali.
Yang menakutkan adalah flash disk pembunuh ini bentuknya sama seperti flash disk pada umumnya. Jadi, komputer siapapun bisa dengan mudah mengalami kerusakan parah tanpa ada tanda-tanda terlebih dahulu, seperti dilansir merdekacom.
Flash disk pembunuh ini akan menarik daya dari port USB menggunakan konverter DC ke DC hingga mencapai negatif 100 volt, setelah itu diarahkan ke komputer sampai komputer tak berkutik lagi.
Dikutip dari indoberita.co, walaupun flashdisk pembunuh itu telah merusak komputer namun bagian hardisk dan prosesor masih memungkinkan untuk digunakan kembali.
Berhati-hati lah, bisa saja flashdisk USB jenis mematikan ini justru diproduksi di pasaran, mengelabui konsumen dengan bentuk yang sangat mirip dengan flashdisk pada umumnya. (sbb/dakwatuna)
Redaktur: Saiful Bahri

Sumber: http://www.dakwatuna.com/2015/10/19/

GARAM TIDAK BOLEH DI MASAK

18 October 2015 11:02:08 Dibaca : 174

GARAM TIDAK BOLEH DI MASAK!

Share untuk para wanita yang biasa masak di dapur (Bila Anda pria tolong diteruskan ke wanita sekitar Anda).

Kebanyakan cara kita menggunakan garam ketika memasak yaitu memasukkan garam ke dalam masakan ketika masakan sedang MENDIDIH/PANAS.
Hal tersebut akan menyebabkan garam menjadi RACUN/TOKSIN.
Jika garam dimasak dengan cara di atas, garam akan menyebabkannya BERACID dan lambat laun akan MEMBAHAYAKAN kesehatan serta mengundang berbagai penyakit, selain itu kandungan YODIUM pada garam akan hilang.

CARA YANG BENAR PENGGUNAAN GARAM :
Masaklah makanan yang ingin dimasak hingga selesai.
Contohnya: Sayur
Masukkan garam dalam masakan APABILA airnya sudah berangsur hangat.

- Masak makanan tanpa garam!
- Selagi makan, sediakan semangkuk garam dan taburkan di atas makanan yang ingin dimakan sesuai selera masing2.

GARAM ADALAH MINERAL
Berbagai penyakit yang disinyalir timbul akibat garam seperti gejala jantung dan tekanan darah tinggi ADALAH akibat dari menggunakan garam yang SALAH.
Garam adalah MINERAL yang dibutuhkan tubuh.
Jika digunakan dengan BENAR garam banyak manfaatnya,
antara lain adalah:
Mengobati LEBIH dari 70 penyakit
Tidak mengalami mati secara mendadak.

JANGAN TERLALU BANYAK MAKAN GARAM!!!

Walau banyak manfaatnya dan sekaligus menjadi obat,
jika dikonsumsi secara berlebihan garam akan menjadi tidak baik. Buktikan yang berikut ini:

1. Ambil air segelas.
Kemudian tetesi dengan darah segar (manusia) maka air akan jadi merah karena darah tercampur rata tanpa diaduk.
Kesimpulan air putih baik untuk tubuh/darah kita.

2. Gelas diisi air garam,
Ditetesi darah segar, diaduk, tetap tidak tercampur dengan rata/baik, terlihat darah menggumpal kecil-kecil dan kental.
Kesimpulan, terlalu banyak garam, darah jadi kental dan menyebabkan penyumbatan pada pembuuh darah.
Jantung harus bekerja lebih keras memompanya dan engakibatkan darah tinggi dan bias stroke dan banyak penyakit lainnya.

3. Gelas diisi alcohol,
Ditetesi darah. Langsung bercampur, tapi lama2 darah berubah warna jadi coklat. Berarti darahnya rusak.
Kesimpulan: banyak alkoholis meninggal karena minum terlalu banyak alcohol, apalagi dioplos biar murah.

Info ini tolong disebarkan ke banyak wanita sebagai kepedulian kita terhadap sesama, baik ibu, istri, anak putri kita, maupun teman wanita yang sering memasak di dapur.
Bagikan agar ini menjadi perhatian mereka ketika menggunakan garam saat memasak.

Semoga bermanfaat


Sumber