Hotel Damil milik UNG, siap dihuni petugas kesehatan. (Ajis Khalid/detikcom)Jakarta - Pemerintah Provinsi Gorontalo menyiapkan hotel milik kampus Universitas Negeri Gorontalo (UNG) sebagai tempat tinggal sementara bagi 42 tenaga medis. Dokter, perawat, dan petugas cleaning service yang bertugas di Rumah Sakit Aloe Saboe (RSAS) menepati 33 kamar yang sudah disiapkan pihak hotel.

"COVID-19 ini merupakan wabah yang suka atau tidak suka harus dihadapi dan butuh menyikapi bersama-sama. Kita tahu ada tenaga medis yang menangani kasus tidak bisa pulang ke rumah, maka kami UNG menginisiatif agar hotel milik kampus kita alihkah menjadi tempat tinggal bagi tenaga kesehatan yang berada digaris depan memerangi COVID-19 ini," kata Rektor UNG, Eduart Wolok, saat dihubungi wartawan, Jumat (17/4/2020).

Progres Pembangunan Kampus Baru UNG Mencapai 32 Persen

19 September 2020 07:32:17 Dibaca : 1

GORONTALO – Progres pengembangan kampus baru UNG yang termasuk dalam program 7 in 1 Islamic Development Bank (IDB) terus dikebut proses pengerjaannya, untuk mencapai target waktu yang telah ditentukan selama 425 hari kalender. Sejak dilakukannya proses tahap awal pembangunan kampus hingga memasuki pertengahan bulan Januari 2018, progres pengerjaan seluruh gedung maupun fasilitas penunjang secara total berada pada kisaran 32 persen.

“Progres tertinggi adalah Perpustakaan sekitar 39 persen, kemudian Fakultas MIPA dan Pertanian sekitar 35 persen, Fakultas Teknik 32 persen dan Fakultas Sastra dan Budaya sekitar 27 persen,” ungkap Direktur Eksekutif IDB UNG Dr. Eduart Wolok, ST, MT, saat memaparkan progres pembangunan kampus baru dihadapan Rektor UNG dan civitas akademika UNG saat mengujungi lokasi kampus baru UNG di Kab. Bone Bolango, Sabtu (13/1).

Dijelaskan Eduart, terjadinya perbedaan progres dari pembangunan gedung dan fasilitas tersebut karena sejak awal proses pengerjaan dilakukan secara simultan. “Sejak awal kami telah menyampaikan kepada pihak pelaksana, agar supaya proses pengerjaan dilakukan secara simultan, dengan seluruh side dikerjakan secara bersamaan dengan plus dan minus masing-masing,” jelasnya.

Dari program 7 in 1 IDB kata Eduart, UNG menempati peringkat satu untuk percepatan progress dan percepatan penyerapan tahun anggaran 2017, ini menunjukkan bahwa kinerja progres IDB UNG sangat positif. Untuk memaksimalkan pembangunan kampus baru, saat ini pihaknya tengah berjuang mendapatkan tambahan anggaran untuk penataan landscape kampus, karena dalam kontrak projek baru melingkupi pengadaan gedung, peralatan, furniture, dan infrastruktur berupa jalan dan pagar.

“Perjuangan anggaran penataan landscape agar nantinya ketika akan ditempati secara keseluruhan sudah siap dalam berbagai hal, baik dari sisi fisik dan infrastruktur penunjang. Dan dijadwalkan seluruh proses pengerjaan projek kampus baru akan selesai tahun ini juga,” pungkasnya. (wahid)

Pengembangan program mahasiswa berwirausaha saat ini terus mendapat dukungan dari berbagai pihak luar kampus. Kali ini One Kecamatan One Center of Enterpreneurship Indonesia atau yang lebih dikenal dengan OK OCE akan membantu UNG, dalam menggeliatkan semangat berwirausaha mahasiswa.

Terlibatnya OK OCE Indonesia dalam program pengembangan wirausaha mahasiswa tertuang dalam penandatanganan kerjasama, antara Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNG Karmila Mahmud, M.A, Ph.D, dengan pihak OK OCE Indonesia yang disaksikan langsung oleh Sandiaga Uno, Rabu (18/12),.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNG Karmila Mahmud, M.A, Ph.D, mengaku senang dengan adanya kerjasama dalam pengembangan wirausaha mahasiswa. Dukungan berbagai pihak khususnya kalangan profesional akan sangat membantu UNG, dalam merealisasikan penguatan kompetensi lulusan UNG melalui program wirausaha mahasiswa.

“Terima kasih atas kesediaan OKE OCE bekerjasama dengan UNG. Dukungan dari OK OCE Indonesia akan sangat penting dalam upaya melahirkan wirausahawan muda dari kalangan mahasiswa UNG,” ungkap Karmila.

Menurut Karmila menumbuhkembangkan serta mengasah kemampuan berwirausaha menjadi fokus UNG untuk pembinaan mahasiswa. Sehingganya diharapkan OK OCE dapat ikut membantu UNG bersama-sama mendukung pengembangan kapasitas dan kapabilitas mahasiswa sebagai wirausahawan baru.

“Dengan keikutsertaan dan dukungan berbagai pihak, kita optimis akan banyak wirausahwan muda baru yang lahir dari lingkungan mahasiswa UNG,” tandasnya.

OK OCE Indonesia merupakan program digagas Pengusaha Nasional Sandiaga Uno yang salah satunya fokus dalam membantu masyarakat dalam berwirausaha khususnya bidang pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Indonesia. (wahid)

Kategori

  • Masih Kosong

Blogroll

  • Masih Kosong