Terjadinya Kiamat Menurut Islam

20 February 2013 20:02:52 Dibaca : 8

Tetapi yang jelas, hari kiamat tidak ada satu pun makhluk di dunia dan alam semesta termasuk para malaikat yang mengetahuinya. Sebab yang mengetahui hanyalah Khalik, Allah SWT sebagai pencipta seluruh alam semesta.

MEMASUKI Desember tahun ini, masyarakat dunia kembali memperha-tikan kalender suku Maya kuno, sebuah bangsa yang mendiami wilayah Amerika Latin (Honduras, Elsalvador, Meksiko, Belize, dan Guatemala). Suku ini meramalkan dunia akan kiamat pada 2012.

Ramalan kiamat suku Maya (Mayan Apocalypse) itulah yang mengilhami pembuatan film “Deep Im-pact” dan “2012”. Memang diperkirakan pada 21 Desember 2012, bumi akan berada pada keselarasan yang tepat dengan matahari dan pusat galaksi “milky way”, suatu peristiwa yang ter-jadi setiap 25.800 tahun sekali. Bangsa Maya percaya ini bisa menjadi bencana besar bagi bumi yang mengakibatkan terjadinya kiamat.

Namun, ternyata oleh para ahli disebutkan bahwa tanggal itu hanya menandai berakhirnya kalender bangsa Maya, bukan akhir dari dunia atau kiamat. Selain itu, disebutkan pada Desember tahun ini sistem tatasurya matahari akan kedatangan planet Nibiru yang akan menabrak bumi pada 21 Desember 2012. Planet Nibiru pertama kali ditemukan bangsa Sumeria-Mesopotamia kuno, yang merupakan plan-et asing di luar sistem tata surya matahari yang bergerak mendekati bumi. Planet Nib-iru konon mengorbit matahari setiap 3.600 tahun sekali.

Namun setelah diselidiki para ahli astronomi, ternyata kabar keberadaan planet Nibiru itu hanya rumor. Sebab, jika memang ada planet Nibiru, tentu NASA dan badan antariksa lainnya seperti LAPAN sudah mengu-mumkan jauh hari sebelumnya untuk meng-hindari kepanikan masyarakat dunia akan tabrakan yang begitu dahsyat, yang dapat menyebabkan kepunahan 7,5 miliar umat manusia di bumi.

Sebab jangankan planet Nibiru yang be-sarnya mendekati bulan, asteroid dengan di-ameter 6 mil yang menabrak bumi 65 juta ta-hun lalu ternyata mampu menyapu bersih di-nosaurus dari permukaan bumi. Sementara tabrakan asteroid terakhir yang menyebab-kan kerusakan pada bumi terjadi pada 1908 lalu, dimana menyebabkan kebakaran hutan seluas kota Tokyo di Siberia, Rusia. Pasalnya, asteroid kecil saja dapat menyebabkan keru-sakan lebih dahsyat dari bom nuklir ukuran besar jika menabrak bumi dengan kecepatan fantastis. Memang diakui awal tahun ini ter-deteksi asteroid sebesar bus mendekati bumi hanya berjarak 7.500 mil. Sementara pada November tahun lalu, diamati terdapat as-teroid sebesar kapal induk mendekati bumi pada jarak 210.000 kilometer. Namun, kedua asteroid itu tidak memasuki atmosfer bumi, hanya melintasi garis edar revolusi bumi.

Kiamat

NABI Muhammad SAW sendiri tidak pernah mengetahui kapan datangnya hari ki-amat karena merupakan rahasia Allah SWT. Nabi hanya menyebutkan tanda-tanda akan datangnya kiamat. Sementara dalam beberapa kitab fikih, para ulama menyebutkan kiamat dibagi dua, yakni kiamat sughro ‘kecil’ dan kiamat kubro ‘besar’. Kiamat sughro sudah sering dialami manusia seperti tsunami, gempa bumi, banjir, tanah longsor, kekerin-gan dan kelaparan, dimana semuanya men-imbulkan korban jiwa besar. Sedangkan ki-amat kubro adalah kiamat yang sesungguh-nya dengan kehancuran dunia yang akan di-alami umat manusia nanti.
Nabi secara tepat telah menyebutkan tanda-tanda akan datangnya hari kiamat. Kebanyakan tanda-tanda itu sekarang memang benar-benar telah terjadi tapi ada juga yang belum terjadi. Berbagai tanda akan datangnya kiamat kubro yang sekarang telah terjadi antara lain: banyak masjid dibangun dengan megah, banyak terjadi kematian secara tiba-tiba, bermain musik menjadi kegemaran, banyak terjadi perceraian dalam keluarga, banyak mushaf al-Quran diberi hiasan, perzinahan dilakukan secara terang-terangan dan meluas, minuman keras menjadi kegemaran. Juga seringnya terjadi pelanggaran perjanjian, para pengkhianat malah dipercaya dengan mendapat jabatan sedangkan orang amanah malah dianggap pengkhianat, pasar-pasar (pasar tradisional dan modern) saling berdekatan, riba semakin meluas, peperangan terjadi dimana-mana dan banyak kitab diterbitkan oleh percetakan. Sedangkan tanda-tanda akan datangnya kiamat yang belum terjadi antara lain: matahari terbit dari barat dan terbenam di timur, datangnya Imam Mahdi dan Nabi Isa AS pada akhir zaman.

Hadis Nabi Muhammad SAW menyebutkan, “Aku kabarkan berita gembira mengenai al-Mahdi yang diutus Allah ke tengah umatku ketika banyak terjadi perselisihan antar manusia dan gempa-gempa. Ia akan memenuhi bumi dengan keadilan dan kejujuran seb-agaimana sebelumnya dipenuhi dengan ke-sewanang-wenangan dan kezaliman.” (Hadis Riwayat Imam Ahmad).

Kitab Suci al-Quran secara terang benderang telah menggambarkan terjadinya hari kiamat, tidak sebagaimana yang dipercaya orang dan digambarkan dalam film “2012”. Dalam film fiksi tersebut, digambarkan kiamat akan terjadi ketika bumi ditabrak benda angkasa luar (planet, satelit, asteroid atau meteor), sehingga menyebabkan kerusakan dahsyat dan menyebabkan korban jiwa be-sar-besaran, sebagaimana pernah terjadi di Semenanjung Yucatan, Mexico, 65 juta tahun lalu yang menyebabkan musnahnya dinosaurus dari permukaan bumi.

Dalam al-Quran dijelaskan, kiamat akan terjadi dengan adanya gempa bumi dahsyat yang terjadi merata di seluruh permukaan bumi, baik gempa tektonik, gempa vulkanik maupun gempa runtuhan. Juga gunung-gu-nung di seluruh dunia akan meletus dengan dahsyatnya secara bersamaan. Terjadinya ki-amat akan diikuti dengan gempa bumi besar (mega thrust), gelombang tsunami raksasa menerjang pantai seluruh dunia, gunung-gu-nung meletus dahsyat dan berbagai bencana alam lainnya yang terjadi secara bersamaan.

Sebagaimana disebutkan dalam surat Zal-zalah (99) ayat 1-3: “Apabila bumi digoncang-kan dengan goncangan (yang dahsyat). Dan bumi telah mengeluarkan beban-beban berat (yang dikandungnya). Dan manusia bertanya: “Mengapa bumi (jadi begini).” Juga disebut-kan dalam surat Al-Qaari’ah (101) ayat 4-5: “Pada hari itu manusia seperti anai-anai yang bertebaran. Dan gunung-gunung seperti bulu yang dihambur-hamburkan.”

Sementara itu al-Quran juga menyebutkan terjadinya kiamat di seluruh alam semesta, sebagaimana disebutkan dalam surat at-Tak-wir (81) ayat 1-: “Apabila matahari digulung. Dan apabila bintang-bintang berjatuhan. Dan apabila gunung-gunung dihancurkan.”

Sebagaimana disebutkan dalam al-Quran akan adanya kiamat yang terjadi di bumi dan kiamat yang terjadi di seluruh alam semesta, maka al-Quran menantang para ulama dan ahli astronomi untuk menerangkan secara ilmiah, apakah waktu terjadinya kedua kiamat (kehancuran bumi yang disebabkan oleh gempa bumi dahsyat dan kehancuran alam semesta yang disebabkan hancurnya matahari dan berjatuhan dan bertabrakannya bintang atau matahari), bersamaan ataukah berbeda waktunya. Tetapi yang jelas, hari kiamat tidak ada satu pun makhluk di dunia dan alam semesta termasuk para malaikat yang mengetahuinya. Sebab yang mengetahui hanyalah Khalik, Allah SWT sebagai pencipta seluruh alam semesta.

Wallahu A’lam.

 

Kategori

  • Masih Kosong

Blogroll

  • Masih Kosong