Pembelajaran Daring UNG
Adanya virus covid-19 pada tahun 2020 memberikan dampak yang luar biasa hampir pada semua bidang, salah satunya pada bidang pendidikan. Dengan adanya virus covid-19 ini membuat proses pembelajaran menjadi berubah dari yang tatap muka menjadi pembelajaran jarak jauh, tetapi dalam keadaan seperti ini pun guru masih tetap harus melaksanakan kewajibanya sebagai pengajar, dimana guru harus memastikan siswa dapat memperoleh informasi / ilmu pengetahuan untuk diberikan kepada siswa.
Oleh karena itu, UNG telah menyiapkan skema kuliah dalam jaringan (daring) selama 1 semester ke depan. Langkah itu dilakukan sebagai antisipasi penyebaran Covid-19.
Dalam mempersiapkan hal tersebut, Eduart telah menginstruksikan agar pelayanan akademik jangan terganggu dan harus berjalan secara efektif. Salah satu bentuk layanan tersebut adalah menyiapkan infrastruktur kelas daring untuk pembelajaran dari rumah.
UNG saat ini telah mengaktifkan 1923 kelas daring untuk 17.976 mahasiswa dan 872 dosen. 1923 kelas daring ini diharapkan bisa menjadi alternatif model perkuliahan bagi semua mahasiswa dan dosen.
“Saya telah menginstruksikan agar perkuliahan daring (online) segera diaktifkan berikut dengan infrastruktur yang ada. Kami telah menyiapkan 1923 kelas daring untuk melayani 17.976 mahasiswa yang diampu oleh 872 dosen”. ujar Eduart Wolok.
Bahkan Kondisi pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini tidak menjadi halangan bagi Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Penjaminan Mutu (LPPPM) dalam melaksanakan program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PPL). Langkah yang diambil LPPPM agar Program PPL tetap bisa dilaksanakan dengan mengubah pelaksanaan PPL secara Daring.