Mahasiswa di Masa Pandemi

05 August 2021 13:54:26 Dibaca : 33

 Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di kampus dinilai menjadi keputusan yang tepat untuk mengurangi kontak dan mengurangi kerumunan massa (Social and Physical Distancing) pada masa pandemi Covid-19. Semua kegiatan belajar mengajar seperti perkuliahan, diskusi dan kegiatan lain yang sejenis diupayakan untuk tetap berjalan dengan melakukan berbagai penyesuaian.

Menjalani perkuliahan sebagai mahasiswa di tengah pandemi Covid-19 memiliki banyak harapan dan tantangan. Kini banyak mahasiswa saat ini mulai mengeluhkan proses perkulihan yang dilakukan secara daring. Mulai adanya kebosanan dengan sistem ini, adanya kerinduan untuk berjumpa dengan kawan-kawan serta ingin merasakan kuliah tatap muka yang menurut mereka sangat membantu dalam memahami ilmu secara efektif.Sebagai nilai positif dalam perkuliahan daring seharusnya para mahasiswa bisa mengikuti perkuliahan kapan pun dan dimana pun sesuai keinginan, menghemat biaya transportasi atau pun tempat tinggal, tanya Jawab dalam perkuliahan bersifat fleksibel karena bisa ditanyakan lewat chatinggan waktu masa perkuliahan pun biasanya lebih singkat dibandingkan perkuliahan yang bersifat konvensional. Mahasiswa bisa melihat kembali materi yang diajarkan karena materi biasanya berupa modul yang dapat didownload dan tersimpan dalam PC atau komputer. Dengan perkuliahan system daring mahasiswa dilatih untuk lebih bertanggung jawab, kreatif, dan juga mandiri. Sehingga membentuk pribadi yang lebih percaya diri.Namun semua itu hanya berjalan sementara saja, sebab nilai negative dari metode pembelajaran daring ini mulai bermunculan yakni sangat tergantung pada internet, bila jaringan lambat atau susah sinyal Dari banyaknya tantangan-tantangan yang ada dimasa pandemi covid ini terselip harapan di setiap individu untuk kembali ke keadaan normal,tanpa adanya batasan untuk bersosialisasi.

 

Kategori

  • Masih Kosong

Blogroll

  • Masih Kosong