Pelaksanaan UTBK-SBMPTN dengan Menerapkan Protokol Kesehatan

18 September 2020 21:15:13 Dibaca : 27

Pelaksanaan UTBK-SBMPTN 2020 dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia sebagai salah satu pelaksana memperketat penerapan protokol kesehatan dalam pelaksanaan ujian kali ini.

Diperketatnya penerapan protokol kesehatan untuk panitian maupun peserta ujian sesuai dengan instruksi Rektor UNG Dr. Eduart Wolok, S.T, M.T,. Tidak hanya sekedar mewajibkan penggunaan masker maupun menjaga jarak antar satu sama lain, petugas pelaksana juga dibekali dengan Alat Pelindung Diri (APD) untuk menghindari penularan Covid-19.

“Petugas yang bertugas di pintu masuk yang menyambut peserta ujian dibekali dengan pakaian APD, ini untuk meminimalisir kontak dalam kemungkinan menularkan atau ditularkan.,” ungkap Rektor.

Mereka akan menggunakan 23 ruangan ujian, yang akan diterapkan protokol kesehatan demi mengurangi penyebaran virus corona. Sebelum masuk ke ruang ujian peserta wajib dilakukan peserta juga diwajibkan mencuci tangan ditempat yang telah disediakan, dan dilakukan penyemprotan cairan disinfektan ke tangan peserta.

Selanjutnya peserta ujian akan dilakukan pengukuran suhu tubuh oleh petugas dengan batas suhu tubuh 37,5 derajat celcius. Jika ada yang melewati batas, petugas diinstuksikan untuk menolak peserta tersebut untuk mengikuti ujian dan akan dijadwalkan kembali pelaksanaannya.

“Setelah pelaksanaan ujian sesi pertama, ruang ujian akan disterilkan kembali oleh petugas, dengan menyemprotkan cairan disinfektan sebelum digunakan pada sesi kedua. Ini sebagai upaya untuk menjamin fasilitas UTBK UNG bebas dari virus Covid-19,” terangnya.

“Lokasi dan seluruh fasilitas yang akan digunakan pada pelaksanaan UTBK telah siap untuk melayani 4127 calon mahasiswa. Dikhawatirkan kedatangan ribuan peserta dari berbagai daerah ini tanpa penerapan protokol kesehatan yang ketat dapat memunculkan cluster baru penularan virus Covid-19, sehingga diperketatnya penerapan protokol kesehatan sangat penting untuk mencegahnya,” terangnya.

Menurut Rektor, UNG memiliki tanggung jawab besar dalam menyukseskan pelaksanaan UTBK kali ini tanpa menyampingkan aspek kesehatan ditengah situasi pandemi saat ini. Sehingga seluruh perangkat ujian maupun peserta harus benar-benar disiplin dan mengutamakan protokol kesehatan yang telah ditentukan. 

 

Kategori

  • Masih Kosong

Blogroll

  • Masih Kosong