PARADIGMA BARU LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING DI SEKOLAH DASAR DALAM MEMBENTUK KARAKTER PELAJAR

19 May 2023 18:45:19 Dibaca : 32

Nama : Hawadira Haleda

Kelas : 2 F

Nim : 151422142

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Perkenalkan saya Hawadira Haleda  mahasiswi Angkatan 2022 dari Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Gorontalo. Disini saya akan sedikit berbagi pengalaman saya sebagai peserta dalam dalam kegiatan Visiting Lecture, dengan tema “Paradigma Baru Layanan Bimbingan Dan Konseling Di Sekolah Dasar Dalam Membentuk Karakter Pelajar”. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 13 Mei 2023 yang bertempat di Aula Jurusan PGSD. Visiting Lecture ini bertujuan untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Bimbingan dan Konseling di Sekolah Dasar dengan Dosen Pengampu sekaligus penanggung jawab kegiatan Visiting Lecture Ibu Dra. Salma Halidu, S.Pd., M.Pd., MCE dan juga Ibu Dr. Asni Ilham S.Pd., M.Si.

Kegiatan Visiting Lecture ini dihadiri langsung oleh ketua jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar yaitu Bapak Dr. Candra Cuga S.Pd, M.Pd, M.CE, dan dibuka secara resmi oleh Bapak Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan Dr. Arwildayanto S.Pd, M.Pd, dan juga dihadiri oleh beberapa mahasiswa/mahasiswi Universitas Negri Gorontalo, mahasiswa/mahasiswi Muhammadiyah Tasikmalaya, dan juga mahasiswa/mahasiswi dari beberapa kampus di Gorontalo. Dalam kegiatan ini kami mengundang beberapa narasumber yang sangat luar biasa, yaitu narasumber pertama ada Bapak Dr. Aam Imaduddin S.Pd, M.Pd (Dosen prodi Bimbingan dan konseling Universitas Muhammdiyah Tasikmalaya) selaku pemateri pertama, Narasumber kedua Bapak Dr. Ryan Hidayat Rafiola M.Pd, Kons (Dosen Prodi Bimbingan dan Konseling Universitas Negeri Gorontalo) akan tetapi tidak dapat membersami kita dalam kegiatan Visiting Lecture karena ada hal yang tidak kalah pentingnya, dan Narasumber ketiga yaitu Ibu Dra. Salma Halidu S.Pd, M.Pd, M.CE (Dosen Pengampu Mata Kuliah Bimbingan Dan Konseling Di SD).

Materi pertama yang disampaikan oleh Bapak Dr. Aam Imaduddin, S.Pd., M.Pd membahas tentang “Tujuan dari Layanan Bimbingan dan Konseling di Sekolah Dasar”.  Bimbingan konseling dapat diartikan sebagai seperangkat program pelayanan bantuan yang dilakukan melalui kegiatan perorangan dan kelompok untuk membantu peserta didik melaksanakan kehidupan seharihari secara mandiri dan berkembang secara optimal, serta membantu peserta didik mengatasi masalah yang dialaminya. Program bimbingan di sekolah pada dasarnya memberikan bantuan kepada anak didik untuk berfikir mengenai pemilihanpemilihan dan penyesuaian yang penting dan yang akan dihadapi dalam tahap hidup dimana seseorang dapat membuat persiapan secukupnya. Bimbingan merupakan bantuan yang intergral dari pendidikan karena pendidikan merupakan sebuah proses dari perubahan-perubahan yang terjadi pada masing-masing individu untuk dapat mengoptimalkan potensi yang dimiliki. Dan pendidikan juga merupakan “pembangunan suatu dunia perasaan dan kesadaran.” Secara Umum, tujuan bimbingan dan konseling adalah Untuk membantu individu memperkembangkan diri secara optimal sesuai dengan tahap perkembangan dan predisposisi yang dimilikinya (seperti kemampuan dasar dan bakat-bakatnya), berbagai latar belakang yang ada (seperti latar belakang keluarga, pendidikan, status sosial ekonomi), serta sesuai dengan tuntutan positif lingkungannya. Sedangkan tujuan khusus bimbingan dan konseling merupakan penjabaran tujuan umum tersebut yang dikaitkan secara langsung dengan permasalahan yang dialami oleh individu yang bersangkutan, sesuai dengan kompleksitas permasalahannya itu. Secara khusus tujuan bimbingan dan konseling di sekolah ialah agar peserta didik, dapat: (1) mengembangkan seluruh potensinya seoptimal mungkin; (2) mengatasi kesulitan dalam memahami dirinya sendiri; (3) mengatasi kesulitan dalam memahami lingkungannya, yang meliputi lingkungan sekolah, keluarga, pekerjaan, sosial-ekonomi, dan kebudayaan; (4) mengatasi kesulitan dalam mengidentifikasi dan memecahkan masalahnya; (5) mengatasi kesulitan dalam menyalurkan kemampuan, minat, dan bakatnya dalam bidang pendidikan dan pekerjaan; (6) memperoleh bantuan secara tepat dari pihakpihak di luar sekolah untuk mengatasi kesulitan-kesulitan yang tidak dapat dipecahkan di sekolah tersebut.

Materi kedua yang disampaikan oleh Ibu Dra. Salma Halidu, S.Pd., M.Pd., MCE membahas tentang “Meningkatkan Kepercayaan Diri Siswa SD Melalui Bimbingan dan Konseling”. Membangun kepercayaan diri anak adalah salah satu tujuan yang harus dicapai saat pembelajaran. Meningkatkan rasa percaya diri siswa dapat dilakukan melalui banyak kegiatan. Dan hal ini harus dilakukan secara terus menerus. Karena kepercayaan diri siswa sebagian besar didapatkan berdasarkan pada pengalaman, dan secara bertahap diperkuat oleh keberhasilan di bidang sosial, emosional, dan intelektualnya. Siswa yang aktif dan memiliki banyak pengalaman di masa sekolahnya akan semakin mudah dan semakin alami dalam membangun rasa percaya dirinya. Jadi penting bagi Guru untuk membangun suasana yang aman, dan jangan segan untuk selalu memberikan umpan balik yang dapat siswa kembangkan.

Demikian pengalaman yang dapat saya bagikan pada kesempatan kali ini.Terima kasih saya ucapkan pada pihak-pihak terkait yang telah membantu dalam mensukseskan kegiatan visiting lecture sehingganya kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar.

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

 

Mengetahui:

Dosen Pengampuh Mata Kuliah Bimbingan dan

konseling disekolah dasar

 

 

Dra. Salma Halidu S.Pd., M.Pd., MCE

Kategori

  • Masih Kosong

Arsip

Blogroll

  • Masih Kosong