Universitas Negeri Gorontalo Sebagai Kampus Peradaban

18 September 2020 13:32:06 Dibaca : 14

Universitas Negeri Gorontalo mempunyai julukan sebagai Kampus Peradaban. Untuk mewujudkannya, kampus ini membuka pintu selebar-lebarnya bagi segala upaya pengembangan manusia, termasuk melalui riset dan penelitian. 

Tidak mengherankan jika selanjutnya civitas  akademika terutama para mahasiswa senior selalu mendoktrin mahasiswa baru dengan keyakinan bahwa mahasiswa yang ditempa di universitas terhormat ini akan menghasilkan martir-martir peradaban baru yang akan mengantarkan daerah dan bangsa pada kesejajaran dengan negara-negara maju lainnya. 

Sebagaimana opini yang berkembang di kalangan birokrasi kampus maupun pemerintah waktu itu, bahwa Gorontalo dicanangkan untuk menjadi kota pelajar terutama untuk wilayah Indonesia Timur dan UNG mengambil peran sebagi garda terdepannya. 

UNG adalah kampus multikultural. Beragam suku dan budaya dengan tetap mempertahankan kejatidirian daerahnya berpadu dalam keharmonisan merah maron. Lebih dari sekadar soal pendidikan, roda perekonomian di Gorontalo pun meningkat. Hal ini tidak lepas dari peran-peran para perantau ilmu dari berbagai daerah yang memilih UNG sebagai jalan keilmuannya. 

Rektor Universitas Negeri Gorontalo 2010-2019, Prof. Dr. Syamsu Qamar Badu, M. Pd mengutamakan program tertentu untuk menghadirkan kampus peradaban. Antara lain dengan mendorong jurusan atau program studi untuk bisa mandiri, kreatif dan inovatif tanpa meninggalkan akar budaya lokal. 

 

Kategori

  • Masih Kosong

Blogroll

  • Masih Kosong