ARTIKEL SEDERHANA TENTANG ILMUWAN ISLAM YANG BERPERAN DI BIDANG SAINS
Abu Ali Muhammad al-Hassan ibnu al-Haitham (Bahasa Arab:ابو علی، ØØ³Ù† بن ØØ³Ù† بن الهيثم) atau Ibnu Haitham (Basra,965 - Kairo 1039), dibarat lebih dikenal dengan nama Alhazen. Adalah seorang ilmuwan Islam yang ahli dalam bidang sains, falak, matematika, geometri, pengobatan, dan filsafat. Ia banyak pula melakukan penelitian mengenai cahaya, dan telah memberikan banyak inspirasi pada ahli sains barat, seperti Roger Bacon, dan Kepler dalam menciptakan mikroskop serta teleskop..
Ibnu Haitham merupakan ilmuwan yang gemar melakukan penyelidikan. Penyelidikannya mengenai cahaya telah memberikan ilham kepada ahli sains barat seperti Boger, Bacon, dan Kepler mencipta mikroskop serta teleskop. Ia merupakan orang pertama yang menulis dan menemukan berbagai data penting mengenai cahaya.
Menurut Ibnu Haitham, cahaya fajar bermula apabila matahari berada di garis 19 derajat di ufuk timur. Warna merah pada senja pula akan hilang apabila matahari berada di garis 19 derajat ufuk barat. Dalam kajiannya, beliau juga telah berhasil menghasilkan kedudukan cahaya seperti bias cahaya dan pembalikan cahaya.
PERKEMBANGAN SAINS BARAT DI PENGARUHI OLEH ILMUAN-ILMUAN MUSLIM
pemikir-pemikir muslim telah memberikan sumbangsi yang besar terhadap perkembangan sains modern baik di bidang eksakta maupun di bidang sosial.ibnu al-khaitami,al-khawarizmi,ibnu qaym al-jauziah adlah contoh ilmuan muslim di bidang eksakta.sedangkan di bidang sosial terdapat nama ibnu khaldun dan ibnu rusyd.