PROSES PEMBENTUKAN ALAM SEMESTA DAN BUMI

13 August 2016 11:26:46 Dibaca : 433 Kategori : TUGAS CAMPUS

PROSES PEMBENTUKAN ALAM SEMESTA DAN BUMI

Alam semesta merupakan kumpulan materi berukuran tak hingga yang telah ada sejak dulu kala dan akan terus ada selamanya, sedanngkan bumi merupakan Bumi adalah planet tempat tinggal seluruh makhluk hidup beserta isinya. Bumi adalah planet tempat tinggal seluruh makhluk hidup beserta isinya. Sebagai tempat tinggal makhluk hidup, bumi tersusun atas beberapa lapisan bumi, bahan-bahan material pembentuk bumi, dan seluruh kekayaan alam yang terkandung di dalamnya.
Dalam proses pembentukan alam semesta dan bumi secara singkat menurut beberapa teori para yakni sebagai berikut:
1. Pembentukan Alam semesta.
a. Alam semesta Aristarchus.
Aristarchus (sekitar 280 SM),berpendapat bahwa bumi di klasifikasikan sebagai heliosentris dimana, Bumi berputar setiap hari di sumbunya dan berputar setiap tahun pada matahari dalam orbit melingkar. Bola bintang diam berpusat di matahari.
b. Alam semesta Ptolemeus.
Ptolemeus (abad 2 M) berdasarkan model Aristoteles, ia berpendapat bahma alam semesta di klasifikasikan ke dalam bentuk geosentris dimana, Alam semesta mengorbit Bumi yang diam. Planet bergera dalam episikel melingkar, masing-masing memiliki pusat yang bergerak dalam orbit bulat yang lebih besar (disebut eksentrik atau deferen) mengelilingi sebuah titik dekat Bumi. Penggunaan ekuant menambah tingkat lain kerumitan dan memungkinkan astronom memprediksikan posisi planet-planet. Model alam semesta paling sukses sepanjang jaman, jika dilihat berdasarkan kriteria usia. Almagest (Sistem Raksasa).
c. Alam semesta abad pertengahan.
Abad pertengahan (500–1200),bahwa bumi di klasifikasika kedalam bentuk waktu terbatas. Dimana Sebuah alam semesta yang terbatas dalam waktu dan memiliki awal diajukan oleh filsuf Kristen John Philoponus, yang berpendapat menentang alam semesta Yunani yang tak terbatas masa lalunya.
d. Alam semesta Tycho Brahe.
Tycho Brahe (1546-1601) ia mengklasifikasikan alam semesta kedalam bentuk geosentris dan heliosentris. Dimana, Sebuah alam semesta dimana planet-planet mengorbit Matahari dan Matahari mengorbit Bumi.
e. Alam semesta Johann Keppler.
Johann Keppler (1571-1630) dalam teorinya ia menyatakan alam semesta di klasifikasikan dalam Heliosentris dengan orbit planet lonjong. Dimana, Penemuan Kepler, disatukan dengan matematika dan fisika, member landasan konsepsi modern kita mengenai Tata Surya, namun bintang jauh masih dipandang sebagai benda dalam bola langit yang diam.
f. Alam semesta Newton Statis.
Sir Issac Newton (1642–1727) ia menyatakan bahwa alam semesta diklasifikasikan kedalam Statis (berevolusi), keadaan tetap, tak terbatas. Dimana, Setiap partikel di alama semesta menarik setiap partikel lainnya. Materi dalam skala besar tersebar seragam. Seimbang secara gravitasi tapi tidak stabil.
g. Alam semesta Einstein & DeSitter.
Einstein & DeSitter 1932, ia berpebdapat bahwa tetapan kelengkungan k = 0. Dikatakan tak terhingga (namun ambigu). Alam semesta tanpa batas namun luasnya terbatas. Mengembang selamanya. Bentuk paling sederhana dari semua alam semesta. Dinamakan Friedmann namun tidak dipertimbangkan olehnya. Memiliki perlambatan q = ½ yang berarti tingkat pengembangannya melambat.
h. Alam semesta Demokritos(460-370)
Pemikir ini lahir di Abdera sekitar Babilonia. Ia lebih terkenal dengan teori-teori atomnya. Atom dianggap sebagai substansi material yang memungkinkan terbentuk struktur & keberaturan alam semesta.Hubungan antara atom dengan terbentuknya alam semesta adalah erat, dimana atom-atom yang berbeda bentuk saling memisahkan diri dari masa yang tidak berbentuk & berkumpul disatu ruang kosong yang sangat luas.
i. Phytagoras .
Dia menganggap bahwa alam semesta diciptakan oleh bilangan. Dia menggambarkan sebagai penciptaan sebagaimana penciptaan musik dari sebuah alat musik. Sebuah musik atau sebuah lagu diciptakan dari kumpulan nada-nada. Diciptakan dari susunan-susunan itu sehingga alam semesta ini harmonis.
j. Thales
seorang pilosof yunani bernama thales telah mengemukakan beberapa teorinya tentang bumi.Thales adalah seorang murid di salh satu Cos (Perguruan) di Babilonia.Menurut thales alam semesta terdiri atas beberapa kompenen inti yang menjadi dasar kehidupan makhluk di permukaan bumi.Kompenen tersebut berupa: air, api, bumi udara.
2. Pembentukan bumi
a. Teori Big- bang

Berdasarkan Theory Big Bang, proses terbentuknya bumi berawal dari puluhan milyar tahun yang lalu. Pada awalnya terdapat gumpalan kabut raksasa yang berputar pada porosnya. Putaran yang dilakukannya tersebut memungkinkan bagian-bagian kecil dan ringan terlempar ke luar dan bagian besar berkumpul di pusat, membentuk cakram raksasa.
b. Teori Kabut Kant-Laplace

Dalam teori ini dikemukakan bahwa di jagat raya terdapat gas yang kemudian berkumpul menjadi kabut (nebula). Gaya tarik-menarik antar gas ini membentuk kumpulan kabut yang sangat besar dan berputar semakin cepat.Dalam proses perputaran yang sangat cepat ini, materi kabut bagian khatulistiwa terlempar memisah dan memadat (karena pendinginan).
c. Teori Pasang Surut Gas

Teori ini dikemukakan oleh James Jeans dan Harold Jeffreys pada tahun 1918, yakni bahwa sebuah bintang besar mendekati matahari dalam jarak pendek, sehingga menyebabkan terjadinya pasang surut pada tubuh matahari, saat matahari itu masih berada dalam keadaan gas. Terjadinya pasang surut air laut yang kita kenal di Bumi,

Ada dua kesimpulan yang dapat diambil dari penjelasan mengenai proses terbentuknya bumi, yaitu:
1. Bumi berasal dari suatu gumpalan kabut raksasa yang meledak dahsyat, kemudian membentuk galaksi dan nebula. Setelah itu, nebula membeku membentuk galaksi Bima Sakti, lalu sistem tata surya.Bumi terbentuk dari bagian kecil ringan yang terlempar ke luar saat gumpalan kabut raksasa meledak yang mendingin dan memadat sehingga terbentuklah bumi.
2. Tiga tahap proses pembentukan bumi, yaitu mulai dari awal bumi terbentuk, diferensiasi sampai bumi mulai terbagi ke dalam beberapa zona atau lapisan, yaitu inti dalam, inti luar, mantel dalam, mantel luar, dan kerak bumi.
Referensi:
- Anonim.2014. Di akses dihttps://djunijanto.wordpress.com/materi/teori-pembentukan-bumi/ (pada hari senin 2 Maret 2015).
- Anonim. 2014. Di akses http://softilmu.blogspot.com/2014/01/sejarah-terbentuknya-bumi.html(di akses pada hari senin 2 Maret 2015).
- Iynahandayani.2011. di akses di https://lynahandayani.wordpress.com/2011/03/06/proses-terbentuknya-bumi/(di akses pada hari senin 2 Maret 2015).
- Ahmadi,Abu & Supatmo.2008.Ilmu alamiah dasar.jakarta:Rineka cipta