UJIAN TENGAH SEMESTER

26 February 2013 22:26:31 Dibaca : 897 Kategori : Goresan Penaku

Buat teman-teman yang mau cari tahu soal UTS semester satu untuk matakuliah Bahasa Indonesia untuk jurusan teknik elektro, nah untuk itu saya ingin membantu dengan memposting soal serta jawabannya. saya juga mau mengingatkan itu hanya sebagai refrensi karena banyak soal pikiran jadi jangan hanya asal copas yaa, karena pasti soalnya diupdate lagi jadi ada perubahan tiap tahun...Oke lagian buat apa juga copas tidak ada untung yang ada kita jadi tambah malas dan akhirnya bodoh dan tidak tahu apa-apa kecuali meniru karya orang. semoga bermanfaat... selamat belajar!!!


UJIAN TENGAH SEMESTER

MATA KULIAH: BAHASA INDONESIA

1. pengertian bahasa menurut para ahli!

Alisjahbana (I. 1978: 15) mengatakan bahasa ‘adalah ucapan pikiran dan perasaan manusai dengan teratur dengan memakai alat bunyi”,Lyons (1981:6) berkata, bahwa terbanyak orang mengartikan bahasa adalah sistem lambang terpola yang tujuannya untuk berkomunikasi’

2. Uraikan secara singkat tentang sejarah perkembangan bahasa Indonesia! Kapan bahasa Indonesia secara resmi digunakan sebagai bahasa nasional?

Perkembangannya : sebelum di uraikan perkembangang bahasa indonesia, ada baiknya kita melihat perkembangan bahasa mealayu karena bahasa melayu adalah awal dari perkembangan bahasa indonesia, untuk pertama kalinya pada bulan mei 1918 bangsa indonesia menginginkan untuk memperoleh bahasa persatuan yang pada saat iu bahasa melayu yang dikukuhkan sebagai bahasa resmi oleh ratu belanda pada bulan juni 1918, kemudian bermunculan peristiwa-peristiwa yang berkaitan dengan bahasa persatuan seperti sumpah pemuda tanggal 28 oktober 1928. Dan puncaknya pada tahun 1928 terjadi penggantian bahasa persatuan kita secara resmi, yakni bahasa melayu menjadi bahasa indonesia.

3. Mengapa bahasa Melayu disebut sebagai lingua franca?

Karna bahasa melayu adalah bahasa perqantara bagi orang yang latar belakang bahasa dan budaya berbeda pada jaman gemilangnya kerajaan malaka.

4. Apakah bagian-bagian dalam menulis karya ilmiah ada bagian dari bahasa?

Ya karena dalam setiap bagian penulisan karya ilmiah banyak terdapat unsur yang membentuk tulisan ilimiah yakni, kata ; kalimat; paragraff; keutuhan dan pendukung yang terbagi atas data diksi, koherensi, dan kutipan (cf.Langan;1985:64-88). Itu semua termasuk dalam bahasa.

5.Apakah setiap tulisan harus menggunakan bahasa yang ilmiah. Apa alasan Anda?

Jawabannya. Iya, karena menurut saya setiap tulisan ditujukan pada pembaca untuk menyampaikan suatu pemikiran atau ide tentang sesuatu hal dalam kehidupan itu harus bisa dimengerti oleh pembaca, dan dengan bahasa ilmiah bisa mempermudah pembaca untuk mengerti tulisan tersebut karena bahasa ilmiah mempunyai unsur-unsur dan syarat-syarat yang harus dipenuhi.

6.Jelaskan kedudukan dan fungsi bahasa Indonesia sebagai bahasa keilmuan dan bahasa persatuan?

Kedudukan bahasa indonesia sebagai bahasa keilmuan dan bahasa persatuan yaitu sebagai alat yang melambangkan kehidupan masyarakat berilmu dan menjunjung tinggi rasa persaudaran. Sedangkan fungsinya, yaitu untuk mencerdaskan bangsa dengan bahasa penghubung, sebagai identitas bangsa dengan bahasa kebudayaan, dan sebagai kebangkitan dan kemerdekaan bangsa dengan dengan bahasa persatuan yang membangkitkan semangat juang para pemuda yang menginginkan bahasa persatuan. Kesimpulannya bahasa indonesia memiliki kedudukan sebagai bahasa persatuan yang menempati tahta tertingi di Negara sendiri yang menyatukan berbagai elemen masyarakat yang berbeda-beda dan sebagai identitas Negara yang mempunyai ciri khas kebudayaan tersendiri.

7.Akhir-akhir ini banyak kita saksikan peristiwa yang terjadi, sebenarnya disebabkan oleh hal sepele, yaitu bahasa. Setujukan Anda jika bahasa dikatakan sebagai pemicu terjadinya konflik?

Ya, saya setuju.’

8.Bagaimana pandangan Anda terdapat generasi muda Indonesia saat ini yang sudah tidak peduli dengan perkembangan dan kemajuan bahasa Indonesia sebagai bahasa pergaulan. Jelaskan!

Menurut sudut pandang saya,hal ini sudah sangat mengkhawatirkan, ini menandakan bahwa generasi muda saat ini sudah tidak menghargai perjuangan yang dilakukan oleh para pejuang bangsa dengan segenap jiwa raga mereka, dan ini harus segera di atasi dengan mulai memperbaiki cara berfikir dalam dunia pendidikan indonesia yang lebih fokus pada bagaimana siswa itu mendapat nilai yang memuaskan untuk ditulis di izajah mereka tanpa memikirkan apakah mereka paham dan mengerti tujuan sebenarnya dari menuntut ilmu.