Kampus Universitas Negeri Gorontalo Yang berwawasn Linkungan

31 January 2013 17:53:37 Dibaca : 54

Kampus Universitas Negeri Gorontalo Yang berwawasn Linkungan

Peraturan dalam memdirikan suatu bangunan sudah di terapkan tidak lebih dari 70% dari luas tanah yang di miliki dan harus berwawasan lingkungan, yang berrti menyatu dngan alam, yaitu memiliki ruang terbuka hijau, berupa masterplan untuk mengurangi dampak pemanasan global dengan penyerapan karbon dioksida (CO2), . Hal tersebut dapat pula menguntungkan bagi bangunan itu sendiri dan penghuninya.

Tidak terkecuali dengan kampus universitas negeri gorontalo sebagai lembaga pendidikan yang memiliki kawasan yang luas. Bercerita kawasan yang luas dan memiliki bangunan, tentu banyak menggunakan energy, contohnya berupa pendingin udara (AC) yang memanfaatkan tenaga listrik yang tidak sedikit. Penggunaan energy itu bisa kita kurangi dengan bangunan yang berwawasan lingkingan dan kawasan yg berwawasan lingkungan.

bangunan yang berwawasan lingkungan tidak menggunakan hasil alam secara berlebihan, melestarikan kembali hasil alam yg digunakan, penggunaan kaca yang tdk berlebihan dan sirkulasi udara yang baik. Banguanan yang ada di universitas negeri gorontalo belum sepenuhnya berwawasan lingkungan. Masih banyak bangunan-bangunannya menggunakan kaca berlebihan yang menimbulkan efek umpan balik, adalah salah satu akibatkan pemanasan global.

Di universitas negeri gorontalo sudah diterapkan kawasan yang berwawasan lingkungan, bisa kita lihat dngan banyaknya pepohonan dan taman, tapi itu belum sepenuhnya di rasakan oleh penghuni yang beraktifitas di dalamnya. Karena belum sepenuhnya rindang atau mungkin dampak dari pemanasan global, karena mahasiswa, dosen dan pegawai kampus masih merasakan panas bila brjalan kaki dari pintu gerbang masuk menuju ke tempat tujuannya. Untuk mengatasi panas sinar matahari yang dirasakan di sepanjang jalan yang ada di ung kita buat atap tanaman menjalar yang mneduhkan dengan konstruksi rangka besi seperti yang telah ada di taman menara limboto. Dngan begitu penghuni yang di kawasan ung akan merasa nyaman berjalan kaki dan beraktifitas, karena sebagian besar mahasiswa, dosen dan pegawai kampus menggunakan kendaraan bemotor dari pintu gerbang masuk ung sampai ke tempat tujuannya masing-masing.

banyak penelitian tentang “Hubungan Antara Prestasi Mahasiswa Dengan Lingkungan Belajarnya” jadi prestasi tergantung dengan lingkungannya. apakah lingkungan itu nyaman, dan fasilitas belajarnya mendukung pasti akan bepeluang untuk berprestasi.

Kategori

  • Masih Kosong

Blogroll

  • Masih Kosong