Tugas Pengendalian dan Penjaminan Mutu

07 February 2024 19:05:50 Dibaca : 53

Nama : Moh. Wahyu Hidayat

NIM : 561422002

Kelas : A

PRODI : S1 Teknik Industri

 

Perkembangan Manajemen yang Berpengaruh pada Organisasi

Perkembangan Manajemen yang Berpengaruh pada Organisasi terbagi menjadi 5 yaitu :

1. Perkembangan Manjemen Ilmiah

Pencetus : Frederick Winslow Taylor

Tokoh-tokoh : Henri Fayol, Frank Gilbreth, Lillian Gilbreth

Karya yang dihasilkan : "Prinsip-prinsip Manajemen Ilmiah" ( F.W. Taylor), "Administrasi Industri dan Umum" ( Henri Fayol)

Perkembangan ini berkembang pada awal abad ke-20 dan menekankan pada penggunaan penelitian ilmiah dan metode ilmiah untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas dalam organisasi. Pemikiran ini mencakup pemisahan pekerjaan, analisis gerakan, penggunaan insentif, dan penggunaan standar waktu.

Frederick W. Taylor dikenal dengan manajemen ilmiahnya dalam upaya meningkatkan produktivitas. Gerakannya yang terkenal adalah gerakan efisiensi kerja. Taylor membuat prinsip-prinsip yang menjadi intinya manajemen ilmiah yang terkenal dengan rencana pengupahan yang menghasilkan turunnya biaya dan meningkatkan produktivitas, mutu, pendapatan pekerjaan dan semangat kerja karyawan. Adapun filsafat Taylor memiliki 4 prinsip yang ditetapkan yaitu :

1. Pengembangan manajemen ilmiah secara benar.

2. Pekerjaan diseleksi secara ilmiah dengan menempatkan pekerjaan yang cocok untuk satu pekerjaan.

3. Adanya pendidikan dan pengembangan ilmiah dari para pekerja.

4. Kerjasama yang baik antara manajemen dengan pekerja.

Dalam menerapkan ke-empat prinsip ini, beliau menganjurkan perlunya revolusi mental di kalangan manajer dan pekerja. Adapun prinsip-prinsip dasar menurut Taylor mendekati ilmiah adalah :

•Adanya ilmu pengetahuan yang menggantikan cara kerja yang asal-asalan.

•Adanya hubungan waktu dan gerak kelompok.

•Adanya kerjasama sesama pekerja, dan bukan bekerja secara individual.

•Bekerja untuk hasil yang maksimal.

•Mengembangkan seluruh karyawan hingga taraf yang setinggi-tingginya, untuk tingkat kesejahteraan maksimum para karyawan itu sendiri dan perusahaan.

Buku-buku Taylor yang terkenal adalah "Shop management (1930)", Principles Of Scientific Management (1911)", dan "Testimory Before Special House Comittee (1912)". Dan pada tahun 1947, ketiga buku tersebut digabungkan dalam 1 buku dengan judul "Scientific Management". 

2. Perkembangan Manajemen Administrasi

Pencetus : Henri Fayol

Tokoh-tokoh : Max Weber, Mary Parker Follett, Chester Barnard

Karya yang dihasilkan : "Administrasi Industri dan Umum" (Henri Fayol), "Ekonomi dan Masyarakat" (Max Weber), dan "The New State" (Mary Parker Follett)

Perkembangan ini muncul sekitar tahun 1910-an dan menekankan pada prinsip-prinsip administrasi umum yang berlaku untuk berbagai jenis organisasi. Prinsip-prinsip ini meliputi fungsi manajemen (perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pengendalian), pembagian kerja, hierarki, otoritas, dan disiplin.

Henry Fayol mengarang buku "General and Industrial management". Pada tahun 1916, dengan sebutan teori manajemen klasik yang sangat memperhatikan produktivitas pabrik dan pekerja, disamping memperhatikan manajemen bagi satu organisasi yang kompleks, sehingga beliau menampilkan satu metode ajaran manajemen yang lebih utuh dalam bentuk cetak biru. Fayol berkeyakinan keberhasilan para manajer tidak hanya ditentukan oleh mutu pribadinya, tetapi karena adanya penggunaan metode manajemen yang tepat. Sumbangan terbesar dari Fayol berupa pandangannya tentang manajemen yang bukanlah semata kecerdasan pribadi, tetapi lebih merupakan satu keterampilan yang dapat diajarkan dari dipahami prinsip-prinsip pokok dan teori umumnya yang telah dirumuskan. Fayol membagi kegiatan dan operasi perusahaan ke dalam 6 macam kegiatan : 

•Teknis (produksi) yaitu berusaha menghasilkan dan membuat barang barang produksi.

•Dagang (Beli, Jual, Pertukaran) dengan tara mengadakan pembelian bahan mentah dan menjual hasil produksi.

•Keuangan (pencarian dan penggunaan optimum atas modal) berusaha mendapatkan dan menggunakan modal.

•Keamanan (perlindungan harga milik dan manusia) berupa melindungi pekerja dan barang-barang kekayaan perusahaan.

•Akuntansi dengan adanya pencatatan dan pembukuan biaya, utang, keuntungan dan neraca, serta berbagai data statistik.

Manajerial yang terdiri dari 5 fungsi :

1.Perencanaan (planning) berupa penentuan langkah-langkah yang memungkinkan organisasi mencapai tujuan-tujuannya.

2.Pengorganisasian dan (organizing), dalam arti mobilisasi bahan material dan sumber daya manusia guna melaksanakan rencana.

3.Memerintah (Commanding) dengan memberi arahan kepada karyawan agar dapat menunaikan tugas pekerjaan mereka.

4.Pengkoordinasian (Coordinating) dengan memastikan sumber-sumber daya dan kegiatan organisasi berlangsung secara harmonis dalam mencapai tujuannya.

5.Pengendalian (Controlling) dengan memantau rencana untuk membuktikan apakah rencana itu sudah dilaskanakan sebagaimana mestinya.

Max Weber juga memperkenalkan konsep birokrasi. Mary Parker Follett menekankan pentingnya kerjasama dalam manajemen, sementara Chester Barnard membahas teori koordinasi dan komunikasi dalam organisasi.

3. Manajemen Kualitas Total/ Total Quality Management

Pencetus : W. Edwards Deming, Joseph M. Juran

Tokoh-tokoh : Philip B. Crosby, Armand V. Feigenbaum

Karya yang dihasilkan : "Out of the Crisis" (W. Edwards Deming), "Juran's Quality Control Handbook" (Joseph M. Juran), "Quality Is Free" (Philip B. Crosby), "Total Quality Control" (Armand V. Feigenbaum)

Perkembangan ini terjadi pada tahun 1930-an dan melibatkan penekanan pada faktor-faktor sosial dan psikologis dalam manajemen. Pendekatan ini mencakup hubungan manusia di tempat kerja, partisipasi karyawan, kepemimpinan yang demokratis, dan motivasi intrinsik

Perkembangan ini memfokuskan pada pengelolaan kualitas dan peningkatan terus-menerus dalam organisasi. W. Edwards Deming mengembangkan konsep-konsep seperti siklus PDCA (Plan-Do-Check-Act) dan 14 poin manajemen. Joseph Juran mengusulkan pendekatan manajemen kualitas berbasis perencanaan, kontrol, dan perbaikan. Philip Crosby menyuarakan pentingnya mencegah kesalahan, sedangkan Armand Feigenbaum memperkenalkan konsep kontrol kualitas menyeluruh.

4. Manajemen Sumber Daya Manusia/ Human Resource Management

Pencetus : Elton Mayo, Abraham Maslow, Douglas McGregor

Tokoh-tokoh : Frederick Herzberg, Peter Drucker

Karya yang dihasilkan : "Hawthorne Studies" (Elton Mayo), "Hierarchy of Needs" (Abraham Maslow), "The Human Side of Enterprise" (Douglas McGregor), "One More Time: How Do You Motivate Employees?" (Frederick Herzberg), "The Practice of Management" (Peter Drucker)

Perkembangan ini berkembang pada tahun 1940-an dan melibatkan penggunaan teknik matematika dan statistik dalam pengambilan keputusan. Pendekatan ini mencakup metode pemrograman linier, analisis risiko, analisis jaringan, dan model simulasi

Perkembangan ini menekankan pentingnya manusia sebagai aset organisasi. Elton Mayo melakukan Studi Hawthorne yang menyoroti faktor-faktor sosial dan psikologis yang mempengaruhi produktivitas. Abraham Maslow mengembangkan teori hierarki kebutuhan manusia, sedangkan Douglas McGregor memperkenalkan teori X dan Y tentang motivasi. Frederick Herzberg menyoroti faktor-faktor motivasi dan kepuasan kerja, sementara Peter Drucker menyumbang pemikiran tentang manajemen yang berpusat pada manusia.

5. Manajemen Strategis

Pencetus : Alfred Chandler, Igor Ansoff, Michael Porter

Tokoh-tokoh : Gary Hamel, C.K. Prahalad

Karya yang dihasilkan : "Strategy and Structure" (Alfred Chandler), "Corporate Strategy" (Igor Ansoff), "Competitive Strategy" (Michael Porter), "Competing for the Future" (Gary Hamel dan C.K. Prahalad)

Perkembangan ini muncul pada tahun 1950-an dan menekankan pada pandangan organisasi sebagai sistem yang kompleks. Pendekatan ini mencakup pemikiran sistem, manajemen berbasis nilai, manajemen kualitas total, dan penekanan pada partisipasi karyawan dan kepuasan pelanggan.

Perkembangan ini memfokuskan pada perencanaan dan implementasi strategi untuk mencapai keunggulan kompetitif. Alfred Chandler mempelajari hubungan antara strategi dan struktur organisasi. Igor Ansoff memperkenalkan konsep pengembangan produk dan pasar dalam strategi korporat. Michael Porter mengembangkan konsep keunggulan kompetitif dan analisis lima kekuatan industri. Gary Hamel dan C.K. Prahalad menyoroti pentingnya inovasi dan kemampuan beradaptasi dalam persaingan bisnis.

Kategori

  • Masih Kosong

Blogroll

  • Masih Kosong