Mahasiswa UNG saling membantu
Banyak yang tidak dapat melanjutkan studi bukan hanya alasan tidak mampu, tidak ada dukungan dari keluarga tetapi juga memliki rasa khawatir yang tinggi jika nantinya ketika sudah masuk kuliah aktif, tidak ada yang bisa membantu kita ketika dalam masalah, tidak memiliki teman, dan merebaknya bullyng di masa-masa pendidikan. Dan masih banyak lagi kendala-kendala yang akan kita temui di dunia perkuliahan.
Tetapi tenang saja, di kampus UNG kendala-kendala itu dapat di atasi. Sebab mahasiswa di UNG tidak memandang status, ras, suku, agama, budaya dll. Mereka saling bahu membahu membantu setiap mahasiswa yang butuh bantuan. Buktinya pada masa pandemi COVID-19, mahasiswa yang tergabung dalam keorganisasian beserta rektor UNG kemarin membagikan sembako bagi mahasiswa dari luar daerah Gorontalo yang terkena dampak COVID-19 dan tidak dapat pulang kampung.
#tinta_biru