Keunggulan jurusan kesehatan Masyarakat Di UNG

18 September 2020 12:57:32 Dibaca : 20

   Untuk menjadi seorang Ahli Kesehatan Masyarakat, Quipperian harus menempuh Pendidikan di Jurursan Kesehatan Masyarakat. Menariknya kuliah di program studi ini adalah kamu dapat melakukan kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat terkait isu-isu dan permasalahan kesehatan terkini. Salah satunya, melalui Program Studi kesehatan masyarakat.

  3 Fakta Menarik Kuliah Jurusan Kesehatan Masyarakat1. 1. Punya peran besar menjaga kesehatan masyarakatSeiring dengan perkembangan zaman, masalah kesehatan di Indonesia semakin kompleks. Mulai dari penyakit menular seperti virus Zika dan HIV/AIDS, atau penyakit tidak menular seperti kanker paru dan penyakit jantung. Selain kedua masalah tersebut, terdapat pula penyakit-penyakit yang muncul akibat faktor risiko yang berasal dari makanan atau minuman, akibat bencana, maupun pencemaran lingkungan seperti pada film dokumenter ‘sexy killers’ yang baru saja viral di youtube. Di film tersebut ditunjukan kalau ternyata banyak masyarakat Indonesia yang memiliki masalah kesehatan akibat dampak pencemaran lingkungan, Quipperian. Ngeri banget ya!

   Ahli Kesehatan Masyarakat memiliki peran penting terhadap pemecahan masalah-masalah kesehatan tersebut, Quipperian. Sarjana Kesehatan Masyarakat berperan untuk menjaga masyarakat yang sehat agar tidak menjadi sakit dan berupaya agar masyarakat yang sehat dapat tetap terjaga kesehatannya.

   Jika Quipperian kuliah di jurusan ini, nantinya diharapkan memiliki keterampilan di bidang kesehatan sesuai dengan disiplin ilmu kesehatan masyarakat untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat khususnya di Indonesia.

 2. Perkuliahan yang menarikPendidikan bagi mahasiswa Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat IKI dilaksanakan berdasarkan kompetensi nasional, Quipperian. Seiring dengan semakin kompleksnya masalah kesehatan di Indonesia, lulusan S1 Kesehatan Masyarakat harus memiliki kompetensi yang mumpuni. Jadi, nggak cuma jago teori, namun juga bisa menggunakannya pada praktik nyata di lapangan.

  Ahli Kesehatan Masyarakat nantinya memiliki peran dalam bidang promotif dan preventif, sehingga nggak hanya mencegah agar masyarakat yang sehat tidak menjadi sakit, namun juga berupaya agar masyarakat yang masih sehat dapat tetap terjaga kesehatannya.

   Gambaran mata kuliah yang akan dipelajari di Jurusan Kesehatan Masyarakat antara lain; promosi kesehatan, epidemiologi penyakit menular dan tidak menular, sistem informasi kesehatan, dasar keselamatan dan kesehatan kerja, manajemen pelayanan kesehatan, advokasi kesehatan, dan masih banyak lagi. Menarik untuk dipelajari, bukan?

  Dalam pelaksanaan perkuliahan, mahasiswa IKI nggak hanya belajar di kelas, lho. Karena tugas utama seorang Sarjana Kesehatan Masyarakat adalah upaya preventif dan promotif, maka selama menjadi mahasiswa kamu akan dilatih berinteraksi dengan masyarakat.

   3. Prospek kerja yang luas dan beragamLulusan Kesehatan Masyarakat memiliki peluang karier yang luas, Quipperian! Jadi jangan hanya terpaku dengan Pusat Kesehatan Masyarakat (puskesmas) ya! Berbagai sektor swasta seperti industri dan organisasi memiliki prospek kerja menarik, yaitu bidang QHSE (Quality, Health, Safety and Environment) atau menjadi konsultan kesehatan seperti Global Fund TB dan HIV, Komisi Penanggulangan HIV/AIDS, dan berbagai LSM bidang kesehatan lainnya.

   Di bidang sarana kesehatan, kamu bisa menjadi administrator layanan kesehatan masyarakat atau bahkan manajer di rumah sakit, BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, dan Kepala Puskesmas. Selain itu, kamu juga bisa bekerja di Kementerian Kesehatan atau Dinas Kesehatan, Badan Narkotika Nasional, WHO (World Health Organization), atau menjadi dosen.

Berdirinya kampus UNG

18 September 2020 12:47:30 Dibaca : 18

    Universitas Negeri Gorontalo, disingkat UNG, adalah perguruan tinggi negeri di Gorontalo, Indonesia, yang berdiri pada 1 September 1963. Mulanya Universitas ini diberi nama Junior College, dan menjadi bagian dari FKIP UNSULUTENG. Tahun 1964 statusnya berubah menjadi Cabang FKIP IKIP Yogyakarta Cabang Manado, tahun 1965 bergabung dengan IKIP Manado Cabang Gorontalo.

Universitas Negeri Gorontalo Lambang Resmi Universitas Negeri GorontaloNama sebelumnyaIKIP Negeri GorontaloMotoKampus peradabanJenisPerguruan tinggi negeriDidirikan1 September 1963Lembaga indukKementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik IndonesiaRektorProf. Dr. Syamsu Qamar BaduStaf akademik667 (2014) [1]Staf administrasi555 (2014) [2]LokasiKota Gorontalo, Gorontalo, IndonesiaSitus webhttp://www.ung.ac.id   Tahun 1982 lembaga ini menjadi salah satu Fakultas dari Universitas Sam Ratulangi Manado dengan nama Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unsrat Manado di Gorontalo. Lembaga ini resmi berdiri sendiri berdasarkan Keppres RI Nomor 9 Tahun 1993 tanggal 16 Januari 1993, dengan nama Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Gorontalo.

    Tahun 2001 berdasarkan Keppres RI Nomor 19 Tahun 2001 tanggal 5 Februari 2001 status lembaga ini ditingkatkan menjadi IKIP Negeri Gorontalo dengan 5 Fakultas dan 25 Program Studi. Dan akhirnya, pada tanggal 23 Juni 2004 Presiden Megawati meresmikan menjadi Universitas Negeri Gorontalo dengan Keputusan Presiden RI Nomor 54 Tahun 2004, tanggal 23 Juni 2004.

   Universitas Negeri Gorontalo membuka pintu selebar-lebarnya bagi segala upaya pengembangan martabat manusia melalui riset-riset. Paradigma piramida terbalik yang didorong oleh Rektor Prof. Dr. Syamsu Qamar Badu, M.Pd sangat mengutamakan program-program yang bisa lebih mendorong jurusan/prodi untuk bisa lebih mandiri, kreatif dan inovatif.

   Berdasarkan hasil akreditasi institusi oleh Badan Akreditasi Perguruan Tinggi tahun 2018, mengukuhkan Universitas Negeri Gorontalo masuk sebagai jajaran Perguruan Tinggi terbaik dengan perolehan akreditasi A. Pada tahun 2017, menempatkan Universitas Negeri Gorontalo pada peringkat 50 berdasarkan peringkat 100 besar Perguruan Tinggi Indonesia Non Politeknik oleh Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) Republik Indonesia. Selain itu berdasarkan data Peringkat Universitas di Dunia versi Webometrics tahun 2018, menempatkan Universitas Negeri Gorontalo pada peringkat 154 (Asia Tenggara) dan 42 (Indonesia).[3]

Pengenalan kampus Universitas Negri Gorontalo

18 September 2020 12:37:15 Dibaca : 16

    Universitas Negeri Gorontalo (UNG) merupakan universitas yang dikembangkan atas dasar perluasan mandat (wider mandate) dari IKIP Negeri Gorontalo. Keberadaan Universitas Negeri Gorontalo dimulai dari Junior College FKIP Universitas Sulawesi Utara-Tengah (UNSULUTTENG) Manado di Gorontalo berdasarkan surat keputusan pejabat Rektor UNSULUTTENG Nomor 1313/II/E/63 tanggal 22 Juni 1963, Cabang FKIP UNSULUTTENG di Gorontalo berdasarkan Surat Keputusan Menteri PTIP nomor 67 tahun 1963 tanggal 11 Juli 1963, IKIP Manado Cabang Gorontalo berdasarkan Surat Keputusan Menteri PTIP Nomor 114 tahun 1965 tanggal 18 Juni 1965, FKIP UNSRAT Manado di Gorontalo berdasarkan Keppres nomor 70 tahun 1982 tanggal 7 September 1982, STKIP Gorontalo berdasarkan Kepres RI nomor 9 tahun 1993 tanggal 16 Januari 1993, IKIP Negeri Gorontalo berdasarkan Kepres RI nomor 19 tahun 2001 tanggal 5 Februari 2001.

     Perubahan IKIP Negeri Gorontalo menjadi Universitas Negeri Gorontalo ditetapkan dengan surat Keputusan Presiden RI nomor 54 tahun 2004 tanggal 23 Juni 2004. Hari lahir UNG ditetapkan sama dengan lahirnya cabang FKIP UNSULUTTENG di Gorontalo yaitu, tanggal 1 September 1963 sebagaimana dinyatakan dalam surat keputusan menteri PTIP nomor 67 tahun 1963 tanggal 11 Juli 1963. Dalam perjalanannya selama 50 tahun telah mengalami tujuh kali pergantian pimpinan dan enam kali perubahan nama lembaga.

 

Secara rinci nama pejabat pimpinan sejak tahun 1963 – sampai sekarang sbb :

Drs. Idris Djalali - Dekan Koordinator  IKIP Yogyakarta Cab. Manado di Gorontalo - 1963-1966Drs. Ek. M. J. Neno - Dekan Koordinator IKIP Manado Cab. Gorontalo - 1967-1969Prof. Drs. H. Thahir A. Musa - Dekan Koordinator    IKIP Manado Cab. Gorontalo - 1969-1981Prof. Drs. H. Kadir Abdussamad - Dekan FKIP Unsrat Manado di Gorontalo - 1982-1988Drs. H. Husain Jusuf, M.Pd - Dekan FKIP Unsrat Manado di Gorontalo - 1989-1992Prof. Dr. H. Nani TuloliDekan  FKIP Unsrat Manado di Gorontalo - 1992-1993Ketua STKIP Negeri Gorontalo - 1993 - 2001Pj. Rektor IKIIP Negeri Gorontalo - 2001 - 2002Prof. Dr. Ir. H. Nelson Pomalingo, M.Pd  Rektor IKIP Negeri Gorontalo - 2002-2004Rektor Universitas Negeri Gorontalo  - 2004-2010Dr. H. Syamsu Qamar Badu, M.Pd - Rektor Universitas Negeri Gorontalo - 2010 - 2019Dr. H. Eduart Wolok, ST, MT - Rektor Universitas Negeri Gorontalo - 2019 - 2023.

Kategori

  • Masih Kosong

Blogroll

  • Masih Kosong