Anatomi dan Fisiologi Sistem Kardiovaskuler

08 September 2015 19:33:58 Dibaca : 213

Sistem kardiovaskuler merupakan organ sirkulsi darah yang terdiri dari jantung, komponen darah dan pembuluh darah yang berfungsi memberikan dan mengalirkan suplai oksigen dan nutrisi keseluruh jaringan tubuh yang di perlukan dalam proses metabolisme tubuh
3. Jantung  Adalah organ meskuler berongga yang bentuknya menyerupai paramid atau jantung pisang dan merupakan pusat sirkulasi darah ke seluruh tubuh. Jantung terletak dalam rongga toraks pada bagian mediastinum.
4.  Dinding jantung berhubungan dengan sternum (rongga dada) dan kartilago kostalis setinggi kosta ke-3 sampai ke-4.  Dinding samping berhubungan dengan paru- paru dan fasies mediastinalis.  Dinding atas setinggi torakal ke-6 sampai servikal ke-2 dan berhubungan dengan aorta, pulmonalis, bronkus dekstra, serta bronkus sinistra.  Dinding belakang berhubungan dengan alat-alat mediastinum posterior, esofagus, aorta desenden,dan kolumna vertebralis.  Bagian bawah berhubungan dengan diafragma.
5. Otot jantung Otot jantung bersifat lurik sehingga dapat berkontraksi secara ritmis dan otomatis. Otot jantung hanya terdapat pada miokard (lapisan otot jantung) dan dinding pembuluh darah. Gambaran umumnya berupa serat-serat yang jalannya paralel dengan gutaran melintang, terdapat jaringan ikat halus pada endomisium, mengandung pembuluh darah kecil dan pembuluh getah bening.
6. Lapisan jantung Perikardium • Perikardium viseral (fibrosum • Perikardium parietal (serosum) Miokardium • Susunan otot atria • Susunan otot ventrikel • Susunan otot atrioventrikular Endokardium
7. Bagian-bagian jantung Basis kordis Apeks kordis
8. Ruang-ruang jantung  Atrium dekstra Muara yang terletak pada atrium kanan adalah • Vena kava superior: bermuara ke bagian atas atrium kanan. • Vena kava inferior • Sinus koronarius • Sinus atrioventrikular dekstra  Ventrikel dekstra Lapisan dinding ventrikel dekstra jauh lebih tebal dari pada atrium sinistra • Valvula trikuspidalis • Valvula pulmonalis  Atrium sinistra  Ventrikel sinistra • Valvula mitralis • Vulvalis semilunaris aorta
9. Katup Jantung  Katup Trikuspid Berada diantara atrium kanan dan ventrikel kanan. Bila katup ini terbuka, maka darah akan mengalir dari atrium kanan menuju ventrikel kanan.  Katup pulmonal Setelah katup trikuspid tertutup, darah akan mengalir dari dalam ventrikel kanan melalui trunkus pulmonalis.  Katup bikuspid Katup bikuspid atau katup mitral mengatur aliran darah dari atrium kiri menuju ventrikel kiri. Seperti katup trikuspid, katup bikuspid menutup pada saat kontraksi ventrikel. Katup bikuspid terdiri dari dua daun katup.  Katup Aorta Katup aorta terdiri dari 3 daun katup yang terdapat pada pangkal aorta. Katup ini akan membuka pada saat ventrikel kiri berkontraksi sehingga darah akan mengalir keseluruh tubuh. Sebaliknya katup akan menutup pada saat ventrikel kiri relaksasi, sehingga mencegah darah masuk kembali kedalam ventrikel kiri (Syaifuddin, 2011)
10. Peredaran darah jantung  Arteri koronaria dekstra  Arteri koronaria sinistra  Aliran vena jantung
11. Persarafan jantung Jantung dipersarafi oleh : serabut saraf simpatis Parasimpatis sistem saraf autonom
12. Fungsi umum otot jantung yaitu: Sifat ritmisitas/otomatis: secara potensial berkontraksi tanpa adanya rangsangan dari luar. Mengikuti hukum gagal atau tuntas: impuls dilepas mencapai ambang rangsang otot jantung maka seluruh jantung akan berkontraksi maksimal. Fisiologi Jantung
13. Elektrofisiologi Sel Otot jantung  Aktifitas listrik jantung merupakan akibat perubahan permeabilitas membrane sel. Seluruh proses aktifitas listrik jantung dinamakan potensial aksi yang disebabkan oleh rangsangan listrik, kimia, mekanika, dan termis.
14. Sistem Konduksi Jantung Sistem konduksi jantung meliputi:  SA node: Tumpukan jaringan neuromuscular yang kecil berada di dalam dinding atrium kanan di ujung Krista terminalis.  AV node: Susunannya sama dengan SA node berada di dalam septum atrium dekat muara sinus koronari.  Bundle atrioventrikuler: dari bundle AV berjalan ke arah depan pada tepi posterior dan tepi bawah pars membranasea septum interventrikulare.  Serabut penghubung terminal(purkinje): Anyaman yang berada pada endokardium menyebar pada kedua ventrikel.
15. Bunyi Jantung  Tahapan bunyi jantung: Bunyi pertama: lup Bunyi kedua : Dup Bunyi ketiga: lemah dan rendah 1/3 jalan diastolic individu muda Bunyi keempat: kadang-kadang dapat didengar segera sebelum bunyi pertama
16.  Pembuluh darah adalah prasarana jalan bagi aliran darah ke seluruh tubuh. Saluran darah ini merupakan sistem tertutup dan jantung sebagai pemompanya.  Fungsi pembuluh darah adalah mengangkut (transportasi) darah dari jantung ke seluruh bagian tubuh dan mengangkut kembali darah yang sudah dipakai kembali ke jantung. Fungsi ini disebut sirkulasi darah. Darah mengangkut gas-gas, zat makanan, sisa metabolisme, hormon, antibodi, dan keseimbangan elekrolit. Anatomi Pembuluh darah
17. Sirkulasi darah Aliran darah tubuh • Aliran darah koroner Ada tiga pembuluh darah utama yang mendistrubusikan darah di dalam otot jantung, yaitu: ï‚– Arteri koronaria dekstra: mengurus distribusi nutrisi dan darah otot jantung kanan depan dan belakang, serta otot jantung kiri bagian belakang bawah yang berhadapan dengan diafragma. ï‚– Arteri intraventrikuler anterior: memberikan darah untuk jantung kiri depan dan septum jantung. ï‚– Arteri sirkumfleksa sinistra: mengurus distribusi darah untuk otot jantung kiri bagian lateral dan otot jantung kiri bagian posterior. Bila terjadi sumbatan aliran darah koroner pada satu cabang akan menyebabkan iskemia di daerah tertentu yang dapat berkembang menjadi infark miokrad.
18.  Aliran darah portal Adalah aliran darah balik atau darah vena yang berasal dari usus halus, usus besar, lambung, limpa, dan hati. Aliran darah sistem portal ini mempunyai pintu keluar yaitu vena porta, menuju hati melalui arteri hepatika dan keluar melalui vena hepatika, lalu masuk ke jantung melalui vena kava inferior.
19.  Aliran darah pulmonal Aliran darah berawal dari ventrikel kanan menuju arteri pulmonalis kemudian bercabang ke paru- paru kiri, paru-paru kanan, dan ke alveoli (kapiler alveoli) yaitu tempat terjadinya difusi oksigen dan karbon dioksida. Karbon dioksida lebih banyak berdifusi dengan kapiler menuju rongga alveoli, sedangkan oksigen lebih banyak berdifusi dengan rongga alveoli menuju kapiler darah. Darah yang banyak mengandung oksigen mengalir menuju vena pulmonalis kiri dan kanan masuk ke atrium kiri terus ke ventrikel kiri dan siap dipompakan ke aliran darah sistemik.
20. Aliran darah sistemik Aliran darah sistemik berawal dari ventrikel kiri lalu masuk ke seluruh tubuh melalui aorta dan bercabang menjadi arterior kemudian menjadi kapiler dan masuk ke dalam jaringan/sel kemudian keluar menjadi kapiler vena (venolus) menjadi vena, vena kava superior bagian atas, dan vena kava inferior bagian bawah. Selanjutnya masuk ke jantung melalui vena kava.
21. Sirkulasi Arteri Arteri merupakan pembuluh darah yang keluar dari jantung yang membawa darah ke seluruh tubuh. Pembuluh darah arteri yang paling besar keluar dari ventrikel sinistra disebut aorta. Arteri mempunyai dinding yang tebal dan kuat tetapi mempunyai sifat elastis.
22. Sirkulasi darah aorta Aorta merupakan pembuluh darah arteri yang paling besar, keluar dari jantung bagian ventrikel sinistra melalui aorta asendens, membelok ke belakang melalui radiks pulmonalis sinistra turun sepanjang kolumna vetebralis dan menembus diafragma turun ke abdomen. • Aorta asendens • Arkus aorta • Aorta desendens ï‚– Aorta torakalis ï‚– Aorta abdominalis
23. Arteri sirkulasi kepala dan leher Ateri karotis eksterna Arteri karotis interna Arteri vertebralis Arteri basilaris
24. Sirkulasi arteri wajah  Arteri fasialis  Arteri temporalis superfisialis  Arteri transversa fasialis  Arteri supraorbitalis Rongga toraks  Arteri interkostalis  Arteri perikardialis  Arteri bronkialis  Arteri esofagialis  Arteri mediastinalis
25. Dinding toraks  Arteri prenikus superior  Arteri subkostalis Arteri untuk anggota gerak atas  Arteri subklavia  Arteri aksilaris  Arteri brakialis  Arteri ulnaris  Arteri radialis  Arteri arkus palmaris  Arteri arkus palmaris profundus  Arteri digitis  Arteri abdominalis
26. Arteri rongga perut Arteri seliaka Arteri splenika (lienalis) Arteri mesenterika superior Arteri renalis Spermatika ovarika Arteri mesenterika inferior Arteri marginalis
27. Arteri dinding abdomen depan dan belakang Arteri subkostalis Arteri epigastrika superior Arteri lumbalis Arteri rongga panggul Arteri illiaka interna Arteri iliaka eksterna
28. Sirkulasi darah vena Pembuluh darah vena merupakan kebalikan dari pembuluh arteri yaitu berfungsi untuk membawa darah dari alat tubuh kembali masuk ke dalam jantung. Bentuk dan susunannya hampir sama dengan arteri.  Vena yang masuk ke jantung  Vena kava superior  Vena kava inferior  Vena pulmonalis  Vena yang bermuara ke vena kava superior • Vena aurikularis posterior • Vena retro mandibularis • Vena subklavia • Vena jugularis eksterna posterior • Vena suprakapularis • Vena jugularis anterior
29. Vena kepala dan leher Vena kulit kepala • Vena troklearis dan vena supraorbitalis • Vena tempolaris superfisialis • Vena aurikularis posterior • Vena oksipitalis Vena wajah • Vena fasialis • Vena profunda fasialis • Vena transversa fasialis Vena pterigoideus Vena tonsil palatinum
30. Vena pada punggung  Pleksus venosus vertebralis eksternus  Pleksus venosus vertebralis internus  Vena yang bermuara ke vena kava inferior • Vena torasika interna  Vena dinding anterior dan lateral abdomen  Vena lambung  Vena yang mengalirkan darah ke sirkulasi portal vena gastrika sinistra dan vena gastrika dekstra langsung ke vena porta, vena gastroepiploika sinistra bermuara ke vena lienalis dan bermuara ke vena mesenterika superior.
31. Vena dinding posterior abdomen Vena mesenterika inferior Vena lienalis Vena mesenterika superior Vena porta
32.  Vena dinding pelvis • Vena iliaka eksterna • Vena iliaka interna • Vena sakralis media  Vena anggota gerak atas • Jalinan vena superfisialis • Vena sefalika • Vena basilika  Vena anggota gerak bawah • Vena superfisialis • Vena sevena magna • Vena aksesoria • Vena savena parpa • Vena poplitea • Vena femoralis • Vena obturatoria
33. Sirkulasi kapiler Kapiler adalah pembuluh darah yang sangat kecil disebut juga pembuluh rambut • Kapiler arteri • Kapiler vena
34. Merupakan suatu jalan tambahan tempat cairan dapat mengalir dari ruangan interstisial ke dalam darah. Sistem limfe berhubungan erat dengan sirkulasi darah karena mengandung cairan yang berasal dari darah dan mempunyai jaringan pembuluh limfe.
35. Fungsi sistem limfatik adalah mengembalikan cairan interstisial ke sistem kardiovaskuler sekitar 8 L/hari.
36. Fisiologi Vaskuler Sistem vaskuler memiliki peranan penting pada fisiologi kardiovaskuler karena berhubungan dengan mekanisme pemeliharaan lingkungan internal. Bagian- bagian yang berperan dalam sirkulasi:  Arteri mentranspor darah di bawah tekanan tinggi ke jaringan.  Arteriola, cabang kecil dari sistem arteri yang berfungsi sebagai kendali ketika darah yang dikeluarkan ke dalam kapiler.  Kapiler , tempat pertukaran cairan, zat makanan dan elektrolit, hormone dan bahan lainnya antara darah dan cairan interstitial.  Venula yaitu mengumpulkan darah dari kapiler secara bertahap  Vena yaitu saluran penampung pengangkut darah dari jaringan kembali ke jantung.
37.  Aliran Darah Kecepatan aliran darah ditentukan oleh perbedaan tekanan antara kedua ujung pembuluh darah. Pembuluh darah dan aliran arteri adalah:  Aliran darah dalam pembuluh darah  Tekanan darah arteri : Sistolik, diastolic, nadi, dan darah rata-rata.  Gelombang nadi.  Analisis gelombang nadi: dapat di nilai dari: frekuensi gelombang nadi, irama denyut nadi, amplitude dan ketajaman gelombang.  Factor yang mempengaruhi tekanan darah arteri.
38. Fungsi Utama Darah Adalah mengangkut Oksigen dan sumber energi ke jaringan, serta membuang karbondioksida dan produk sisa. Darah mengandung elemen penting dalam sistem imun dan pertahana, penting untuk pengatur suhu, dan mentransport hormon serta molekul pemberi sinyal antar jaringan.
39. Plasma Volume plasma terdiri dari ion-ion dalam larutan dan berbagai macam protein plasma.setelah membeku akan meninggalkan suatu cairan kekuningan yang disebut Serum.
40. Pada orang dewasa semua sel-sel darah diprduksi didalam sumsum tulang merah, walaupun pada fetus dan setelah kerusakan susum tulang pada orang dewasa, sel darah juga diproduksi dalam hati dan limpa.
41. Eritrosit Eritrosit atau sel darah merah merupakan sel terbanyak dalam darah, dengan jumlah 5,5 x 1012 /L. Hemoglobin yang terkandung didalamnya berperan dalam pengangkutan oksigen dan memiliki peran penting dalam penyangga asam basa. Darah mengandung hemoglobin sebesar 160 g/L pada pria dan 140 g/L pada wanita.
42. Leukosit fungsi leukosit adalah melindungi tubuh melawan infeksi benda asing. terdapat tiga jenis leukosit dalam darah : 1. Granulosit 2. Limfosit 3. Monosit
43. Trombosit trombosit memiliki peran kritikal dalam hemostatis. Trombosit merupakan struktur menyerupai vesikel kecil yang terbentuk dari megakariosit dalam sumsum tulang.

Kategori

  • Masih Kosong

Blogroll

  • Masih Kosong