UNG pembelajaran bahasa Indonesia

18 September 2020 22:51:51 Dibaca : 15

Pembelajaran bahasa Indonesia berbasis budaya yang berlandaskan konstruktivisme memberikan peluang yang luas kepada siswa dan guru dalam menentukan materi dan strategi pembelajarannya. Siswa dengan leluasa mengonstruksi pengetahuan yang dipelajarinya sesuai dengan kepentingan belajarnya melalui negosiasi dengan guru dan interaksi sosial dengan teman sekelasnya. Begitu pula, guru tidak lagi terikat dengan tuntutan materi dalam kurikulum melainkan hanya memandu dan memotivasi proses belajar siswa. Oleh karena terjadi interaksi sosial antara siswa-guru dan siswa-siswa, terciptalah sikap saling memberi dan menerima, toleransi, menghargai pendapat orang lain, dan sikap demokratis dalam belajar yang sesuai dengan konteks sosial budaya siswa setempat. Di situlah kecerdasan sosial siswa menjadi terasah dengan baik

Kategori

  • Masih Kosong

Blogroll

  • Masih Kosong