Pandemi dan Gorontalo
Tahun ini memasuki tahun pertama saya kuliah dan menjadi mahasiswa. Hati saya menempatkan Gorontalo sebagai kota untuk melanjutkan pendidikan,sempat berpikir barangkali ini keliru tetapi saya tetap memantapkan hati bahwa Gorontalo adalah tepat. Saya dari Makassar,Sulawesi Selatan. Banyak yang bertanya-tanya,kenapa Gorontalo? Bukan kah di Makassar banyak kampus yang lebih bagus? Unhas contohnya. Jawaban saya selalu sama 'maunya keluar kota' tentu jawaban saya sepenuhnya tidak akan sesingkat itu,itu hanya jawaban agar terhindar dari pertanyaan lain saja. Saya memilih tidak berkuliah di Makassar karena merasa saya perlu keluar dari rumah. Kenapa saya memilih Gorontalo? Karena menurut saya kota ini kaya. Kaya dalam adat dan budaya, sektor pariwisata yang saya rasa banyak sekali. Universitasnya pun tak kalah bagus dengan yang ada di Makassar,universitas negeri Gorontalo contohnya,kampus saya saat ini.
Meski dengan berat hati menerima informasi bahwa perkuliahan diadakan dari rumah akibat pandemi. Pasti awal perkuliahan akan terasa membosankan,mengingat tidak akan bertemu teman baru dan sosialisasi semakin sempit. Meskipun begitu saya harus tetap semangat,apalagi di masa seperti sekarang yang segalanya harus serba kuat,yang lemah akan kalah. Harapan saya di masa seperti ini hanyalah didekatkannya saya dari Pada hal yang menyayangi dan dijauhkannya saya dari pada hal yang menyakiti. Entah mengapa belakangan ini banyak berita yang menyayat hati. Semoga semua lekas pulih,agar yang ingin bersua akan segera berjumpa. Semoga tuhan tidak lengah dalam mengasihi. Tetap eratkan hubungan dengan Tuhan,karena saya percaya tuhan akan bersama dengan orang orang yang tak gentar
Dengan cinta,
Nadila elsayanti rahman