KATEGORI : Religion

Tiga golongan yang ditolak Allah masuk surga yaitu

1. Para pemilik gelar/titel seperti Ulama besar, Kiyai, Guru besar dllnya....mereka sempat protes ketika mereka sudah hampir dimasukkan kedalam surga...tapi oleh Allah ditolak dan dimasukkan kedalam neraka karena semasa hidup mereka beramal karena mengharapkan gelar/titel dari manusia itupun sudah didapatkan di dunia dulu

2. Para Haji/Hajjah dll....mereka protes mengapa mereka dimasukkan kedalam neraka padahal mereka sudah naik haji semua manusia manggil dia pak Haji, peciku Putih..... kata Allah semasa hidup mu kamu beramal karena Riya’... itupun sudah kau dapatkan didunia dulu.

3. Para Dermawan dll.... mereka protes mengapa mereka dimasukkan kedalam neraka padahal mereka sudah mengeluarkan darma buat kemaslahatn ummat......kata Allah semasa hidupmu kamu beramal karena minta dipuji agar disebut dermawan itupun sudah kau dapatkan didunia dulu.

#Syirik, durhaka kepada kedua orang tua, berbohong/ berdusta, adalah dosa-dosa besar#

Dari Abu Bakrah radhiyallahu’an hu, beliau berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Maukah aku kabarkan kepada kalian, dosa besar yang paling besar?” Beliau mengulanginya sampai 3 kali. Mereka -para Sahabat- menjawab, “Tentu saja wahai Rasulullah!”. Maka beliau bersabda, “Berbuat syirik kepada Allah dan durhaka kepada kedua orang tua.” Beliau pun duduk setelah sebelumnya bersandar. Lalu beliau meneruskan, “Ketahuilah, demikian pula berbicara dusta.” Beliau terus mengulanginya sampai-sampai aku berkata, “Mudah-mudahan beliau diam.” (HR. Bukhari dan Muslim)

~ Hal-hal yang mendekatkan diri ke surga dan menjauhkan dari Neraka

Dari Abu Ayyub al-Anshari radhiyallahu’an hu, beliau menceritakan bahwa suatu saat di tengah-tengah perjalanan ada seorang arab badui muncul dan bertanya kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Kabarkan kepadaku apakah yang dapat mendekatkan diriku ke surga dan menjauhkan aku dari neraka?”. Beliau pun menjawab, “Engkau beribadah kepada Allah dan tidak mempersekutukan -Nya dengan sesuatu apapun, lalu kamu mendirikan sholat, menunaikan zakat, dan menyambung silaturahim.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Bismillahirrahmaaniraahiim...

>Barangsiapa yang membaca ayat Kursi dengan khusyuk setiap kali setelah sholat fardhu, setiap pagi dan sore, setiap kali keluar masuk rumah atau hendak bepergian, insya Allah akan terpeliharalah dirinya dari godaan setan, kejahatan manusia, binatang buas yang akan membahayakan dirinya bahkan keluarga, anak-anak , harta bendanya juga akan terpelihara dengan izin Allah swt.

>Sabda beliau saw lagi; "Umatku yang membaca ayat Kursi 12 kali pada pagi jumaat, kemudian berwudhu dan shalat sunat dua rakaat, Allah memeliharanya dari kejahatan setan dan kejahatan pembesar."
Barang siapa membaca ayat Al-Kursi bila berbaring di tempat tidurnya, Allah mewakilkan 2 orang Malaikat memeliharanya hingga subuh.

>Barang siapa membaca ayat Al-Kursi di akhir setiap sembahyang Fardhu, ia akan berada dalam lindungan Allah hingga sholat yang lain.
>Barang siapa membaca ayat Al-Kursi diakhir tiap-tiap sholat Fardhu, Allah menganugerahkan dia hati-hati orang yang bersyukur perbuatan2 orang yang benar, pahala nabi2 juga Allah melimpahkan padanya rahmat.

>Menurut keterangan dari kitab "Asraarul Mufidah" barangsiapa mengamalkan membacanya setiap hari sebanyak 18 kali maka akan dibukakan dadanya dengan berbagai hikmah, dimurahkan rezekinya, dinaikkan derajatnya dan diberikannya pengaruh sehingga semua orang akan menghormatinya serta terpelihara ia dari segala bencana dengan ijin Allah.

>Syeikh Abu Abbas ada menjelaskan, siapa yang membacanya sebanyak 50 kali lalu ditiupkannya pada air hujan kemudian diminumnya, Insya-Allah, Allah akan mencerdaskan akal pikirannya serta memudahkannya menerima ilmu pengetahuan.

>Rasullullah s.a.w. bersabda: "Barang siapa pulang ke rumahnya serta membaca ayat Kursi, Allah hilangkan segala kefakiran di depan matanya.

>Orang yang selalu membaca ayat Kursi dicintai dan dipelihara Allah sebagaimana DIA memelihara Nabi Muhammad saw.
>Mereka yang beramal dengan bacaan ayat Kursi akan mendapat pertolongan serta perlindungan Allah dari gangguan serta hasutan setan.
>Praktisi ayat Kursi juga, dengan izin Allah, akan terhindar dari invasi pencuri. Ayat Kursi menjadi benteng yang kuat menyekat pencuri untuk memasuki rumah.
>Mengamalkan bacaan ayat Kursi juga akan memberikan keamanan ketika dalam perjalanannya.
>Ayat Kursi yang dibaca dengan penuh khusyuk, insya-Allah akan menyebabkan syaitan dan jin terbakar.
>Jika Anda pindah ke rumah baru maka pada malam pertama anda menduduki rumah itu sebaiknya anda membaca ayat Kursi 100 kali, insya-Allah mudah-mudahan Anda sekeluarga terhindar dari gangguan lahir dan batin.

>Barang siapa membaca ayat Al-Kursi di akhir tiap sholat, tidak menegah akan dia dari masuk surga kecuali maut, dan barang siapa membacanya ketika hendak tidur, Allah memelihara akan dia ke atas rumahnya, rumah tetangganya & ahli rumah2 di sekitarnya.

>Barang siapa membaca ayat Al-Kursi sebelum keluar rumahnya, maka Allah mengutus 70.000 Malaikat kepadanya, mereka semua memohon ampunan dan mendoakan baginya.
>Barang siapa membaca ayat Al-Kursi di akhir sembahyang Allah azza wajalla akan mengendalikan pengambilan rohnya dan ia adalah seperti orang yang berperang bersama Nabi Allah sehingga mati syahid.
>Dari Abdullah bin 'Amr ra :Barang siapa yang membaca ayat al-Kursi ketika dalam kesempitan niscaya Allah berkenan memberi pertolongan kepadanya

By : Mutiara Islami

Lintas Jum'at_"IBU"

08 March 2013 11:05:01 Dibaca : 38

Harapan seorang IBU kepada anak-anaknya itu sangatlah sederhana.

IBU tak akan pernah minta balasan.
IBU tak akan pernah minta harta kekayaan.
IBU tak akan pernah minta dibelikan sesuatu yang mewah.

Cukup tidak menyakiti hati IBU dan menjadi anak Sholeh dan Sholehah.
Itulah sebenar-benarnya harapan seorang IBU.

Pertanyaannya..
Sudahkah kita menjadi seorang anak seperti harapan IBU..????

 

10 HAL YANG MEMBUAT DOA TIDAK DIKABULKAN:

1. Kalian telah mengenal Allah, tetapi tidak menunaikan hak-haknya.
2. Kalian telah membaca Al-Qur’an, tetapi tidak mengamalkan isinya.
3. Kalian mengaku cinta kepada Rasulullah, tetapi meninggalkan sunnahnya.
4. Kalian mengaku benci kepada syaitan, tetapi tetap memenuhi ajakannya.
5. Kalian mengaku ingin masuk surga, tetapi tidak memenuhi syarat-syaratnya.
6. Kalian menginginkan selamat dari api neraka, tetapi kalian menjerumuskan diri kepadanya.
7. Kalian menyakini kematian merupakan suatu kepastian, tetapi tidak pernah mempersiapkan diri menghadapinya.
8. Kalian sibuk mengurusi aib orang lain, tetapi mengabaikan aib sendiri.
9. Setiap waktu kalian menguburkan orang yang wafat, tetapi setiap itu pula kalian tak pernah mengambil pelajaran daripadanya.
10. Kalian telah menikmati kurniaan Allah, tetapi kalian tidak pernah mensyukurinya.