harga jagung naik di gorontalo

18 September 2012 11:20:31 Dibaca : 181

Meskipun belum ada penetapan dari Pemerintah Provinsi Gorontalo terhadap harga dasar jagung, sejak beberapa hari terakhir ini harga komoditas tersebut mulai mengalami kenaikkan di pasaran. Aluwi, salah seorang petani jagung di Kabupaten Gorontalo, Kamis (16/2), mengatakan, beberapa waktu lalu harga jagung hanya berkisar antara Rp1.900 hingga Rp2.000 per kilogram. Namun saat ini mengalami kenaikkan menjadi Rp2.150 hingga Rp2.200 per kg.

Dia menjelaskan, biasanya jika musim panen berhasil, harga jagung turun. Namun untuk kali ini justru berbalik. Ini kemungkinan besar disebabkan panen di daerah Jawa banyak yang gagal akibat banjir. "Musim panen jagung kali ini di sejumlah daerah di Provinsi Gorontalo, dapat dikatakan berhasil dengan baik," Kata Aluwi. Firman, salah seorang Ketua kelompok Tani di Kabupaten Bone Bolango mengatakan, hasil panen para petani mengalami kenaikan. Sebab, masa tanam saat itu berbarengan dengan musim hujan. Namun tidak menyebutkan secara rinci kenaikkan hasil panen tersebut. "Musim tanam kali ini, areal pertanian milik petani tidak mengalami gangguan alam seperti banjir dan kemarau," kata Firman.

Dia menjelaskan, meskipun hasil panen meningkat dan harga naik, pemerintah tetap harus mengeluarkan patokan harga. Sebab, tidak menutupkan kemungkinan harga akan turun. "Jika ada patokan resmi dari pemerintah daerah tentang harga jagung, maka jika komoditi tersebut harganya turun, tidak terpengaruh pada petani," kata Firman.

Para petani juga mengharapkan, agar Pemerintah Provinsi Gorontalo di bawah kepemipinan Gubernur yang baru, untuk tetap mempertahankan komoditi jagung sebagai program unggulan.(Ant/BEY)

Lambang Provinsi Gorontalo

18 September 2012 11:18:44 Dibaca : 197
1.   

Lambang Daerah Provinsi Gorontalo pada bagian luar berbentuk atau jantung yang memberi makna kesetiaan sebagai pelindung kehidupan rakyat Gorontalo.

 

2.  

Lambang Daerah Provinsi Gorontalo pada bagian dalam berbentuk bulat lonjong atau bulat telur yang memberi makna adanya gaga san, ide atau cita cita yang indah, yang kelak menetas menjadi se suatu kesejahteraan hidup rakyat Gorontalo.

 

3.  

Lambang Daerah Provinsi Gorontalo dengan bentuk dalam yang menampakkan keserasian formasi gambar yang terdiri dari warna putih di tengah dan diikuti oleh posisi padi bintang, kapas rantai memberi makna adanya keteraturan adat, agama, hukum dalam semua pola kehidupan masyarakat.

 

4.  

Lambang Daerah Provinsi Gorontalo dapat dibuat dalam berbagai ukuran sehingga dapat disesuaikan dengan kebutuhan dimana lambang tersebut ditempatkan.

 

5.   Lambang Daerah Provinsi Gorontalo memiliki nuansa Global :
   
  1. Warna biru keunguan adalah warna yang memberi makna tenang, setia dan selalu ingin mempertahankan kebenaran dan harapan masa depan yang cerah.
  2. Model pohon kelapa yang melengkung memberi makna gerak inamis dan tidak diam tetapi selalu berbuat untuk masa de pan.
  3. Sayap maleo yang mengembang memberi makna dinamika siap untuk tinggal landas dan siap bersaing.
  4. Buku yang terbuka melambangkan keinginan masyarakat untuk untuk siap meraih prestasi dalam Ilmu Pengetahuan dan Tek nologi serta Iman dan Taqwa secara terus menerus.
  5. Bintang mengandung makna global jika dikaitkan dengan cita cita yang tinggi yaitu "Gantungkan cita cita setinggi bintang di langit"
  6. Pita mempunyai makna keinginan masyrakat Gorontalo untuk menyerap, merekam dan memiliki ilmu pengetahuan dan tek nologi.

 

6.

 

 

Lambang Daerah Gorontalo memiliki nuansa Nasional :

   
  1. Padi dan Kapas yang mengandung makna kemakmuran dan kesejahteraan seperti pada Pancasila.
  2. Rantaimempunyaimaknaadanyapengakuanpersatuandan kesatuan dalamkerangkaBhinekaTunggalIka.

 

7.

 

 

Lambang daerah Gorontalo memiliki nuansa Lokal :

   
  1. Bintang adalah lambang keagamaan, sehingga selaras dengan filosofi “Adat bersendikan syara, syara bersendikan Kitabullah“.
  2. Benteng.
  3. Rantai mempunyai makna adanya pengakuan persatuan dan kesatuan dalam kerangka Bhineka Tunggal Ika.

 

8.

 
 
Pemaknaan warna dan simbol simbol lainnya dalam lambang
   
    1. Simbol rantai yang memberi makna pada peristiwa patriotik

. Rantai yang berjumlah 23 butir melambangkan tanggal 23 Januari

. Kapas yang berjumlah 19 buah dan padi berjumlah 42 butir melambangkan tahun 1942

    1. Sayap maleo yang berjumlah 16 helai melambangkan lahirnya Provinsi Gorontalo pada tanggal 16 Februari 2000
    2. Warna :

. Hijau mempunyai makna kesuburan

. Kuning Mempunyai makna keagungan dan Kemuliaan

. Putih bermakna Kesucian dan Keluhuran

. Merah mempunyai makna keberanian dan perjuangan

 

Anggota TNI Blokir Jalan, Gorontalo Mencekam

17 September 2012 21:26:29 Dibaca : 391

Pasca-tewasnya anggota Kostrad yang tertembak saat bentrok anggota TNI dan Polri pada Ahad (22/4), sejumlah aparat TNI melakukan pemblokiran jalan utama yang menghubungkan Kota Gorontalo dan Kabupaten Gorontalo, Kamis (26/4).

Hal tersebut dilakukan setelah mengantar jenazah Prada Firman, anggota Kostrad yang tewas tersebut. Pemblokiran dilakukan di depan markas Batalyon 713 dengan cara memarkir dua truk TNI secara melintang di tengah jalan.

Seluruh kendaraan pun dilarang melintas. Tidak jelas apa tujuan pemblokiran ini. Bahkan para wartawan dilarang mengambil gambar. Situasi ini membuat warga sekitar panik dan memilih bersembunyi di dalam rumah. Suasana Kabupaten Gorontalo semakin mencekam.

Sementara itu, di markas Polda Gorontalo yang hanya berjarak satu kilometer dari titik pemblokiran, ratusan polisi tampak siaga. Mereka, dengan senjata lengkap, tampak berjaga-jaga menghadapi kemungkinan terburuk pasca-tewasnya Prada Firman. (YUS)

PACARAN

17 September 2012 21:17:50 Dibaca : 188

Dalam pergaulan muda-mudi,perpaduan hati itu sering dicrminkan melalui tradisi pacaran. Di Indonesia tradisi ini sering diartikan dengan tejadinya hubungan batin yang menyebabkan saling mencintai dan menyayangi antara dua insan berlainan jenis. Biasanya pacaran ini berlanjut sampai pertunangan bahkan sampai pada perkawinan. Jika pengertian ini diikuti maka ada dua hal yang di pandang positif dari kegiatan berpacaran itu.

PERTAMA,terjadinya hubungan saling mengasihi dan mencintai antara kedua belah pihak yang berpacaran. Sikap ini amat terpuji dan merupakan cermin dari kualitas seseorang. Keihklasan dan ketulusan memperbaiki kesalahan dan kekurangan temannya dalam kesesatan dan dia mampu mencegahnya tetapi tidak dilaksanakan,maka ia turut menanggung dosa yang ditanggung oleh sipelakunya.

KEDUA,adanya perintah agar hati-hati dalam memilih calon pasanagan hidup sebelum akad perkawinan terlanjur dilaksanakan. Hal ini dalam kontek fiqih islam disebut dengan kithbah (peninangan). Tujuannya adalah untuk saling mengenal antara keduanya sehingga tidak ada penyesalan dikemudian. Dan dari sini keduanya dapat mengambil sikap tegas apakah pacaran itu akan dilanjutkan ke jenjang perkawinan atau tidak.

Dari kedua makna positif yang dipahami dari kegiatan pacaran itu menunjukan bahwa pacaran merupakan kegiatan yang baik dan mendapat pujian dari agama dan perlu dilestarikan serta diarahkan kepada jalan yang lebih positif lagi.

 

Indahnya Cinta Sehidup Semati

17 September 2012 21:16:56 Dibaca : 182

Slogan “CINTA SEHIDUP SEMATI” banyak didendangkan,namun realitanya sungguh jauh dari kenyataan. Tak kala orang yang kita cintai itu telah mati,maka riwayat kasih sayang kita pun telah berakhir. Padahal,meraka yanag di alam sana siap bergelut dengan siksa,dan selalu menanti-nanti curahan kasih saying kita.