KATEGORI : terbaru muji

Keutamaan Shalat Dhuha

21 July 2013 23:58:28 Dibaca : 266

Keutamaan Shalat Dhuha

Keutamaan shalat dhuha memang perlu kita semua ketahui, agar kita lebih mantab dalam melaksanakannya. Waktu terus berlalu, tak terasa jam telah menunjukkan pukul 10.00. Ada waktu jeda cukup lama untuk rehat. Minimal ketika kita sudah berusaha melakukan mekanisme coping, tetap saja rehat menjadi kebutuhan diri yang tak terelakkan untuk mendukungnya. Sang pencipta mengetahui hal ini. Maka Dia memberi kita sarana untuk merecharge semangat: dengan melakukan shalat dhuha, karena terdapat keutamaan shalat dhuha.

Jika memang kelonggaran terdapat di awal dan kawatir tidak ada waktu terluang setelahnya, rehat bisa dilakukan di awal kegiatan. Hanya saja idealnya kita memiliki jadwal khusus untuk rehat itu, yakni di waktu utama pengerjaannya. Nah hal ini sangat berkaitan nantinya dengan keutamaan shalat dhuha.

Namun ketika amanah, tanggugjawab dan kesibukan menjadi rutinitas harian, tidak mengapa kita mengambil jeda semampu kita. Istirahat ketika pergantian mata kuliah, atau jeda di kantor, manfaatkan! Akhirat menanti. Di bawah ini merupakan dalil yang berkaitan dengan keutamaan shalat dhuha.

Dalil keutamaan shalat dhuha

Abu Dzar ra meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Setiap tulang dan persendian badan dari kamu ada sedekahnya; setiap tasbih adalah sedekah, setiap tahmid adalah sedekah, setiap tahlil adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, setiap amar makruf adalah sedekah, dan setiap nahi munkar adalah sedekah. Maka yang dapat mencukupi hal itu adalah dua rakaat yang dilakukannya dari shalat dhuha."

Satu lagi dalil tentang keutamaan shalat dhuha:
Abu Hurairah ra berkata, "Kekasihku, Muhammad SAW berwasiat kepadaku agar melakukan tiga hal: berpuasa tiga hari pada setiap bulan (Hijriah, yaitu puasa putih atau Bidl, tanggal 13, 14, 15), dua rakaat shalat dhuha, dan agar aku melakukan shalat witir dulu sebelum tidur." (HR Bukhari Muslim)

Keutamaan shalat Dhuha dari segi waktu

Waktu shalat dhuha terhitung panjang, mulai dari sesudah waktu haram hingga sesudah waktu haram. Maksudnya ialah waktu haram yang pertama adalah terbitnya matahari, sedangkan waktu haram yan kedua ialah saat matahari tepat di tengah hari, dan garis peredarannya. Kenapa diharamkan? Agar tidak seperti menyembah matahari. Kita diajarkan menjadi orang yang berkepribadian, tidak asal mengikuti. Cukup Rasulullah sebagai panutan. Tak terkecuali dianut mengenai waktu keutamaan shalat dhuha.

Sabda Rasulullah SAW, "Barangsiapa yang menunjukkan kepada kebaikan, ia berhak memperoleh pahala sebagaimana pahala orang yang meloakukannya." (HR Muslim). Begitu dahsyatnya keutamaan shalat dhuha.

Rasulullah SAW bersabda, "Demi Allah, jika Allah memberi petunjuk kepada satu orang kerenamu, itu lebih baik bagimu daripada unta merah." (HR Muslim). Ini merupakan hadits keutamaan shalat dhuha.

Di masa Rasul, unta merah begitu prestisius. Pada masa sekarang bisa disamakan seperti mobil mewah. Untuk mendapat pahala sedemikian dahsyat dari keutamaan shalat dhuha, minimal kepribadian kita harus islami terlebih dahulu. Mari mengintrospeksi: sampai di sini amalan mana yang belum kita resapi. Bukti ilmiah keutamaan shalat dhuha dan dalil pendukung juga sudah.Insyaallah jika ikhlas kita kedepannya akan beroleh manfaat dari keutamaan shalat dhuha.

Tentu ketika waktu yang disediakan longgar, ada waktu utamanya. Waktu itu, dalam redaksional hadits, sering digambarkan sebagai anak unta bangkit dari tempat diamnya karena mulai kepanasan atau kehausan. Saat terik matahari mulai menyengat, pasir mulai panas, sehingga panasnya dirasakan oleh kaki-kaki anak unta. Ini menunjukkan waktu utama shalat dhuha akan diakhirkan. Jika merunut kondisi di Indonesia berarti sekitar pukul 10-11, atau lebih dari itu asal berhati-hati terhadap waktu haram yang mulai muncul.

Zain bin Arqam ra melihat orang-orang shalat dhuha, maka ia berkata: Ingatlah, sesungguhnya mereka telah mengetahui bahwa shalat dhuha di saat ini lebih utama, karena sesungguhnya Rasulullah bersabda, "Shalat dhuha itu shalat orang yang kembali kepada Allah, setelah orang-orang mulai lupa dan sibuk bekerja, yaitu pada waktu anak-anak unta bangun karena mulai panas tempat berbaringnya." (HR Muslim). Ini dalil pendukung lagi terhadap keutamaan shalat dhuha.

Hikmah Ujian Allah

21 July 2013 23:57:36 Dibaca : 241

Hikmah Ujian Allah

Dalam QS Al Baqarah: 233 Allah berfirman, “Seseorang tidak dibebani lebih dari kesannggupannya.”

Dalam QS Al Baqarah: 286 Allah berfirman, “Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya.”

Dalam QS Al An’am: 152 Allah berfirman, “Kami tidak membebani seseorang melainkan menurut kesanggupannya.”

Dalam QS Al A’raf: 42 Allah berfirman, “Kami tidak akan membebani seseorang melainkan menurut kesanggupannya.”

Dalam QS Al Mu’minun: 62 Allah berfirman , “Dan Kami tidak membebani seseorang melainkan menurut kesanggupannya.”

Dalam QS At Talaq: 62 Allah berfirman , “Allah tidak membebani seseorang melainkan (sesuai) dengan apa yang diberikan Allah kepadanya.”

Dari banyak ayat Al Qur’an tersebut di atas, sudah sepatutnya saya sebagai seorang hambaNya senantiasa berprasangka baik kepada Allah. Ketika baru saja sehari yang lalu motor saya ganti gir sampai rantainya, maka baru saja tadi sore kecelakaan hingga motor saya lumayan rusak lagi. Masuk bengkel pertama tadi sebenarnya sudah lumayan menguras kantong saya yang sebagai seorang mahasiswa. Apalagi saya alhamdulillah sudah lepas dari kiriman uang orang tua. Masuk bengkel karena kecelakaan tadi semakin menguras kantong ciut saya.

Ceritanya begini, tadi sore saya baru pulang dengan tergesa-gesa dari kampus dalam keadaan hujan. Namanya sedang tergesa-gesa apapun jadi kurang dipikir masak-masak, kurang hati-hati di jalan. Ketika saya sedang mengendarai motor saya tiba-tiba ada orang nyebrang jalan yang nampak tergesa-gesa pula seperti saya. Dengan jarak yang dekat spontan saya tidak bisa mengendalikan motor saya untuk direm. BrakkkK!!! Motor saya persis menabrak bagian samping motor orang itu. Namun alhamdulillah saya langsung ambil posisi jatuh dengan aman sehingga tidah segores lecet pun menghias di tubuh saya. Kurang tahu dengan keadaan orang yang saya tabrak, hujan sangat deras dia pun langsung pergi entah kemana.

Dengan susah payah akhirnya saya dirikan lagi motor saya, dan GREKKK!! Ternyata poros depannya rusak tidak bisa gerak. Bannya pun sobek agak lebar. Kaca spion motor saya oleng memutar. Susah payah saya tuntun ke bengkel kurang lebih 15 menit.

Dengan agak parahnya kerusakan pada motor saya diprediksi akan menyedot biaya yang lumayan banyak juga bagi saya.

Namun di balik semua itu saya mencoba mengambil pelajaran, hikmah yang penting untuk pribadi saya. Bahwa tergesa-gesa itu tidaklah baik bagaimanapun keadaannya. Hati-hati itu yang utama. Dan yang pasti Allah memberikan ujian ini bagi saya sebagai hambaNya karena Allah sayang pada hambaNya. Barangkali juga saya kurang dalam menginfakkan harta di jalan Allah

Kata-Kata Imam Al Ghazali II

21 July 2013 23:56:34 Dibaca : 225

 

Kata-kata Imam Al Ghazali
Ibadah dan pengetahuan sambil makan haram adalah seperti konstruksi pada kotoran. (Imam Al Ghazali)

Kata-kata Imam Al Ghazali

Belum pernah saya berurusan dengan sesuatu yang lebih sulit daripada jiwa saya sendiri, yang kadang-kadang membantu saya dan kadang-kadang menentang saya.
(Imam Al Ghazali)

Kata-kata Imam Al Ghazali

Barangsiapa yang memilih harta dan anak – anaknya daripada apa yang ada di sisi Allah, niscaya ia rugi dan tertipu dengan kerugian yang amat besar. (Imam Al Ghazali)

Kata-kata Imam Al Ghazali

Barangsiapa yang menghabiskan waktu berjam – jam lamanya untuk mengumpulkan harta kerana ditakutkan miskin, maka dialah sebenarnya orang yang miskin. (Imam Al Ghazali)

Kata-kata Imam Al Ghazali

Barangsiapa yang meyombongkan diri kepada salah seorang daripada hamba – hamba Allah, sesungguhnya ia telah bertengkar dengan Allah pada haknya. (Imam Al Ghazali)

Kata-kata Imam Al Ghazali

Berani adalah sifat mulia kerana berada di antara pengecut dan membuta tuli. (Imam Al Ghazali)

Kata-kata Imam Al Ghazali

Pemurah itu juga suatu kemuliaan kerana berada di antara bakhil dan boros. (Imam Al Ghazali)

Kata-kata Imam Al Ghazali

Bersungguh – sungguhlah engkau dalam menuntut ilmu, jauhilah kemalasan dan kebosanan kerana jika tidak demikian engkau akan berada dalam bahaya kesesatan. (Imam Al Ghazali)

Kata-kata Imam Al Ghazali

Cinta merupakan sumber kebahagiaan dan cinta terhadap Allah harus dipelihara dan dipupuk, suburkan dengan shalat serta ibadah yang lainnya. (Imam Al Ghazali)

Kata-kata Imam Al Ghazali

Ciri yang membedakan manusia dan hewan adalah ilmu. Manusia adalah manusia mulia yang mana ia menjadi mulia kerana ilmu, tanpa ilmu mustahil ada kekuatan. (Imam Al Ghazali)

Kata-kata Imam Al Ghazali

Hadapi kawan atau musuhmu itu dengan wajah yang menunjukkan kegembiraan, kerelaan penuh kesopanan dan ketenangan. Jangan menampakkan sikap angkuh dan sombong. (Imam Al Ghazali)

Kata-kata Imam Al Ghazali

Ilmu itu kehidupan hati daripada kebutaan, sinar penglihatan daripada kezaliman dan tenaga badan daripada kelemahan. (Imam Al Ghazali)

Kata-kata Imam Al Ghazali

Yang paling besar di bumi ini bukan gunung dan lautan, melainkan hawa nafsu yang jika gagal dikendalikan maka kita akan menjadi penghuni neraka. (Imam Al Ghazali)

Kata-kata Imam Al Ghazali

Kita tidak akan sanggup mengekang amarah dan hawa nafsu secara keseluruhan hingga tidak meninggalkan bekas apapun dalam diri kita. Namun jika mencoba untuk mengendalikan keduanya dengan cara latihan dan kesungguhan yang kuat, tentu kita akan bisa. (Imam Al Ghazali)

Kata-kata Imam Al Ghazali

Sifat utama pemimpin ialah beradab dan mulia hati. (Imam Al Ghazali)

Kata-kata Imam Al Ghazali

Kebahagiaan terletak pada kemenangan memerangi hawa nafsu dan menahan kehendak yang berlebih-lebihan. (Imam Al Ghazali)

Kata-kata Imam Al Ghazali

Kalau besar yang dituntut dan mulia yang dicari,maka payah melaluinya, panjang jalannya dan banyak rintangannya. (Imam Al Ghazali)

Kata-kata Imam Al Ghazali

Jadikan kematian itu hanya pada badan kerana tempat tinggalmu ialah liang kubur dan penghuni kubur sentiasa menanti kedatanganmu setiap masa. (Imam Al Ghazali)

Kata-kata Imam Al Ghazali

Pelajari ilmu syariat untuk menunaikan segala perintah Allah SWT dan juga ilmu akhirat yang dapat menjamin keselamatanmu di akhirat nanti. (Imam Al Ghazali)

Kata-kata Imam Al Ghazali

Menuntut ilmu adalah taqwa. Menyampaikan ilmu adalah ibadah. Mengulang-ulang ilmu adalah zikir. Mencari ilmu adalah jihad. (Imam Al Ghazali)

Kata-kata Imam Al Ghazali

Kecintaan kepada Allah melingkupi hati, kecintaan ini membimbing hati dan bahkan merambah ke segala hal. (Imam Al Ghazali)

 

Kata-Kata Imam Al Ghazali I

21 July 2013 23:55:01 Dibaca : 244

Kata-kata Imam Al Ghazali
Ibadah dan pengetahuan sambil makan haram adalah seperti konstruksi pada kotoran. (Imam Al Ghazali)

Kata-kata Imam Al Ghazali

Belum pernah saya berurusan dengan sesuatu yang lebih sulit daripada jiwa saya sendiri, yang kadang-kadang membantu saya dan kadang-kadang menentang saya.
(Imam Al Ghazali)

Kata-kata Imam Al Ghazali

Barangsiapa yang memilih harta dan anak – anaknya daripada apa yang ada di sisi Allah, niscaya ia rugi dan tertipu dengan kerugian yang amat besar. (Imam Al Ghazali)

Kata-kata Imam Al Ghazali

Barangsiapa yang menghabiskan waktu berjam – jam lamanya untuk mengumpulkan harta kerana ditakutkan miskin, maka dialah sebenarnya orang yang miskin. (Imam Al Ghazali)

Kata-kata Imam Al Ghazali

Barangsiapa yang meyombongkan diri kepada salah seorang daripada hamba – hamba Allah, sesungguhnya ia telah bertengkar dengan Allah pada haknya. (Imam Al Ghazali)

Kata-kata Imam Al Ghazali

Berani adalah sifat mulia kerana berada di antara pengecut dan membuta tuli. (Imam Al Ghazali)

Kata-kata Imam Al Ghazali

Pemurah itu juga suatu kemuliaan kerana berada di antara bakhil dan boros. (Imam Al Ghazali)

Kata-kata Imam Al Ghazali

Bersungguh – sungguhlah engkau dalam menuntut ilmu, jauhilah kemalasan dan kebosanan kerana jika tidak demikian engkau akan berada dalam bahaya kesesatan. (Imam Al Ghazali)

Kata-kata Imam Al Ghazali

Cinta merupakan sumber kebahagiaan dan cinta terhadap Allah harus dipelihara dan dipupuk, suburkan dengan shalat serta ibadah yang lainnya. (Imam Al Ghazali)

Kata-kata Imam Al Ghazali

Ciri yang membedakan manusia dan hewan adalah ilmu. Manusia adalah manusia mulia yang mana ia menjadi mulia kerana ilmu, tanpa ilmu mustahil ada kekuatan. (Imam Al Ghazali)

Kata-kata Imam Al Ghazali

Hadapi kawan atau musuhmu itu dengan wajah yang menunjukkan kegembiraan, kerelaan penuh kesopanan dan ketenangan. Jangan menampakkan sikap angkuh dan sombong. (Imam Al Ghazali)

Kata-kata Imam Al Ghazali

Ilmu itu kehidupan hati daripada kebutaan, sinar penglihatan daripada kezaliman dan tenaga badan daripada kelemahan. (Imam Al Ghazali)

Kata-kata Imam Al Ghazali

Yang paling besar di bumi ini bukan gunung dan lautan, melainkan hawa nafsu yang jika gagal dikendalikan maka kita akan menjadi penghuni neraka. (Imam Al Ghazali)

Kata-kata Imam Al Ghazali

Kita tidak akan sanggup mengekang amarah dan hawa nafsu secara keseluruhan hingga tidak meninggalkan bekas apapun dalam diri kita. Namun jika mencoba untuk mengendalikan keduanya dengan cara latihan dan kesungguhan yang kuat, tentu kita akan bisa. (Imam Al Ghazali)

Kata-kata Imam Al Ghazali

Sifat utama pemimpin ialah beradab dan mulia hati. (Imam Al Ghazali)

Kata-kata Imam Al Ghazali

Kebahagiaan terletak pada kemenangan memerangi hawa nafsu dan menahan kehendak yang berlebih-lebihan. (Imam Al Ghazali)

Kata-kata Imam Al Ghazali

Kalau besar yang dituntut dan mulia yang dicari,maka payah melaluinya, panjang jalannya dan banyak rintangannya. (Imam Al Ghazali)

Kata-kata Imam Al Ghazali

Jadikan kematian itu hanya pada badan kerana tempat tinggalmu ialah liang kubur dan penghuni kubur sentiasa menanti kedatanganmu setiap masa. (Imam Al Ghazali)

Kata-kata Imam Al Ghazali

Pelajari ilmu syariat untuk menunaikan segala perintah Allah SWT dan juga ilmu akhirat yang dapat menjamin keselamatanmu di akhirat nanti. (Imam Al Ghazali)

Kata-kata Imam Al Ghazali

Menuntut ilmu adalah taqwa. Menyampaikan ilmu adalah ibadah. Mengulang-ulang ilmu adalah zikir. Mencari ilmu adalah jihad. (Imam Al Ghazali)

Kata-kata Imam Al Ghazali

Kecintaan kepada Allah melingkupi hati, kecintaan ini membimbing hati dan bahkan merambah ke segala hal. (Imam Al Ghazali)

 

Kata Mutiara Ali bin Abi Thalib

21 July 2013 23:54:00 Dibaca : 214

Kata mutiara Ali bin Abi Thalib
Setiap orang yang sedang disusul oleh kematian meminta lebih banyak waktu.
Sementara semua orang yang masih memiliki waktu membuat alasan untuk menunda-nunda. (Ali bin Abi Thalib)

Kata mutiara Ali bin Abi Thalib

Pengetahuan adalah teman saya, adalah dengan aku kemanapun aku pergi. Hatiku adalah wadah, bukan rak buku.(Ali bin Abi Thalib)

Kata mutiara Ali bin Abi Thalib

'Ilm (pengetahuan) tanpa' aql (kecerdasan) adalah seperti memiliki sepatu tanpa kaki. Dan 'Aql tanpa' ilm adalah seperti memiliki kaki tanpa sepatu. (Ali bin Abi Thalib)

Kata mutiara Ali bin Abi Thalib

Teman sejati Anda adalah orang yang berpartisipasi dalam usaha Anda dan demi keuntungan Anda, dan siap untuk menderita kerugian. (Ali bin Abi Thalib)

Kata mutiara Ali bin Abi Thalib

Kemarahan dimulai dengan kegilaan dan berakhir dengan penyesalan. (Ali bin Abi Thalib)

Kata mutiara Ali bin Abi Thalib

Seorang teman tidak bisa dianggap teman sampai ia diuji dalam tiga kesempatan; di saat membutuhkan, di belakang Anda, dan setelah kematian Anda. (Ali bin Abi Thalib)

Kata mutiara Ali bin Abi Thalib

Kemurahan hati Allah terhubung ke rasa syukur, dan syukur adalah terkait dengan peningkatan kemurahan-Nya. Kemurahan hati Allah tidak akan berhenti meningkatkan kecuali rasa terima kasih dari hamba berhenti. (Ali bin Abi Thalib)

Kata mutiara Ali bin Abi Thalib

Orang yang berpikir dan mengembangkan mencerminkan pandangan ke depan dan Visi. (Ali bin Abi Thalib)

Kata mutiara Ali bin Abi Thalib

Apakah aku tidak memberitahu Anda siapa Faqeeh sebenarnya? Dia adalah salah satu yang tidak membuat orang putus asa rahmat Allah, namun ia tidak memberikan mereka konsesi untuk tidak mematuhi Allah. Dia tidak membuat mereka merasa aman dari rencana Allah dan dia tidak meninggalkan Al-Qur'an. (Ali bin Abi Thalib)

Kata mutiara Ali bin Abi Thalib

Di antara perbuatan, ada empat yang paling sulit untuk menghiasi diri dengan: 1) Pengampunan ketika marah; 2) Kedermawanan di masa sulit; 3) Kesucian saat sendirian; Dan 4) Berbicara kebenaran dengan salah satu yang ketakutan itu. (Ali bin Abi Thalib)

Kata mutiara Ali bin Abi Thalib

Diam adalah jawaban terbaik untuk orang bodoh

Kerendahan hati adalah hasil dari pengetahuan.

Forgivness adalah mahkota kebesaran.

Untuk membantu salah untuk menindas kanan.

Persahabatan tidak mungkin dengan seorang pembohong.

Permusuhan adalah pendudukan bodoh.

Kebanggaan blok kemajuan dan kebesaran kerusakan.

Menawarkan masalah dari pikiran kecil.

Tidak ada yang lebih dihormati daripada orang saleh.

Lidah Anda berbicara tahu apa itu terbiasa.

Perilaku seseorang adalah indeks ke pikiran seseorang. (Ali bin Abi Thalib)

Kata mutiara Ali bin Abi Thalib

Kesabaran (Al-Sabar) menuju kepercayaan (Al-Iman) adalah seperti kepala ke seluruh tubuh: jika kepala terputus, maka tubuh akan membusuk. Dan orang yang memiliki kesabaran, memiliki iman.(Ali bin Abi Thalib)