3 Fakultas Favorit yang Sering diperebutkan Calon Mahasiswa Baru Universitas Negeri Gorontalo
1. Fakultas Ilmu Kesehatan dan Keolahragaan (FIKK)Fakultas Ilmu Kesehatan dan Keolahragaan atau FIKK ini adalah fakultas termuda di Universitas Negeri Gorontalo. Walaupun masih muda, peminatnya banyak lho.
Mahasiswa Fakultas IKK tersebar di lima program studi (prodi) yaitu Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan, Pendidikan Kepelatihan Olahraga, Kesehatan Masyarakat, Farmasi, dan Program Studi Diploma Farmasi. Dari kelima program studi tersebut yang paling jadi favorit calon mahasiswa adalah Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan.
Kalau kamu termasuk salah satu pengincar program studi ini, harus mulai atur strategi dari sekarang nih. Peminat prodi ini hampir menyentuh angka 300 calon mahasiswa yaitu tepatnya 267 peminat. Padahal kuota yang diterima hanya 120 mahasiswa. Kebayang dong, perbandingannya 1:3, hanya satu yang terpilih dari tiga peminat. Untuk itu, kamu harus menentukan program studi yang kamu minati dan perbanyak latihan soal di bidang tersebut.
Fakultas IKK banyak diincar karena jenjang kariernya yang luas, terutama di bidang kesehatan. Kamu yang memilih prodi Farmasi, bisa menjadi apoteker atau bekerja di perusahaan obat. Untuk lulusan Kesehatan Masyarakat bisa berkarier di Dinas Kesehatan, rumah sakit atau konsultan lingkungan di perusahaan. Sedangkan dari pendidikan kepelatihan olahraga atau jasmani kesehatan, dapat menjadi guru atau dosen, serta pelatih olahraga.
Terkait biaya pendidikan, di FIKK memang lebih tinggi dibanding fakultas lain di Universitas Negeri Gorontalo, yaitu mulai Rp500 ribu-Rp5 juta. Hal ini karena FIKK masuk ke dalam golongan saintek (Sains dan Teknologi) yang membutuhkan biaya untuk praktikum dan kegiatan lain.
2. Fakultas Ilmu PendidikanUntuk kamu yang ingin menjadi guru atau dosen, harus bersaing keras nih untuk masuk ke Fakultas Ilmu Pendidikan UNG. Dilihat dari peminat jalur SNMPTN (undangan) saja, ada banyak sekali peminat yang memperebutkan daya tampung di seluruh prodi fakultas ini. Di tahun 2016, untuk prodi Pendidikan Anak Usia Dini ada 49 pendaftar dari jalur undangan. Padahal yang diterima hanya 10 mahasiswa. Sementara di prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar ada 527 pendaftar dari kuota diterima 60 mahasiswa. Dan di prodi Pendidikan Bimbingan dan Konseling, ada 91 mahasiswa pendaftar dengan kuota diterima 10 mahasiswa.
Untuk bisa menjadi mahasiswa di sini, kamu harus mengatur strategi dengan menyesuaikan kemampuan masing-masing. Salah satunya dengan mengukur kemampuan belajar dengan mengacu pada passing grade di prodi-prodi tersebut. Hal ini penting karena peminat dari beberapa program studi di Fakultas Ilmu Pendidikan UNG mencapai 500 orang per tahunnya.
Banyaknya peminat fakultas ini karena masih tingginya kebutuhan guru di Indonesia, termasuk di Gorontalo. Apalagi profesi guru dikenal mulia karena berjasa mencetak generasi terdidik. Peluang karirnya juga bukan hanya menjadi guru di SD atau PAUD. Kamu juga bisa menjadi konselor bimbingan konseling, konsultan dan wirausahawan bimbingan belajar seperti yang banyak berkembang belakangan ini.
Untuk biaya kuliah di Fakultas Ilmu Pendidikan UNG, berkisar Rp 425 ribu-Rp3,5 juta. Tapi kalau dibandingkan dengan pengalaman berharga sebagai pendidik, biaya ini bisa jadi tidak seberapa.
3. Fakultas Ilmu SosialFakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Gorontalo terdiri dari Program Studi Sosiologi, Pendidikan Sejarah, Ilmu Komunikasi, llmu Hukum, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Peminat kelima prodi ini bukan hanya dari jurusan IPS lho. kamu juga harus bersaing dengan siswa-siswa dari jurusan IPA yang memilih lewat jalur IPC. Prodi favorit di Fakultas Ilmu Sosial UNG yaitu Ilmu Hukum. Dari sekitar 300 peminat, jumlah yang diterima hanya sekitar 20 orang mahasiswa. kamu yang mengincar fakultas ini, bisa mensiasati dengan memilih jurusan yang tidak banyak peminatnya, seperti Program Studi Pendidikan Sejarah dan Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan.
Soal program studi, tentunya kamu harus memilih yang sesuai dengan minat belajar kamu ya. Kamu juga bisa mempertimbangkan jenjang karier setelah lulus dari Fakultas Ilmu Sosial. Untuk lulusan Prodi Ilmu Komunikasi, dapat berprofesi sebagai jurnalis, reporter, humas, public relation atau pekerjaan lain di bidang media. Sementara lulusan Ilmu Hukum, banyak yang menjadi advokat, hakim, jaksa atau peneliti di bidang hukum.
Meski banyak peminat, biaya kuliah di Fakultas Ilmu Sosial UNG cukup terjangkau dibandingkan kuliah sosial hukum di universitas lain di Indonesia. Kisaran biaya di UNG yaitu mulai Rp425 ribu sampai Rp3,5 juta. Kamu bisa menyesuaikannya dengan jenjang Uang Kuliah Tunggal di kampus ini.
10 Alasan Memilih Kuliah Di UNG
1. UNG Mendapatkan Akreditasi A
Setelah melalui perjuangan yang panjang, akhirnya Universitas Negeri Gorontalo mendapatkan akreditasi A dari BAN-PT. Hal ini berarti beberapa aspek dalam UNG sudah memenuhi standar yang berlaku, baik dari segi sarana prasarana pendidikan maupun dari kurikulum yang disusun.
2. Masuk Dalam 10 Besar Universitas Terbaik Di Indonesia Timur
Bagi Kamu yang berasal dari Indonesia Timur dan tidak ingin terlalu jauh merantau hingga ke Jawa, Kamu bisa memilih UNG sebagai tempat berkuliah. Alasan memilih kuliah di UNG adalah karena kampus ini masuk dalam 10 besar kampus terbaik di Indonesia Timur. Keren, kan?
3. Menempati Ranking 89 Versi 4icu
Untuk tingkat nasional, UNG masuk dalam 100 besar universitas terbaik versi 4icu. Tahun 2019 ini, UNG mendapatkan peringkat ke 89 untuk tingkat nasional.
4. UNG Memiliki 10 Fakultas
Tidak perlu ragu dengan UNG karena di kampus ini ada 10 fakultas yang bisa Kamu pilih, mulai dari FMIPA, FT, FE, hingga fakultas sastra dan budaya. Tahun ini, UNG menambah satu fakultas baru yaitu fakultas kedokteran.
5. Ada 71 Program Studi
UNG memiliki 71 program studi dengan rincian 48 prodi untuk S1, 16 prodi untuk S2, 4 prodi untuk S3, 2 prodi untuk D3, dan 1 prodi untuk jenjang profesi.
6. Biaya Kuliah Yang Sangat Terjangkau
Alasan kuliah di UNG selanjutnya adalah karena kampus ini memiliki biaya kuliah yang sangat terjangkau. UNG sudah menerapkan sistem UKT 8 golongan. Untuk UKT yang paling mahal, nominalnya tidak lebih dari Rp5 Juta per semesternya.
7. Perbandingan Jumlah Dosen Dan Mahasiswa Adalah 1:25
Perbandingan jumlah dosen dengan jumlah mahasiswa di UNG adalah 1:25, artinya setiap satu dosen, ada 25 mahasiswa bersamanya.
8. Fasilitas Kampus Yang Lengkap
Fasilitas kampus UNG juga termasuk lengkap. Ada sarana ibadah, laboratorium, poliklinik, hingga pusat pelatihan bahasa.
9. Banyak Pilihan UKM Sebagai Wadah Kegiatan Mahasiswa
Ada banyak Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang bisa Kamu pilih jika nanti diterima masuk di kampus ini. Beberapa pilihan diantaranya adalah UKM marching band, olahraga, dan mapala.
10. Memiliki Visi Mendunia Tanpa Meninggalkan Potensi Regional
UNG memiliki visi Leading University di kawasan Asia tenggara. Untuk mencapai visi tersebut, pihak kampus melakukan pengembangan kebudayaan dan inovasi dengan mengutamakan potensi regional.
Nah, itulah 10 alasan memilih kuliah di UNG. Universitas Negeri Gorontalo terus berbenah diri untuk menjadi salah satu kampus terbaik di negeri ini dan bisa mengakomodasi kebutuhan akan ilmu pengetahuan di Indonesia bagian Timur. Semoga informasi ini bermanfaat buat Kamu ya. Dan bisa juga lebih meyakinkan pilihan kampusmu nanti.
SejarahSingkatUNG
Universitas Negeri Gorontalo, disingkat UNG, adalah perguruan tinggi negeri di Gorontalo, Indonesia, yang berdiri pada 1 September 1963. Mulanya Universitas ini diberi nama Junior College, dan menjadi bagian dari FKIP UNSULUTENG. Tahun 1964 statusnya berubah menjadi Cabang FKIP IKIP Yogyakarta Cabang Manado, tahun 1965 bergabung dengan IKIP Manado Cabang Gorontalo.
Tahun 1982 lembaga ini menjadi salah satu Fakultas dari Universitas Sam Ratulangi Manado dengan nama Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unsrat Manado di Gorontalo. Lembaga ini resmi berdiri sendiri berdasarkan Keppres RI Nomor 9 Tahun 1993 tanggal 16 Januari 1993, dengan nama Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Gorontalo.
Tahun 2001 berdasarkan Keppres RI Nomor 19 Tahun 2001 tanggal 5 Februari 2001 status lembaga ini ditingkatkan menjadi IKIP Negeri Gorontalo dengan 5 Fakultas dan 25 Program Studi. Dan akhirnya, pada tanggal 23 Juni 2004 Presiden Megawati meresmikan menjadi Universitas Negeri Gorontalo dengan Keputusan Presiden RI Nomor 54 Tahun 2004, tanggal 23 Juni 2004.
Universitas Negeri Gorontalo membuka pintu selebar-lebarnya bagi segala upaya pengembangan martabat manusia melalui riset-riset. Paradigma piramida terbalik yang didorong oleh Rektor Prof. Dr. Syamsu Qamar Badu, M.Pd sangat mengutamakan program-program yang bisa lebih mendorong jurusan/prodi untuk bisa lebih mandiri, kreatif dan inovatif.
Berdasarkan hasil akreditasi institusi oleh Badan Akreditasi Perguruan Tinggi tahun 2018, mengukuhkan Universitas Negeri Gorontalo masuk sebagai jajaran Perguruan Tinggi terbaik dengan perolehan akreditasi A. Pada tahun 2017, menempatkan Universitas Negeri Gorontalo pada peringkat 50 berdasarkan peringkat 100 besar Perguruan Tinggi Indonesia Non Politeknik oleh Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) Republik Indonesia. Selain itu berdasarkan data Peringkat Universitas di Dunia versi Webometrics tahun 2018, menempatkan Universitas Negeri Gorontalo pada peringkat 154 (Asia Tenggara) dan 42 (Indonesia).