ARSIP BULANAN : September 2020

PKKMB Daring Tapi Tidak Boring

19 September 2020 06:06:41 Dibaca : 16

Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru atau disingkat PKKMB merupakan suatu bentuk tradisi dalam penerimaan mahasiswa baru di suatu universitas, tetapi dengan nama yang berbeda setiap tahunnya. Tahun ini, kegiatan masa orientasi mahasiswa baru ini dilakukan secara daring (online). Hal tersebut terjadi karena adanya pandemi yang tak kunjung usai dari awal tahun 2020 ini.

Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) ini akan dilaksanakan mulai tanggal 21 sampai dengan tanggal 25 September 2020. Kegiatan ini akan dilaksanakan sejak pukul 07.00 hingga 16.00 WITA.

Kegiatan masa orientasi mahasiswa baru ini akan dilaksanakan secara virtual melalui platform zoom. Aplikasi zoom dapat diunduh melalui Play Store maupun Apple Store yang ada di smartphone masing-masing. Zoom juga dapat diakses melalui komputer atau laptop. Selain zoom, pihak universitas juga menyediakan siaran langsung kegiatan ini melalui UNG TV, facebook UNG TV, dan youtube UNG TV.

Kegiatan PKKMB tahun ini memiliki tema “Membentuk Generasi Milenial yang Berilmu, Berkarakter, Unggul dan Berdaya Saing.”

“PKKMB Daring Tapi Tidak Boring”

Mendekati waktu pelaksanaan PKKMB ini, mahasiswa ditugaskan untuk membuat twibbon oleh fakultas masing-masing dengan menyertakan kata-kata motivasi dan motonya dalam hidup. Twibbon ini kemudian diunggah ke media sosial masing-masing mahasiswa baru, yakni instagram.

Menghadapi PKKMB yang sudah semakin dekat ini, mahasiswa baru diharapkan untuk tetap menjaga kesehatannya masing-masing. Kegiatan ini tentunya perlu stamina yang lebih karena akan berlangsung dalam waktu yang tidak singkat, dari pagi sampai petang dan selama itu mahasiswa baru harus berhadapan dengan alat elektronik, baik smartphone maupun laptop.

Informasi kegiatan PKKMB ini dapat kita lihat pada website Sistem Informasi Akademik Terpadu (SIAT), siat.ung.ac.id, maupun media sosial universitas baik instagram, facebook, telegram, dll. Seluruh mahasiswa baru diwajibkan untuk mengikuti kegiatan PKKMB ini.

Sebagai informasi, tidak ada pungutan sepeserpun terkait pelaksanaan kegiatan ini. Apabila ditemukan pihak yang melakukan pungutan dengan alasan apapun, maka konsekuensi hukum dari pungutan tersebut akan menjadi tanggung jawab sepenuhnya bagi pihak yang melakukan pungutan tersebut.

 

 

Universitas Negeri Gorontalo (UNG), melalui rektornya, Bapak Dr. Eduart Wolok, ST, MT mengeluarkan surat edaran resmi yakni penerapan kuliah daring (online) sebagai pengganti kegiatan belajar-mengajar tatap muka di kampus. Surat edaran ini dibuat dalam rangka mengantisipasi dan mencegah penyebaran Virus Corona di kawasan kampus. Penerapan kuliah daring tersebut berlaku sejak tanggal 16 Maret 2020 hingga batas waktu yang tidak bisa ditentukan.

Dalam proses pelaksanaannya, mahasiswa dan dosen dapat menggunakan Aplikasi Sistem Informasi Akademik Terpadu (SIAT) Universitas Negeri Gorontalo maupun aplikasi pertemuan daring lainnya. Aplikasi pertemuan daring ini sangat praktis, mahasiswa dan dosen pengajar dapat mengunduh aplikasi ini di Play Store maupun Apple Store untuk bisa diakses menggunakan smartphone yang dimiliki.

Penerapan belajar daring ini dinilai efektif untuk mengurangi adanya kelompok kecil atau kerumunan orang yang dikhawatirkan dapat menjadi pemicu penyebaran Virus Corona.

Kebijakan rektor lainnya juga berupa penundaan sementara pelaksanaan seminar nasional dan internasional. Kebijakan ini muncul tidak lain untuk mencegah adanya perkumpulan orang di suatu tempat dalam jumlah yang banyak.

Kegiatan perkuliahan lainnya yang ditunda adalah kegiatan praktikum yang pada dasarnya dilaksanakan di laboratorium masing-masing fakultas. Kegiatan ini ditunda dan akan dijadwalkan kembali sampai keadaan mulai kembali kondusif serta pelaksanaannya harus tetap memperhatikan protokol kesehatan yang ada.

Kebijakan mengenai perkuliahan daring ini dinilai membawa dampak positif bagi seluruh civitas akademika Universitas Negeri Gorontalo, yakni terhindar dari penularan virus corona bagi sesama mahasiswa maupun civitas akademika yang lain.

Namun, kebijakan ini juga menuai kontra dari dosen pengajar terlebih lagi para mahasiswa. Kendala yang dihadapi para dosen dan mahasiswa yakni terkadang ada beberapa dosen pengajar yang kurang mengerti teknologi seperti anak milenial pada zaman sekarang ini dan khusus untuk mahasiswa, kendala mereka yakni kuota internet. Tidak semua mahasiswa memiliki Wi-Fi di rumah, kos atau asrama mereka. Ada beberapa mahasiswa yang tidak mempunyai akses internet unlimited seperti para mahasiswa lainnya yang tersambung dengan jaringan Wi-Fi. Mau tidak mau para mahasiswa ini harus mengisi kuota internet di smartphone maupun modem, kalau tidak yah paling-paling harus mengunjungi rumah, kos ataupun asrama temannya untuk mengakses internet secara gratis.

Kebijakan ini semata-mata untuk menghindarkan seluruh civitas akademika Universitas Negeri Gorontalo dari penyebaran Virus Corona. Kebijakan ini hanya sementara hingga keadaan mulai kondusif untuk melakukan perkuliahan tatap muka.

Mari kita ikuti peraturan dan kebijakan yang ada agar kita dapat menekan angka penularan Virus Corona dan pandemi ini dapat segera berakhir sehingga kita bisa bertemu dengan kawan-kawan mahasiswa lainnya maupun dosen pengajar untuk perkuliahan tatap muka.

Sejarah Singkat Universitas Negeri Gorontalo

18 September 2020 14:37:19 Dibaca : 16

 

Universitas Negeri Gorontalo atau biasa disebut dengan "UNG" merupakan salah satu Perguruan Tinggi Negeri (PTN) terakreditasi A yang terdapat di Pulau Sulawesi yang berdiri pada 1 September 1963. Universitas Negeri Gorontalo merupakan salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia. Awal kelahiran kampus ini tidak semata-mata langsung berdiri sebagai sebuah universitas yang kita kenal sekarang, melainkan melalui beberapa proses yang tidak singkat dari tahun ke tahun.

Dalam beberapa sumber tercatat bahwa universitas ini telah melakukan pergantian nama sebanyak enam kali dengan tujuh kali pergiliran pemimpin. Awalnya universitas ini didirikan dengan nama Junior College serta menjadi bagian dari FKIP UNSULUTENG. Setelah satu tahun resmi didirikan, universitas ini berubah statusnya menjadi Cabang FKIP IKIP Yogyakarta Cabang Manado. Satu tahun setelahnya, tepatnya pada tahun 1965 universitas ini bergabung dengan IKIP Manado Cabang Gorontalo.

Pada tahun 1982, kurang lebih 17 tahun setelah didirikan, universitas ini bergabung menjadi salah satu fakultas dari Universitas Sam Ratulangi Manado, yakni Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) di Gorontalo.

Berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 9 Tahun 1993 tanggal 16 Januari 1993, universitas ini memisahkan diri dan berdiri sendiri dengan nama Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Gorontalo. Delapan tahun setelahnya, tepatnya pada tanggal 5 Februari 2001, statusnya ditingkatkan menjadi Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Negeri Gorontalo berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 19 Tahun 2001 dengan 5 fakultas dan 25 program studi.

Akhirnya, pada tanggal 23 Juni 2004, presiden yang menjabat kala itu yakni Ibu Megawati Soekarnoputri mengeluarkan Keputusan Presiden RI Nomor 54 Tahun 2004 yang berisi keputusan mengenai peresmian menjadi Universitas Negeri Gorontalo. Sampai saat ini, Universitas Negeri Gorontalo telah berdiri selama 57 tahun.

Saat ini, Universitas Negeri Gorontalo dipimpin oleh Bapak Dr. Eduart Wolok, ST, MT selaku rektor yang terpilih sejak tahun 2019 kemarin. Universitas Negeri Gorontalo pada tahun 2020 ini diketahui mempunyai 10 fakultas dengan 43 program studi dan 20 program pascasarjana.

Kategori

Blogroll

  • Masih Kosong