Bekenalan dengan Universitas Negeri Gorontalo

05 August 2021 13:46:09 Dibaca : 19

Universitas Negeri Gorontalo (UNG) merupakan sebuah perguruan tinggi negeri yang berlokasi di kota Gorontalo. Universitas Negeri Gorontalo mulai didirikan sejak tanggal 1 September 1963 dengan nama awal Junior College yang menjadi bagian dari FKIP UNSULTENG. Selanjutnya di tahun 1964 mengalami perubahan status menjadi FKIP IKIP Yogyakarta cabang Manado, yang kemudian bergabung dengan IKIP Manado Cabang Gorontalo pada tahun 1965. Tidak berhenti di situ, pada tahun 1982 lembaga tersebut menjadi Fakultas di Universitas Sam Ratulangi dengan nama Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UNSRAT Manado di Gorontalo

Lembaga ini kemudian akhirnya secara resmi berdiri sendiri melalui Keputusan Presiden RI No. 9 tahun 1993 dengan nama Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Gorontalo. Selanjutnya, STKIP Gorontalo mengalami peningkatan status menjadi Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Negeri Gorontalo pada tanggal 5 Februari 2001, sebelum akhirnya diresmikan menjadi Universitas Negeri Gorontalo oleh Presiden Megawati di tanggal 23 Juni 2004. Dalam perjalanannya selama 50 tahun telah mengalami tujuh kali pergantian pimpinan dan enam kali perubahan nama lembaga.

Secara institusi kampus, UNG telah mendapatkan akreditasi “A” berdasarkan surat keputusan nomor 22/SK/BAN-PT/Akred/PT/II/2018 dari BAN PT. Keren sekali kan? 

Untuk kalian yang ingin kuliah di UNG akan dimudahkan dengan kehadiran Sistem Informasi Akademik Terpadu (SIAT) dan Sistem Informasi Tata Usaha (SITU). Keduanya bisa kamu akses lewat website Universitas Negeri Gorontalo. Lewat SIAT, kamu bisa mengakses data perkuliahan seperti Kartu Rencana Studi (KRS) online, data kurikulum, jadwal mata kuliah, data mahasiswa serta dosesn di kampus. Sedangkan SITU berfungsi mendukung proses tata usaha antara mahasiswa dan tenaga pendukung di kampus.

UNG menuju Kuliah Luring

05 August 2021 13:43:36 Dibaca : 52

Pandemi Covid19 tak kunjung reda, keinginan siswa serta mahasiswa di Indonesia untuk mengikuti kegiatan belajar mengajar secara luring tak kunjung mendapat titik terang. Hal dikarenakan presentase telah vaksin di indonesia masih belum memenuhi standar.

Salah satu langkah yang dilakukan Universitas Negeri Gorontalo yaitu menyelenggarakan pemberian vaksin pada mahasiswa dan civitas Universitas Negeri Gorontalo. Tercatan sebanyak 1460 yang telah mendaftar untuk mendapatkan vaksin, ini menggambarkan keinginan besar mahasiswa UNG untuk menjalani dunia perkuliahan secara luring

"Vaksinasi Covid-19 ini juga dilakukan, untuk mempercepat terwujudnya Herd Immunity dari Covid-19. Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNG, Prof. Karmila Machmud, S.Pd, M.A., Ph.D, mengungkapkan sejak pendaftaran dibuka, tercatat 1460 mahasiswa telah mendaftar." dilansir dari hulondalo.id

Upaya pelaksanaan kuliah tatap muka universitas gorontalo dikatakan mendapat banyak dukungan dari seluruh elemen kampus, dilihat dari antusias para dosen dan mahasiswa dalam mengikuti program vaksinasi ini.

Rektor UNG Dr. Ir. Eduart Wolok, mengatakan saat ini kampus terus mematangkan persiapan kuliah offline untuk tahun ajaran 2021-2022, yaitu dengan melaksanakan program vaksinasi bagi seluruh dosen dan mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo.

“Semakin banyak dosen yang ikut vaksinasi akan mempercepat terwujudnya Herd Immunity dari virus Covid-19 di lingkungan kampus,” ujar Eduart.

Lonjakan Kasus Covid19, PKKMB dilaksanakan Daring

05 August 2021 13:42:12 Dibaca : 16

Pandemi Covid19 belum selesai, lonjakan kasus terjadi dimana-mana salah satunya di Kota Gorontalo yang saat ini dikatakan telah menerapkan PPKM level 4. Sehubungan dengan hal itu PKKMB Universitas Negeri Gorontalo yang awalnya direncanakan secara hybrid diputuskan dilaksanakan full daring oleh Wakil Rektor bidang Kemahasiswaan dan Alumni.

"Berdasarkan hasil rapat Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Negeri Gorontalo pada hari senin tanggal 2 agustus 2021, dengan ini disampaikan bahwa pelaksanaan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) tahun 2021 di tingkat Universitas, Fakultas, dan Jurusan akan diselenggarkan secara full daring"

Langkah itu diambil untuk mengurangi lonjakan kasus Covid19 yang terjadi di Gorontalo. Pasalnya PKKMB sudah direncanakan dengan mematuhi prokes ketat, bahkan salah satu syarat keikutsertaan PKKMB offline yaitu telah divaksin minimal dosis pertama.

Hal ini membuat beberapa pihak kecewa, beberapa mahasiswa baru Universitas Negeri Gorontalo menyatakan kekecewaannya dalam grup diskusi PKKMB offline Universitas. Pihak BEM masih mengupayakan untuk melaksanakan kegiatan PKKMB tingkat Universitas agar dapat diselenggarakan secara hybrid.

Kategori

  • Masih Kosong

Blogroll