UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO LESTARIKAN TRADISI WALIMAH
Walima adalah upacara perayaan yang dilakukan oleh masyarakat di Gorontalo, Indonesia yang dilakukan pada hari Maulid Nabi Muhammad SAW, yaitu tanggal 12 Rabiul Awal. Perayaan ini dilakukan dengan membuat kue walima yaitu kolombengi dan kue tradisional khas Gorontalo lainnya dalam jumlah banyak yang kemudian disusun membentuk bangunan seperti rumah atau masjid, untuk kemudian diarak keliling kota. Setelah diarak, kue walima tadi dibagikan kepada warga. Perayaan ini adalah sebagai bentuk syukur atas kelahiran Nabi Muhammad sebagai Penutup Para Nabi.
Sebagai salah satu Perguruan Tinggi yang menjunjung tinggi nilai kebudayaan yang tertuang dalam visi UNG 2035, Universitas Negeri Gorontalo turut serta melestarikan tradisi masyarakat Gorontalo. Tradisi masyarakat Gorontalo yang dilakukan yakni dalam menyambut Maulid Nabi Muhammad SAW berupa tradisi walimah.
Dalam tradisi walimah kali ini, seluruh warga kampus ikut serta menyermarakan dengan menyumbangkan tolangga berjumlah 19 buah dengan beragam isian, mulai dari bahan sembako hingga makanan berupa kue tradisional seperti kolombengi.
FAKTA SINGKAT UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO
Universitas Negeri Gorontalo, disingkat UNG, adalah perguruan tinggi negeri di Gorontalo, Indonesia, yang berdiri pada 1 September 1963.
UNG berstatus sebagai perguruan tinggi negeri dengan akreditasi peringkat A.
Fasilitas yang ada di Universitas Negeri Gorontalo:
1. Perpustakaan pusat dan fakultas
2. Unit/klinik kesehatan mahasiswa
3. Auditorium/balairung/gedung serba guna
4. Asrama mahasiswa
5. Stadion/lapangan bola/gedung olahraga
6. Laboratorium
7. Studio penyiaran
8. Bank
9. Bus kampus
10. Koperasi mahasiswa
11. Penerbitan (Universitas press)
12. Pusat / lembaga penelitian
13. Pusat komputer
14. Pusat pengendalian keamanan
15. Tempat ibadah
MAKNA LOGO UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO
Universitas Negeri Gorontalo, disingkat UNG, adalah perguruan tinggi negeri di Gorontalo, Indonesia, yang berdiri pada 1 September 1963. Berikut merupakan makna dari logo Universitas Negeri Gorontalo:
1. Kurva segi lima sama sisi adalah ornamen khas daerah Gorontalo melambangkan lima sila dari dasar negara pancasila yang menjadi azas UNG, serta lima sendi peradaban Gorontalo yang disebut {Payu Limo to Talu, Lipu Pei Hulalu}
2. Kerangka bunga teratai yang telah mekar penuh mengandung harapan UNG akan menghasilkan SDM yang utuh dan berkualitas.
3. Lingkaran bola dunia melambangkan komitmen untuk mencapai visi, misi dan tujuan UNG, sedangkan warna biru melambangkan keamanan dan perdamaian.
4. Buku berwarna putih yang terbuka memiliki makna sikap terbuka dan semangat yang tinggi untuk mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi, seni budaya.
5. Pena berbentuk ornamen lima mata melambangkan antara ilmu agama, ilmu pengetahuan, teknologi, seni dan budaya merupakan satu kesatuan yang utuh dalam dunia pendidikan.
6. Mahkota raja berwarna hitam dengan hiasan kuning emas melambangkan kebudayaan, keteguhan dan kejayaan suatu martabat. 23 butir emas melambangkan hari bersejarah masyarakat Gorontalo, di mana tanggal 23 Januari 1942 sebagai hari kemerdekaan masyarakat Gorontalo dan sekaligus tanggal 23 Juni 2004 hari peresmian UNG oleh Presiden RI.
7. Sayap burung Maleo berwarna jingga melambangkan semangat juang yang tinggi serta gerakan dinamis civitas akademika dalam mengembangkan UNG.
Sumber :
http://www.ung.ac.id/profil/about