ARSIP BULANAN : September 2020

HARUSKAH MENJADI AKTIVIS DI KAMPUS UNG?

17 September 2020 20:34:05 Dibaca : 20

"Aktivis", mungkin kata ini sudah sering kita dengar dalam lingkungan kampus. Jika sebagian besar mahasiswa ditanyai mengenai "Mahasiswa aktivis",mungkin dengan serta merta mereka menjawab bahwa menjadi seorang mahasiswa aktivis itu tidak keren, IPK nya selalu jelek, atau dengan alasan yang lebih rasional mereka menjawab bahwa menjadi aktivis itu hanya menghabiskan waktu belajar karena sebagian besar waktu dihabiskan untuk berorganisasi.

Nah, itu pemikiran yang kurang tepat yah kawan-kawan. Mengapa saya berkata demikian ? Karena ketika kita mulai memilih untuk menjadi seorang mahasiswa aktivis berarti kita mulai bergerak melakukan sebuah perubahan. Untuk itu melakukan sebuah perubahan, kita membutuhkan yang namanya wadah atau tempat. Ibarat kata kita ingin pergi ke suatu tempat, kita tentunya memerlukan kendaraan untuk sampai ke tempat tujuan dengan kendaraan inilah kita mampu berkendara ke tempat tujuan tersebut. Begitupun sebaliknya, dengan wadah organisasi dan memutuskan untuk memulai berorganisasi, maka kita akan mampu mencapai sebuah perubahan.

Kemudian, perubahan apa yang dimaksud ? Tentu saja perubahan yang lebih baik dalam masyarakat karena sesungguhnya kita sebagai mahasiswa adalah penyambung lidah rakyat, sebagai penyalur aspirasi masyarakat, membantu mereka yang kurang beruntung, yang tidak sempat merasakan pendidikan. Kalian mungkin bertanya - tanya terkhususnya bagi mahasiswa baru yang mulai menempa diri di bangku perkuliahan, "Mengapa saya harus memilih menjadi seorang aktivis ?", "Apa untungnya bagi saya dalam dunia perkuliahan apabila saya menjadi seorang aktivis ?"penulis akan sedikit memaparkan beberapa dari sekian banyaknya manfaat dari berorganisasi atau menjadi seorang mahasiswa aktivis :

Pertama, siapa yang tidak ingin memiliki banyak teman ? dengan berorganisasi kalian akan memiliki banyak teman dari berbagai jurusan, bahkan dari berbagai kampus. Kedua, jiwa sosial kalian akan terbangun dengan sendirinya ketika kamu menjadi seorang aktivis. Ketiga, kalian akan mendapatkan pengetahuan baru, mulai dari pengetahuan berorganisasi dan lain lain yang tidak kalian dapatkan di bangku perkuliahan. Keempat, kalian akan pandai mengatur waktu karena kalian akan dibiasakan mengatur waktu kuliah dan waktu berorganisasi.

Dari pernyataan diatas adalah beberapa dari sekian banyaknya manfaat jika kalian memilih untuk menjadi seorang mahasiswa aktivis. Penulis sendiri adalah seorang mahasiswa aktivis, dan manfaat yang telah disebutkan diatas adalah berdasarkan pengalaman penulis selama berkecimpung dalam dunia organisasi. Jadi, kesimpulannya adalah Mari berorganisasi. Hidup mahasiswa !

 

PERAN MAHASISWA DALAM KAMPUS

17 September 2020 20:33:00 Dibaca : 16

Mahasiswa memang menjadi topik yang baik buat dibicarakan, banyak orang awam dan masyarakat menilai bahwa mahasiswa sekarang memiliki tingkah laku yang kurang baik , bersikap semaunya, mahasiswa datang kekampus dan pulang semaunya. Mahasiswa memang dianggap dapat mencerminkan sikap seseorang, banyak orang yang tidak tau bagaimana kehidupan mahasiswa yang sebenarnya baik dikampus maupun diluar kampus. kehidupan Mahasiswa memang sangat sulit ditebak dimana mahasiswa cenderung mengekspresikan kehidupannya dikampus dibandingkan di masyarakat luas, mungkin ada sebagian besar mahasiswa yang terjun langsung ke masyarakat karna tuntutan mata kuliah yang harus di capai.Salah satu contoh kehidupan kampus adalah menjadi aktivis dalam berbagai organisasi yang berjalan di kampus. Bagi aktivis, kampus adalah hidupnya dimana mereka sering melakukan berbagai kegiatan, berorganisasi dan membentuk suatu forum kerja sama yang baik antar sesama mahasiswa. Menurut saya kehidupan kampus itu sangat unik, saya sebagai mahasiswa merasa kampus memang kehidupan yang benar- benar nyata, kita dapat saling mengenal satu sama lain, memiliki banyak teman bahkan kenalan baru, dapat menghargai bagaimana yang dikatakan bekerja sama dan dapat berbagi ilmu yang bermanfaat.Salah satu peran yang paling utama yang dapat dilakukan oleh seorang mahasiswa yaitu menaati segala peraturan yang berjalan dikampus, mengamalkan ilmu yang telah kita peroleh dari ibu dan bapak dosen sehingga dapat menerapkannya dalam masyarakat diluar lingkungan kampus dan menaati segala kebijakan- kebijakan yang diterapkan kampus dengan begitu kamu sudah setengah berperan sebagai mahasiswa.

Definisi Mahasiswa/iMahasiswa dapat merupakan suatu komunitas yang berada di masyarakat, dengan sedikit potensi dan kesempatan yang dimilikinya. Mahasiswa memiliki definisi yaitu sesuatu yang dimiliki oleh seseorang yang sedang belajar diperguruan tinggi baik itu di universitas, institut ataupun akademi yang diharapkan nantinya dapat berguna bagi bangsa dan negaranya. Berikut definisi mahasiswa menurut para ahli :

• Menurut Knopfemacher : Mahasiswa adalah seorang calon sarjana yang terlibat dalam perguruan tinggi yang di didik dan diharapkan dapat menjadi calon-calon yang intelektual.

Dari definisi mahasiswa yang dipaparkan oleh seorang ahli diatas, kita dapat mengetahui bagaimana yang disebut sebagai mahasiswa. Peran Mahasiswa dikampus tidak hanya mempelajari masalah teori saja tetapi juga teori yang dapat di praktekkan dalam kehidupan nyata. Kampus merupakan tempat mahasiswa untuk membenahi diri , mengetahui bakat apa yang ada pada dirinya, dan minat apa yang akan dikembangkan kedepannya, tetapi jika semua itu hanya didasarkan pada teori saja maka sulit bagi seseorang menemukan bakat dan minat itu pada dirinya.

 

SEJARAH DIBENTUKNYA UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO

17 September 2020 20:31:40 Dibaca : 16

Universitas Negeri Gorontalo, disingkat UNG adalah perguruan tinggi negeri di Gorontalo, Indonesia yang berdiri pada 1 September 1963. Mulanya Universitas ini diberi nama Junior College, dan menjadi bagian dari FKIP UNSULUTENG. Tahun 1964 statusnya berubah menjadi Cabang FKIP IKIP Yogyakarta Cabang Manado, tahun 1965 bergabung dengan IKIP Manado Cabang Gorontalo.

Tahun 1982 lembaga ini menjadi salah satu Fakultas dari Universitas Sam Ratulangi Manado dengan nama Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unsrat Manado di Gorontalo. Lembaga ini resmi berdiri sendiri berdasarkan Keppres RI Nomor 9 Tahun 1993 tanggal 16 Januari 1993, dengan nama Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Gorontalo.

Tahun 2001 berdasarkan Keppres RI Nomor 19 Tahun 2001 tanggal 5 Februari 2001 status lembaga ini ditingkatkan menjadi IKIP Negeri Gorontalo dengan 5 Fakultas dan 25 Program Studi. Dan akhirnya, pada tanggal 23 Juni 2004 Presiden Megawati meresmikan menjadi Universitas Negeri Gorontalo dengan Keputusan Presiden RI Nomor 54 Tahun 2004, tanggal 23 Juni 2004.

Universitas Negeri Gorontalo membuka pintu selebar-lebarnya bagi segala upaya pengembangan martabat manusia melalui riset-riset. Paradigma piramida terbalik yang didorong oleh Rektor Prof. Dr. Syamsu Qamar Badu, M.Pd sangat mengutamakan program-program yang bisa lebih mendorong jurusan/prodi untuk bisa lebih mandiri, kreatif dan inovatif.

Berdasarkan hasil akreditasi institusi oleh Badan Akreditasi Perguruan Tinggi tahun 2018, mengukuhkan Universitas Negeri Gorontalo masuk sebagai jajaran Perguruan Tinggi terbaik dengan perolehan akreditasi A. Pada tahun 2017, menempatkan Universitas Negeri Gorontalo pada peringkat 50 berdasarkan peringkat 100 besar Perguruan Tinggi Indonesia Non Politeknik oleh Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) Republik Indonesia. Selain itu berdasarkan data Peringkat Universitas di Dunia versi Webometrics tahun 2018, menempatkan Universitas Negeri Gorontalo pada peringkat 154 (Asia Tenggara) dan 42 (Indonesia).

Kategori

  • Masih Kosong

Blogroll

  • Masih Kosong