UNG Memberikan Kuota Internet Gratis Saat Kuliah Daring
Universitas Negeri Gorontalo (UNG) telah memberlakukan kebijakan kuliah online kepada sivitas akademika, seiring dengan status wabah COVID-19 ditetapkan sebagai pandemi. Demi memfasilitasi berjalannya proses kuliah online, UNG menggandeng Telkomsel.
Memanfaatkan layanan Telkomsel, mahasiswa dan dosen UNG diberikan kuota data sebesar 30 GB (Gigabyte) yang dapat diaktifkan melalui layanan MyTelkomsel. Kemudian, paket data khusus untuk proses pembelajaran online langsung diaktifkan dan berlaku selama 30 hari.
Rektor UNG, Dr. Eduart Wolok, ST, MT menyebutkan, pihak Telkomsel selaku penyedia layanan hanya memberikan paket data gratis pada bulan April, sedangkan untuk bulan selanjutnya masih dalam dialog, karena Telkomsel merupakan satu-satunya penyedia layanan daring yang bekerja sama dengan UNG.
"Dengan pembelajaran daring yang secara tiba-tiba memang kasihan mahasiswa, harus menyediakan kuota dan sebagainya," tuturnya.
Pak Eduart mengatakan bahwa keberlanjutan pemberian paket data masih dalam proses pembicaraan dan perencanaan. Pihaknya juga akan berusaha membantu seluruh mahasiswa dalam proses pembelajaran daring.
Fakta-fakta Keunikan Kampus Merah Maron

Sumber Gambar: ung.ac.id
Sudah pernah dengar nama Kampus Merah Maron? Kalau belum, yuk kita kenalan dengan kampus unik ini. Kampus Merah Maron merupakan nama gaul dari Universitas Negeri Gorontalo. Dalam tulisan ini, aku ingin berbagi tentang fakta-fakta unik yang harus kamu tahu dari Univeritas tertua di Gorontalo ini.
1. Kampus Tengkorak Cerdas
Jangan takut kalau kamu menemukan banyak simbol tengkorak yang tersebar di sudut-sudut kampus. Ini bukan kampus film horor, tapi tengkorak itu adalah tengkorak cerdas yang dimiliki oleh fakultas teknik. Mereka memasang logo itu karena mereka ingin tampil berbeda dari fakultas lain. Tapi meski tampilannya mengerikan, otaknya sekelas Einstein lho! Banyak lulusan dari fakultas tengkorak ini jadi tenaga professional di perusahaan-perusahaan besar. Bukan itu saja, kamu bakal ketemu orang-orang mengenakan logo tengkorak ini di forum-forum diskusi.
2. Kampus Bahasa
Kampusku ini kampus yang sangat mencintai bahasa. Itulah mengapa kampusku ini sering disebut kampus bahasa logo, yang artinya kampus yang kaya akan bahasa lokal dan global. Di Kampus Merah Meron ini, kamu akan menemui bahasa daerah Gorontalo, bahasa Inggris, bahasa Arab dan bahasa asing lainnya.
3. Kampus Islam Serambi Madinah
Kamu pasti kaget kalau masuk kampus ini. Karena ini kampus negeri yang nggak ada label Islamnya, tapi suasana Islam di sini cukup kuat! Ya, itulah mengapa kampusku sering disebut oleh sebagian orang sebagai Kampus Islamic Serambi Madinah (Gorontalo). Setelah ditelusuri, organisasi paling banyak di kampus itu organisasi Islam.
4. Kampus Budaya
Kampusku ini adalah brand budaya dunia, terbukti dari acara besar yang hanya diadakan setahun sekali. Bahkan untuk bisa mendapatkan tiket di acara ini, kamu harus beli sebulan sebelumnya! Acara ini adalah ajang pementasan budaya dunia yang terbesar di daratan Gorontalo.
5. Kampus paling aktif dalam berbagai kegiatan
Kampusku ini kampus yang paling rajin mendorong mahasiswanya untuk berkompetisi di ajang nasional bahkan internasional. Terbukti dari banyaknya temanku yang dikirim oleh kampus buat pertukaran mahasiswa di luar negeri, dengan biayanya full ditopang kampus.
Itulah beberapa fakta-fakta unik seputar kampus Merah Maron alias UNG.
Asal Usul PTN Merah Maron (Universitas Negeri Gorontalo)
Universitas Negeri Gorontalo, disingkat UNG, adalah perguruan tinggi negeri di Gorontalo, Indonesia, yang berdiri pada 1 September 1963. Mulanya Universitas ini diberi nama Junior College, dan menjadi bagian dari FKIP UNSULUTENG. Tahun 1964 statusnya berubah menjadi Cabang FKIP IKIP Yogyakarta Cabang Manado, tahun 1965 bergabung dengan IKIP Manado Cabang Gorontalo.Tahun 1982 lembaga ini menjadi salah satu Fakultas dari Universitas Sam Ratulangi Manado dengan nama Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unsrat Manado di Gorontalo. Lembaga ini resmi berdiri sendiri berdasarkan Keppres RI Nomor 9 Tahun 1993 tanggal 16 Januari 1993, dengan nama Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Gorontalo.
Tahun 2001 berdasarkan Keppres RI Nomor 19 Tahun 2001 tanggal 5 Februari 2001 status lembaga ini ditingkatkan menjadi IKIP Negeri Gorontalo dengan 5 Fakultas dan 25 Program Studi. Dan akhirnya, pada tanggal 23 Juni 2004 Presiden Megawati meresmikan menjadi Universitas Negeri Gorontalo dengan Keputusan Presiden RI Nomor 54 Tahun 2004, tanggal 23 Juni 2004.
Universitas Negeri Gorontalo memiliki 10 fakultas, yaitu:
- Fakultas Ilmu Pendidikan,
- Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam,
- Fakultas Ilmu Sosial,
- Fakultas Sastra dan Budaya,
- Fakultas Teknik,
- Fakultas Pertanian,
- Fakultas Ilmu Olahraga dan Kesehatan,
- Fakultas Ekonomi,
- Fakultas Hukum,
- Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.