Banyak gambar tengkorak disudut kampus Universitas Negeri Gorontalo? Kampusnya horor?
Jika kalian sudah pernah masuk ke Universitas Negeri Gorontalo kalian pasti akan menemukan simbol-simbol tengkorak disetiap sudut kampus ini. Ini bukan berarti kampusnya horor ya tapi tengkorak itu adalah tengkorak cerdas yang dimiliki oleh fakultas teknik. Mereka memasang logo itu karena mereka ingin tampil berbeda dari fakultas lain. Eh jangan salah, meski tampilannya mengerikan otaknya sekelas Einstein lho! Banyak lulusan dari fakultas tengkorak ini jadi tenaga professional di perusahaan-perusahaan besar. Bukan itu saja, kamu bakal ketemu orang-orang mengenakan logo tengkorak ini di forum-forum diskusi. Jadi bukan karena kampusnya keramat ya haha jangan salah paham.
Apasi Universitas Negeri Gorontalo itu?
Ada gasi kampus berkualitas di Indonesia bagian timur? Ada dong pastinya. Universitas Negeri Gorontalo, salah satu kampus terbaik yang tepatnya dipulau Sulawesi provinsi Gorontalo.
Awalnya, kampus ini adalah Junior College yang masih menjadi bagian dari FKIP Universitas Sulawesi Utara-Tengah.
Selama lebih dari 50 tahun, universitas ini telah mengalami enam kali perubahan nama dan tujuh kali pergantian pimpinan. Mulai dari berstatus sebagai cabang FKIP IKIP Yogyakarta Cabang Manado sampai diresmikan menjadi Universitas Negeri Gorontalo, oleh Presiden Megawati pada tahun 2004.
Biasanya kampus-kampus favorit ada di wilayah Indonesia Barat. Tapi kata siapa kampus di Indonesia Timur nggak berani bersaing? Buktinya Universitas Negeri Gorontalo yang mempunyai visi menjadi Leading University di kawasan Asia Tenggara. Caranya yaitu lewat pengembangan kebudayaan dan inovasi berbasis potensi regional.
Jadi buat kalian yang mau cari kampus untuk melanjutkan pendidikan kalian, Univ ini bisa jadi pilihan yang mumpuni loh. Ayo masuk Universitas Negeri Gorontalo.
Kenapa ambil matematika?
Banyak opsi yang bisa dipilih saat kita lulus sekolah menengah atas atau senior high school. Entah itu mau langsung turun di lapangan kerja, melanjutkan pendidikan atau melakukan keduanya bersamaan. Ga sampai disitu saja, bahkan ketika mau melanjutkan kejenjang Perguruan tinggi kita masih harus memilih jurusan apa yang harus kita ambil. Jurusan tersebut yang bisa membawa dan membantu kita saat di lapangan kerja nanti, entah itu S1 atau d3 dsb.
Kenapa ngambil matematika dari sekian banyak jurusan yang ada? Matematika kan bikin pusing. Matematika tuh cuman hitung hitungan pake kalkulator juga bisa, segala gaya masuk jurusan ribet. Ngapain ngambil jurusan bikin pusing gitu? Kira-kira seperti itulah pertanyaan yang ditanyakan orang sekitar saya. Pertama yaa, matematika itu bukan cuman soal hitungan, tapi sangat berguna untuk melatih otak berfikir kritis saat menghadapi suatu permasalahan yang bahkan bagi orang lain rumit. Disetiap pekerjaan akan matematika akan selalu dibutuhkan. Entah itu untuk analis, pengajar, arsitek, pemograman, kedokteran, ahli kimia dsb.
Tapi sejujurnya ya kalau ditanya alasan sebenarnya aku masuk jurusan matematika itu ya karena saya lulusnya disituloh. Dan emang belum dapet hal yang benar-benar ingin saya kuasai dan mumpung aku suka matematika juga, so why not?. Kalau ada yang bilang masuk matematika hanya untuk orang ambis atau bisa dibilang rajin, look at me. Aku bukan orang ambis, bahkan bisa dibilang pemalas. bikin artikel ini juga sebenarnya malas (eh..jangan ditiru ya) ini bukan soal berapa lama kamu belajar, tapi seberapa cepat kamu menangkap permasalahannya. Yea dengan rajin belajar juga salah satu ikhtiar untuk bisa memahami permasalahannya dengan cepat tapi ingettt... Matematika ga sesulit itu. Ini sama kayak pelajaran lainnya. Sama kayak lainnya yang butuh usaha untuk dipahami.
Terus ada yang nanya lagi. Kok ngambil di UNG? Alasannya ya karena UNG salah satu kampus terbaik yang ada di Gorontalo tempat saya tinggal. Fasilitas yang sudah lumayan memadai juga mendukung kenapa saya memilih kampus ini. Tapi sebenarnya saya ingin merantaulah kuliah jauh dari kampung halaman ini. Sayangnya orang tua saya tidak mendukung. Jadi udahlah keep going. Udah segitu aja si. Pokoknyaaa, jangan takut ambil jurusan matematika ya. Inget lagunya, "matematika ilmu yang menyenangkan:') Di jurusan matematika ini saya berjuang untuk meniti masa depan saya agar lebih baik dari sekarang. Demi mewujudkan harapan tersebut, saya harus belajar dengan niat dan giat, mengatur waktu antara akademik dan organisasi, dan tentunya beribadah dan berdoa.