16 Mahasiswa Berprestasi UNG Diberi Reward
GORONTALO – Mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo kembali mengukir prestasi membanggakan, prestasi tersebut tidak hanya diperoleh pada ajang regional saja, namun juga pada event berskala nasional. Atas ukuran prestasi tersebut UNG memberikan reward berupa piagam penghargaan dan bonus kepada 16 mahasiswa yang telah mengharumkan nama UNG.
Penyerahan piagam penghargaan serta sejumlah bonus diserahkan langsung Wakil Rektor I Bidang Akademik Prof. Dr. Mahludi Baruadi, M.P, disela-sela kegiatan Apel Korpri di lingkungan civitas akademika UNG, Kamis (17/12)
Pemberian hadiah dan penghargaan kata Prof. Mahludin, merupakan bentuk apresiasi serta dukungan kepada mahasiswa yang telah mengharumkan nama Universitas Negeri Gorontalo baik itu pada kegiatan akademik maupun non akademik. Agar nantinya seluruh mahasiswa dapat semakin termotivasi dalam meningkatkan kualitas yang dimiliki, untuk dapat mencetak prestasi membanggakan lainnya baik itu ditingkat lokal, regional hingga tingkat nasional.
“Penghargaan ini merupakan cambuk pemicu dalam memberikan semangat dan motivasi untuk terus berkarya dan mencetak prestasi membanggakan,” ungkap Prof. Mahludin.
Menurut Prof. Mahludin, salah satu tolak ukur dari baiknya kualitas sebuah perguruan tinggi diukur dari banyaknya prestasi yang berhasil diraih mahasiswa. Dan untuk semakin meningkatkan prestasi tersebut, UNG senantiasi melakukan berbagai pembinaan serta pembimbingan baik itu melalui organisasi kemahasiswaan dan kegiatan ekstrakurikuler kemahasiswaan, maupun proses pembelajaran di kelas.
“Terima kasih telah berhasil mengharumkan nama UNG. Dan saya berharap prestasi mahasiswa mahasiwa dapat lebih meningkat dimasa mendatang,” harapnya.
Sejumlah penghargaan yang berhasil diraih mahasiswa UNG ditingkat nasional diantaranya, juara II takraw beregu dan Juara III Takraw Double Event pada ajang Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) ke XIV di Aceh. Serta juara I tingkat nasional untuk zona Sulawesi pada ajang Bintang Radio Indonesia dan ASEAN.
Optimalkan Layanan di Masa Kenormalan Baru, UPT
GORONTALO – Status pandemi Covid-19 telah membuat banyak perubahan dalam berbagai sektor kehidupan, terutama layanan pendidikan. Memasuki masa kenormalan baru, perpustakaan, misalnya, harus mampu beradaptasi dengan berbagai bentuk pembatasan dan kebiasaan baru, dengan tetap memberikan layanan kepustakaan terbaik kepada seluruh pemustaka.
Merespon isu tersebut UPT Perpustakaan Universitas Negeri Gorontalo menggelar webinar bertajuk “Library amid the New Normal Era: Addressing challenges and creating opportunities for better library services” pada Selasa, 8 September 2020.
Kepala UPT Perpustakaan UNG, Dr. Ismet Sulila, M.Pd, menjelaskan Webinar bertujuan untuk membuka ruang diskusi dan diseminasi pengetahuan terkait bagaimana layanan perpustakaan, baik di Indonesia dan di luar negeri, berlangsung dalam masa kenormalan baru.
“Gagasan yang disampaikan pada Webinar diharapkan bisa menjadi nilai manfaat dalam mengelola perpustakaan bagi pustakawan, termasuk juga untuk Pemustaka saat memasuki masa Normal Baru seperti saat ini,” ungkap Ismet.
Webinar yang dilaksanakan UPT. Perpustakaan disambut baik oleh Wakil Rektor Bidang IT dan Kerjasama UNG Prof. Ikhfan Haris. Menurut Prof. Ikhfan melihat bagaimana perpustakaan di luar negeri merespon dampak pandemi Covid 19 bisa membantu perpustakaan di Indonesia, khususnya UPT Perpustakaan UNG, untuk tetap berkomitmen memberi layanan terbaik berbasis digital dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan.
“Melalui webinar ini, peserta bisa memperoleh informasi perihal langkah strategis dan inovatif terkait pengembangan layanan perpustakaan dalam memasuki masa kenormalan baru ini,” harapnya.
Dalam webinar kali ini, UPT Perpustakaan mengundang Barbara Parnaby, BA Grad DIP LIS dan Chandra Pratama Setiawan, M.Sc sebagai narasumber. Barbara Parnaby, yang merupakan Manager Client Engagement Team dari perpustakaan di Curtin University, Australia, berbicara tentang” Libraries and the New Normal”. Sementara itu, Chandra Pratama Setiawan, Kepala Bidang Pengembangan Koleksi di Perpustakaan UK Petra, Surabaya, mengulas topik “Challenges and opportunities: University library services in the new normal era”.
Webinar ini dihadiri oleh 100 peserta, baik pustakawan maupun khalayak umum, dari berbagai institusi pendidikan di Indonesia.
Profile Universitas Negeri Gorontalo
Universitas Negeri Gorontalo (UNG) merupakan universitas yang dikembangkan atas dasar perluasan mandat (wider mandate) dari IKIP Negeri Gorontalo. Keberadaan Universitas Negeri Gorontalo dimulai dari Junior College FKIP Universitas Sulawesi Utara-Tengah (UNSULUTTENG) Manado di Gorontalo berdasarkan surat keputusan pejabat Rektor UNSULUTTENG Nomor 1313/II/E/63 tanggal 22 Juni 1963, Cabang FKIP UNSULUTTENG di Gorontalo berdasarkan Surat Keputusan Menteri PTIP nomor 67 tahun 1963 tanggal 11 Juli 1963, IKIP Manado Cabang Gorontalo berdasarkan Surat Keputusan Menteri PTIP Nomor 114 tahun 1965 tanggal 18 Juni 1965, FKIP UNSRAT Manado di Gorontalo berdasarkan Keppres nomor 70 tahun 1982 tanggal 7 September 1982, STKIP Gorontalo berdasarkan Kepres RI nomor 9 tahun 1993 tanggal 16 Januari 1993, IKIP Negeri Gorontalo berdasarkan Kepres RI nomor 19 tahun 2001 tanggal 5 Februari 2001.
Perubahan IKIP Negeri Gorontalo menjadi Universitas Negeri Gorontalo ditetapkan dengan surat Keputusan Presiden RI nomor 54 tahun 2004 tanggal 23 Juni 2004. Hari lahir UNG ditetapkan sama dengan lahirnya cabang FKIP UNSULUTTENG di Gorontalo yaitu, tanggal 1 September 1963 sebagaimana dinyatakan dalam surat keputusan menteri PTIP nomor 67 tahun 1963 tanggal 11 Juli 1963. Dalam perjalanannya selama 50 tahun telah mengalami tujuh kali pergantian pimpinan dan enam kali perubahan nama lembaga.
Secara rinci nama pejabat pimpinan sejak tahun 1963 – sampai sekarang sbb :
Drs. Idris Djalali - Dekan Koordinator IKIP Yogyakarta Cab. Manado di Gorontalo - 1963-1966Drs. Ek. M. J. Neno - Dekan Koordinator IKIP Manado Cab. Gorontalo - 1967-1969Prof. Drs. H. Thahir A. Musa - Dekan Koordinator IKIP Manado Cab. Gorontalo - 1969-1981Prof. Drs. H. Kadir Abdussamad - Dekan FKIP Unsrat Manado di Gorontalo - 1982-1988Drs. H. Husain Jusuf, M.Pd - Dekan FKIP Unsrat Manado di Gorontalo - 1989-1992Prof. Dr. H. Nani TuloliDekan FKIP Unsrat Manado di Gorontalo - 1992-1993Ketua STKIP Negeri Gorontalo - 1993 - 2001Pj. Rektor IKIIP Negeri Gorontalo - 2001 - 2002Prof. Dr. Ir. H. Nelson Pomalingo, M.Pd Rektor IKIP Negeri Gorontalo - 2002-2004Rektor Universitas Negeri Gorontalo - 2004-2010Dr. H. Syamsu Qamar Badu, M.Pd - Rektor Universitas Negeri Gorontalo - 2010 - 2019Dr. H. Eduart Wolok, ST, MT - Rektor Universitas Negeri Gorontalo - 2019 - 2023
Logo
Logo Universitas Negeri Gorontalo

Keterangan Logo
Kurva segi lima sama sisi adalah ornamen khas daerah Gorontalo melambangkan lima sila dari dasar negara pancasila yang menjadi azas UNG, serta lima sendi peradaban Gorontalo yang disebut {Payu Limo to Talu, Lipu Pei Hulalu}Kerangka bunga teratai yang telah mekar penuh mengandung harapan UNG akan menghasilkan SDM yang utuh dan berkualitas.Lingkaran bola dunia melambangkan komitmen untuk mencapai visi, misi dan tujuan UNG, sedangkan warna biru melambangkan keamanan dan perdamaian.Buku berwarna putih yang terbuka memiliki makna sikap terbuka dan semangat yang tinggi untuk mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi, seni budaya.Pena berbentuk ornamen lima mata melambangkan antara ilmu agama, ilmu pengetahuan, teknologi, seni dan budaya merupakan satu kesatuan yang utuh dalam dunia pendidikan.Mahkota raja berwarna hitam dengan hiasan kuning emas melambangkan kebudayaan, keteguhan dan kejayaan suatu martabat. 23 butir emas melambangkan hari bersejarah masyarakat Gorontalo, di mana tanggal 23 Januari 1942 sebagai hari kemerdekaan masyarakat Gorontalo dan sekaligus tanggal 23 Juni 2004 hari peresmian UNG oleh Presiden RI.Sayap burung Maleo berwarna jingga melambangkan semangat juang yang tinggi serta gerakan dinamis civitas akademika dalam mengembangkan UNG