PROGRAM PHYTON SEDERHANA MENGGUNAKAN STRUKTUR DATA DI GOOGLE COLAB

09 October 2024 16:14:54 Dibaca : 43

Nama : Rahmawati Ibrahim

NIM : 412424018

Prodi/Kelas: Matematika/A

 

Apa sih Struktur Data itu?

Nah, struktur data adalah cara yang digunakan untuk menyimpan dan mengatur data dalam komputer, sehingga dapat diakses dan dimanipulasi secara efisien dan efektif. Phyton menyediakan beberapa struktur data bawaan seperti list, tuple, set dan dictionary. Setiap struktur data memiliki karakteristik dan kegunaan yang berbeda.

Contoh sederhananya sebagai berikut:

Saya menggunakan set yang berisikan nama-nama permen kesukaan nabila dan reva. Set menggunakan tanda kurung kurawal dan setiap elemennya dipisahkan oleh koma. Kemudian saya membuat sebuah list kosong yang akan digunakan untuk menyimpan hasil penggabungan. List menggunakan tanda kurung siku. Untuk menggabungkan permen Nabila dan Reva maka saya membuat list kosong bernama permen_gabungan yang nantinya akan diisi dengan semua jenis permen kesukaan Nabila dan Reva.

Untuk menggabungkan tipe data set ke dalam list saya menggunakan dua perulangan for untuk menggabungkan kedua set permen. Perulangan pertama, for permen in permen_kesukaan_nabila digunakan untuk melakukan perulangan untuk setiap permen dalam set permen_kesukaan_nabila. Setiap permen yang ditemukan pada perulangan kita tambahkan ke dalam list permen_gabungan menggunakan append(). Pada perulangan kedua, for permen in permen_kesukaan_reva kita melakukan perulangan untuk setiap permen dalam set permen_kesukaan_reva. Kita perlu memeriksa apakah permen tersebut sudah berada dalam list permen_gabungan, jika belum da maka tambahkan ke dalam list dengan tujuan untuk menghindari duplikasi permen. Seperti yang kita ketahui bersama bahwa fungsi print() digunakan untuk mencetak semua permen yang ada di permen_gabungan sehingga output yang akan dikeluarkan adalah:

Set

1. Tidak ada duplikasi elemen

2. Urutan elemen tidak penting

3. cocok untuk operasi himpunan seperti gabungan, irisan, selisih

List:

1. Bisa ada duplikasi elemen

2. Urutan elemen diperhatikan

3. Lebih fleksibel untuk berbagai operasi matematika

Pada contoh program di atas saya menggunakan set untuk mendefinisikan permen kesukaan masing-masing orang karena tidak ingin ada duplikasi nama permen. kemudian saya menggunakan tipe data list untuk menggabungkan kedua set tersebut karena list memungkinkan untuk menambahkan elemen secara berurutan dan bisa memiliki duplikasi.

Contoh lainnya sebagai berikut:

Pada program di atas saya menggunakan tipe dictionary. Program yang saya buat seperti kartu identitas digital. Pada bagian data_diri = { ... } kita memembuat sebuah dictionary kosong, kemudian menambahkan pasangan kunci-nilai kedalamnya. Kuncinya seperti nama, umur, hobi, dan alamat. Nilai adalah jawaban dari kunci tersebut. Misalnya, saya menambahkan pasangan "Nama" dengan nilai "Rahmawati Ibrahim". Saya menggunakan pengulangan for untuk mengakses semua pasangan kunci-nilai dalam dictionary.

for kunci, nilai in data_diri.items():

for adalah perintah untuk mengulang sesuatu.

kunci dan nilai adalah dua variabel yang akan digunakan untuk menyimpan sementara kunci dan nilai dari setiap pasangan.

.items() adalah peruntah untuk mengambil semua pasangan kunci-nilai dalam dictionary

print(kunci, ":", nilai) setiap kali menemukan satu pasangan kunci-nilai, maka yang akan ditampilkan akan menjadi seperti:

 Dictionary seperti yang dicontohkan diatas, digunakan unruk menyimpan pasangan kunci-nilai yang tidak memiliki urutan. Program ini menunjukkan bagaimana kita dapat menggunakan struktur data dictionary dalam bahasa pemograman untuk menyimpan dan mengatur informasi dengan cara yang terstruktur. Kita dapat menambahkan, mengubah, ataupun menghapus data dengan mudah karena struktur data ini sangat fleksibel.

Kategori

  • Masih Kosong

Blogroll

  • Masih Kosong