Visi Universitas Negeri Gorontalo: Leading University di Asia Tenggara
Biasanya kampus-kampus favorit ada di wilayah Indonesia Barat. Tapi kata siapa kampus di Indonesia Timur nggak berani bersaing? Buktinya Universitas Negeri Gorontalo yang mempunyai visi menjadi Leading University di kawasan Asia Tenggara. Caranya yaitu lewat pengembangan kebudayaan dan inovasi berbasis potensi regional.
Kalau kamu memilih UNG sebagai tempat studi, kamu akan dibekali kapasitas keilmuan, jiwa kepemimpinan, kewirausahaan dan tentunya softskill yang mumpuni. Bukan hanya itu, kampus negeri ini juga membentuk mahasiswanya untuk jadi masyarakat berjiwa sosial tinggi. Caranya dengan meningkatkan pembelajaran, penelitian dan pengabdian masyarakat untuk memperkokoh budaya lokal dan identitas nasional. Jadi kamu tetap bisa bersaing dengan masyarakat dunia lainnya.
Universitas Negeri Gorontalo Mempunyai Akses Informasi SIAT dan SITU
Quipperian yang kuliah di UNG akan dimudahkan dengan kehadiran Sistem Informasi Akademik Terpadu (SIAT) dan Sistem Informasi Tata Usaha (SITU). Keduanya bisa kamu akses lewat website Universitas Negeri Gorontalo.
Lewat SIAT, kamu bisa mengakses data perkuliahan seperti Kartu Rencana Studi (KRS) online, data kurikulum, jadwal mata kuliah, data mahasiswa serta dosesn di kampus. Sedangkan SITU berfungsi mendukung proses tata usaha antara mahasiswa dan tenaga pendukung di kampus
Internasionalisasi UNG Tantangan dan harapan
Internasionalisasi Perguruan Tinggi adalah keniscayaan dalam era globalisasi. Setiap PT harus berani menerima ‘tantangan’ ini untuk menegaskan eksistensinya di kancah pendidikan tinggi di tingkat internasional maupun nasional.
Tulisan ini berupaya mendefinisikan dan mengidentifikasi tantangan internasionalisasi yang dihadapi UNG pada bidang-bidang SDM, akademik, sarana dan prasarana, serta manajemen.
Empat Pilar pengembangan yang dimiliki serta kerjasama erat yang telah terjalin dengan beberapa universitas di luar negeri dengan berbagai hasil yang sudah maujud adalah modal utama UNG menghadapi tantangan internasionalisasi. Strategi internasionalisasi UNG harus dijalankan dengan perancanaan yang terstruktur, terarah, dan terukur di bawah jalur komando Pimpinan UNG dengan wewenang dan tanggung jawab yang didelegasikan kepada Badan Kemitraan dan Program Internasional (BKPI) sebagai ujung tombak koordinasi dan integrasi berbagai program.