Teknik Elektro
Teknik Elektro adalah cabang ilmu teknik yang mempelajari dan memanfaatkan perilaku elektron yang terdapat dalam semua benda dan berperan dalam gejala-gejala alam yang disebut kelistrikan. Teknik Elektro memandang elektron sebagai agen (pelaku) utama dalam proses alih ragam energi, pengolahan isyarat, serta dalam pengolahan dan penyajian informasi.
Teknik Elektro UNG pertama berdiri pada tahun 2000, namun saat itu hanya mengelola program studi D-III. Prodi S1 Elektro berdiri sejak keluarnya SK DIKTI No. 2363/D/T/2008 tertanggal 25 Juli 2008. Penyelenggaraan prodi secara aktif dilakukan sejak bulan Agustus 2009. Visi Teknik Elektro yakni “Menjadi program studi yang unggul dalam bidang energi, isyarat elektronis, dan informasi berbasis budaya inovasi di Asia Tenggara pada tahun 2035”
Teknik Elektro memiliki 4 konsentrasi pendidikan, yaitu: 1). Sistem tenaga listrik, 2). Sistem elektronika dan telekomunikasi, 3). Sistem Kendali, dan 4). Sistem komputer dan informatika. Untuk menunjang proses pembelajaran, sarana dan prasarana laboratorium prodi S1 Teknik Elektro mengalami peningkatan melalui penambahan fasilitas pada tahun 2012 senilai ± 18 milyar dan pada tahun 2015 senilai ± 11 milyar yang menunjang kegiatan praktikum terutama elektronika, dasar teknik elektro, dan teknik tegangan tinggi,
konsentrasi pendidikan , konsentrasi teknik tenaga listrik, konsentrasi teknik elektronik dan telekomunikasi, konsentrasi teknik kendali, konsentrasi teknik computer dan informasi. Akreditasi B. perubahan kurikulum telah dilakukan 3 kali. Kurikulum yang dilaksanakan berdasarkan standar KKNI, Standar SN DIKTI dan berdasarkan rekomendasi FORTEI. Saat ini kurikulum baru “merdeka belajar” memberikan kebebasan kepada mahasiswa untuk mengambil 3 Semester (maksimal 20 SKS) di prodi lain. Yaitu 1 semester prodi di lingkungan UNG, 1 Semester dalam prodi yang sama di perguruan tinggi lain dan 1 semester untuk program magang atau proyek desa.
Saat ini kurikulum yang di laksanakan ada 3 jenis, yakni kurikulum 2011, 2017 (standar KKNI) dan saat ini 2020/2021 melaksanakan kurikulum merdeka belajar yang dimana pelaksanaannya tidak dipaksakan.
Sumber :
https://www.instagram.com/tv/CFSIgE9h3jj/?igshid=1wlvdoniifwem
https://ft.ung.ac.id/elektro/prodi/s1-teknik-elektro.html
buku pedoman akademik UNG tahun 2011/2012
Fakultas Teknik
Fakultas Teknik (FATEK) merupakan unsur pelaksana Universitas Negeri Gorontalo dalam bidang pendidikan dan pengajaran, penelitian, dan pengabdian pada masyarakat dalam bidang pendidikan dan tenaga professional di bidang teknologi kejuruan dan keteknikan,
Pada awalnya, sesuai SK Mendiknas No. 140/0/2001 Tanggal 5 September 2001 Fakultas Teknik Universitas Negeri Gorontalo, merupakan Fakultas yang mempunyai hak dan kewenangan menyelenggarakan pendidikan Diploma Tiga (D-III) Non Keguruan atau Non Kependidikan. Pada Tahun Akademik 2000-2001, dibuka beberapa Program Studi di bidang Teknik yang berada di bawah naungan Program Diploma STKIP Gorontalo dengan Koordinator Prof. Dr. Yasin Tuloli, M. Pd. Program Studi yang menjadi cikal bakal lahirnya Fakultas Teknik tersebut sesuai SK Dirjen Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional RI Tanggal : 18 Agustus tahun 2000; adalah :1) No. 275/DIKTI/Kep/2000 Program Studi D-1 Kriya Kain; 2) No. 278/DIKTI/Kep/2000 Program Studi D3 Teknik Sipil, 3) No. 279/DIKTI/Kep/2000 Program Studi D3Teknik Elektro; dan 4) No. 281/DIKTI/Kep/2000 Program Studi D3 Manajemen Informatika. Perjuangan dan tekad lembaga dalam upaya Alih Status STKIP menjadi IKIP Negeri Gorontalo terealisasi dengan diresmikannya IKIP Negeri Gorontalo pada tahun 2001. Sebagai konsekwensinya adalah perubahan perangkat organisasi. Jurusan pada masa STKIP menjadi Fakultas. Salah satu Fakultas tersebut adalah Fakultas Pendidikan Teknik dan Kejuruan yang terdiri dari Jurusan Teknik Sipil, Teknik Elektro, Teknik Informatika dan Teknik Kriya dengan jenjang pendidikan Diploma Tiga (D3). Pada tahun akademik 2003/2004 FPTK menambah Program Studi baru yaitu D3 Teknik Arsitektur. Pada tahun akademik 2004/2005, terlahir Program Studi D3 Teknik Industri. Seiring dengan percepatan proses peralihan status IKIP ke Universitas, FPTK menjadi salah satu primadona dilihat dari segi Non Kependidikannya. Karena salah satu syarat Perguruan Tinggi berbentuk IKIP bisa berubah status menjadi Universitas adalah harus tersedianya Program Studi Non Kependidikan. Mulai tahun akademik 2005/2006, sesuai OTK UNG, FPTK berubah menjadi Fakultas Teknik. Sejak berdirinya pada tahun 2001, Fakultas Teknik pernah dipimpin oleh sejumlah Dekan yaitu :
Drs. Syamsu Qamar Badu, M.Pd (2001-2002)Dra. Rama Hiola, M.Kes (2002-2006)Drs. Nawir Sune, M. Si (2006-2009)Ir. Rawiyah Husnan, MT, (2009-2014)Moh. Hidayat Koniyo, ST., M.Kom (2014-2019)Dr. Sardi Salim, M.Pd (2019-sekarang)
Dengan Visi “Menjadi fakultas rujukan dalam bidang teknologi berwawasan budaya di kawasan Asia Tenggara", sampai saat ini Fakultas Teknik memiliki 6 jurusan dengan 9 prodi.1. Jurusan Teknik Informatika memiliki 2 program studi,
- S1 Sistem Informasi (SI) akreditasi (B).
- S1 Pendidikan Teknologi Informasi (PTI)
2. Jurusan Teknik Sipil memiliki 2 program studi
- S1 Teknik Sipil
- S1 Pendidikan Teknik Bangunan (PTB)
Jurusan Teknik Industri memiliki 2 prodi, diantaranya :- S1 Teknik Industri
- S1 Pendidikan Teknik Mesin (PTM)
Jurusan Teknik Arsitektur hanya memiliki 1 prodi, yaitu :- S1 Teknik Arsitektur
Jurusan Teknik Elektro memiliki 1 program studi, yakni:- S1 Teknik Elektro
Jurusan Seni Rupa memiliki 1 program studi, yaitu :- S1 Pendidikan Seni Rupa
Seluruh Jurusan dan prodi pada fakultas teknik tersebut telah terakreditasi B
Sumber :
https://bondula.com/ung-penjelasan-lengkap-jurusan-di-fakultas-teknik-terbaru-gorontalo/
https://ft.ung.ac.id/profil/sejarah.html
Buku Pedoman Akademik UNG Tahun 2011/2012
Kampus UNGgul
Universitas Negeri Gorontalo. Ya, pastinya nama ini sudah tidak asing lagi ditelingamu kan? Universitas Negeri Gorontalo atau yang sering disingkat UNG adalah perguruan tinggi negeri di Gorontalo berdiri pada 1 September 1963. Awalnya, Universitas Negeri Gorontalo merupakan universitas yang dikembangkan atas dasar perluasan mandate (wider mandate) dari IKIP Negeri Gorontalo. Sebelum menjadi Universitas Negeri Gorontalo, kampus ini telah beberapa kali mengalami perubahan nama. Mulai dari Junior College FKIP UNSULUTTENG, Cabang FKIP UNSULUTTENG di Gorontalo pada tahun 1963. IKIP Manado Cabang Gorontalo tahun 1965. FKIP UNSRAT Manado di Gorontalo tahun 1982. STKIP Gorontalo tahun 1993. Hingga IKIP Negeri Gorontalo tahun 2001. Perubahan IKIP Negeri Gorontalo menjadi Universitas Negeri Gorontalo ditetapkan dengan Surat Keputusan Presiden RI nomor 54 tahun 2004 tanggal 23 Juli 2004. Hari lahir UNG ditetapkan sama dengan hari lahirnya cabang FKIP UNSULUTTENG di Gorontalo yaitu tanggal 1 September 1963. Hal ini sebagaimana dinyatakan dalam keputusan menteri PTIP nomor 67 tahun 1963 tanggal 11 Juli 1963. Sampai saat ini, UNG telah 9 kali berganti pimpinan. Berikut rinciannya :
1. Drs. Idris Djalali - Dekan Koordinator IKIP Yogyakarta Cab. Manado di Gorontalo - 1963-1966
2. Drs. Ek. M. J. Neno - Dekan Koordinator IKIP Manado Cab. Gorontalo - 1967-1969
3. Prof. Drs. H. Thahir A. Musa - Dekan Koordinator IKIP Manado Cab. Gorontalo - 1969-1981
4. Prof. Drs. H. Kadir Abdussamad - Dekan FKIP Unsrat Manado di Gorontalo - 1982-1988
5. Drs. H. Husain Jusuf, M.Pd - Dekan FKIP Unsrat Manado di Gorontalo - 1989-1992
6. Prof. Dr. H. Nani Tuloli
- Dekan FKIP Unsrat Manado di Gorontalo - 1992-1993
- Ketua STKIP Negeri Gorontalo - 1993 – 2001
- Pj. Rektor IKIIP Negeri Gorontalo - 2001 - 2002
7. Prof. Dr. Ir. H. Nelson Pomalingo, M.Pd
- Rektor IKIP Negeri Gorontalo - 2002-2004
- Rektor Universitas Negeri Gorontalo - 2004-2010
8. Prof. Dr. H. Syamsu Qamar Badu, M.Pd - Rektor Universitas Negeri Gorontalo - 2010 – 2019
9. Dr. Eduart Wolok, ST, MT – Rektor Universitas Negeri Gorontalo – 2019 - sekarang
Sejak tahun 2007 jumlah mahasiswa terus mengalami lonjakan. Hingga pada 2017, 19.201 mahasiswa telah terdaftar di kampus peradaban ini. Dengan 814 dosen yang didalamnya termasuk 34 guru besar yang ada di seluruh fakultas. 2017 telah ditetapkan oleh kemenrisetdikti sebagai salah satu perguruan tinggi yang harus mencapai akreditasi A
Sejak 2010-2017 landscape telah ditata dan lebih dari 20 gedung bertingkat telah dibangun. 2017-2018 lebih difokuskan pada pembangunan infrastruktur kampus baru di bone bolango dengan dana sebesar 36 juta dolar.
Pada tahun 2019, harapan kampus UNG untuk mendirikan Fakultas Kedokteran akhirnya terwujud saat Menrisetdikti menyerahkan SK Fakultas Kedokteran UNG kepada Rektor UNG (Prof. Dr. H. Syamsu Qamar Badu, M,pd) yang turut disaksikan Wakil Gubernur Gorontalo (H. Idris Rahim)
Selama 57 tahun berdiri, mahasiswa UNG telah menorehkan beberapa prestasi, baik tingkat regional maupun internasional yakni lomba karya tulis ilmiah nasional, lomba inovasi pangan local agroteknologi kingdom hingga sea games takraw
Sekian ,dan untuk kemajuan penulisan ini kedepannya, saya mengharapkan kritik dan saran yang membangun. Terima kasih
Sumber :
https://dinkes.gorontaloprov.go.id/akhirnya-fakultas-kedokteran-ung-resmi-berdiri/
https://id.wikipedia.org/wiki/Universitas_Negeri_Gorontalo
https://youtu.be/tcWQQzRkvu4