Sudahkah kita Beradab dengan benar?

09 September 2015 18:28:07 Dibaca : 867 Kategori : catatan sunnah

Banyak yang mngaku sudah mengamalkan SUNNAH Rasulullah, tapi hanya sebagiaaan yang bisa mengamalkan ADAB-ADAB SUNNAH tersebut.....
Apakah Rasulullah pernah mengajarkan AGAR BERKERAS hati KETIKA dalam menyampaikan sesuatu.
Tidak banyak pemuda2 jaman sekarang baru mengenal ILMU, membaca satu terjemahan hadist(bukan seorang ahli hadist). sudah berani mengkafirkan sesaMA MUSLIM..merasa amalanya yang paling benar yang lain sesat...
Apakah dalam ADAB rasulullah ada hal demikian????
TENGOK DIRI MASING2

Mungkin kita bisa mengambil sdikt Hikmah dari Perjalanan Dak'wah RAsulullah.

suatu ketika Nabi Muhammad masuk kkampung, yang namanya kampung Thaif
Nabi Muhammad masuk kesitu untuk menyampaikan kebenaran, bukan meminta DUIT atau sekedar cari makan akan tetapi nabi Muhammad masuk ke kampung thaif tersebut untuk mengajak warga kampung mendapat Hidayah, agar kenal Allah, agar selamat kelak di akhirat.
akan tetapi kebaikan Nabi Muhammad tidak mereka sambut dengan kebaikan pula. Malah sebaliknya DIPUKULI hingga terpental, anak-anak membawa sandal dan batu untuk melempari Nabi Muhammad SAW dan Dilempari terus...setiap beliau melangkahkan kakinya batu-batu itu mengenai semua tubuh beliau sehingga luka-luka berdarah, dan sambil mereka melempar, mereka mengejek dan mencaci..
Dan disaat itu nabi Muhammad merasakan sakit yang luar biasa.

(Singkat Cerita).

Ketika Usahanya Nabi Muhammad belum membuahkan hasil, beliau Pun pergi meninggalkan kampung tersebut.
disela perjalananNya beliau Menoleh kekiri dan kekanan untuk mencari tempat beristirahat. Kemudian terlihatlah POHON KURMA yang rindang dalam Riwayat POHON anggur. maka nabi muhammad mendekat ke pohon itu, sesampainya Beliau di tempat itu lalu DUDUK dan wajah beliau dihadapkan kekampung THAIF sambil AIR MATANYA berlinang jatuh di PIPI
Dengan Linangan AIR mata Sembari Berdo'a kepada ALLAH, "YA ALLAH JANGAN SIKSA MEREKA"
tiba2 malaikat JIBRIL datang dan berkata "YA RASULULLAH, YA RASULULLAH, ALANGKAH SUNGGUH KETERLALUAN UMMATMU ITU YA RASULULLAH dan jika ENGKAU MAU AKU AKAN ANGKAT GUNUNG ITU LALU AKU JATUHKAH DIATAS DIKEPALA MEREKA"
Mendengar tawaran malaikat itu Rasulullah dengan sifat kasih sayangnya berkata, ”Walaupun mereka menolak ajaran Islam, saya berharap dengan kehendak Allah, keturunan mereka pada suatu saat nanti akan menyembah Allah dan beribadah kepada-Nya.”

sungguh ahlak yang mulia kasihnya terhadap UMMATnya.
Disinilah LETAK ADAB yang SEBENARNYA yang kadang dilalaikan oleh kita Ummat dijaman sekarang.
Rasulullah tidak sedikitPUN marah terhadap mereka yang sdah mencaci maki beliau.
JUSTRU SEBALIKNYA. BELIAU MENDO'AKAN agar MREKA tidak DI siksa.

SIA2 BERILMU DAN BERAMAL KALAU TIDAK PUNYA ADAB.
ALLAHU AKBAR.