RESMIKAN PENGGUNAAN GEDUNG,INI HARAPAN REKTOR UNTUK DWP UNG

18 September 2020 12:42:48 Dibaca : 12

  

GORONTALO - Dharma Wanita Persatuan (DWP) Universitas Negeri Gorontalo melaksanakan doa syukuran sekaligus peresmian Sekretariat DWP UNG,. Peresmian fasilitas penunjang eksistensi DWP UNG dilakukan oleh Rektor UNG Dr. Eduart Wolok, S.T, M.T,.

Rektor dalam sambutannya mengharapkan, kehadiran fasilitas bagi DWP diharapkan dapat mendukung serta memperkuat eksistensi organisasi dalam mendukung perkembangan UNG.

"Fasilitas ini harus digunakan dengan baik agar visi DWP UNG yang mandiri, unggul dan berdaya saing bisa terealisasi," harap Rektor.

Rektor sebagai penasehat DWP UNG berpesan agar fasilitas yang telah disediakan dapat dijaga dan digunakan sebagaimana mestinya. Posisi dan peran DWP saat ini harus bisa mendukung sekaligus memberi warna positif untuk mewujudkan UNG unggul dan berdaya saing.

"Jadikan DWP sebagai supporting bagi Bapak-bapak pimpinan Kampus dalam menjalankan tugasnya menjalankan program Kampus. Karen DWP merupakan mitra Kampus," pungkas Rektor.

Sementara itu Ketua DWP UNG dr. Ceci Solok Karim, S.Pk, kehadiran sekretariat baru DWP sangat penting dalam mendukung eksistensi organisasi. Karena sekretariat banyak melahirkan banyak ide kreatif dari para anggota."Ini menjadi tempat DWP dalam melahirkan ide kreatif yang menjadi program organisasi. Terima kasih kepada pimpinan Kampus yang telah mendukung eksistensi DWP melalui pemenuhan fasilitas organisasi," pungkas dr. Ceci. (**)

  

 

GORONTALO – Universitas Negeri Gorontalo bersama Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) memiliki komitmen besar dalam mensukseskan Kampus Merdeka, Merdeka Belajar yang diprogramkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.

Wujud komitmen dari Perguruan Tinggi di Gorontalo ditunjukkan melalui penandatanganan piagam kerjasama program kampus merdeka, merdeka belajar oleh Pimpinan 4 PTN dan 12 PTS se-Provinsi Gorontalo, Selasa (15/9), di Aula Rektorat UNG.

Rektor UNG Dr. Eduart Wolok, S.T, M.T, menyambut baik kerjasama lintas Perguruan Tinggi se Prov. Gorontalo dalam implementasi program Kampus Merdeka, Merdeka Belajar, sebagai upaya langkah dapat terus meningkatkan kolaborasi.

“Tujuan dari kolaborasi kita ini apa? Agar supaya lulusan yang dihasilkan dari Lembaga Pendidikan Tinggi di Gorontalo kualitasnya tidak terlalu jauh dengan Kampus ternama lain,” ungkap Rektor.

Menurut Rektor, jika berbicara program Kampus Merdeka Merdeka Belajar saat ini sudah berjalan, dimana untuk sementara ini UNG bermitra dengan Perguruan Tinggi Negeri lainnya.

“Salah satu contohnya yakni program Permata yang sejak 5 tahun lalu sudah diikuti oleh UNG dengan melakukan pertukaran mahasiswa selama 1 tahun. Akan tetapi dalam konsep Kampus Merdeka kita harus melakukan sedikit penyesuaian,” terangnya.

Terkait program Kampus Merdeka, Merdeka Belajar di Gorontalo, Rektor mengaku berkomitmen penuh dalam menyukseskan program tersebut melalui kolaborasi antar Perguruan Tinggi se Prov. Gorontalo.

“Saya berharap kerjasama program Kampus Merdeka, Merdeka Belajar tidak hanya penandatanganan kerjasama, namun dapat ditindak lanjuti hingga tingkat Fakultas maupun Program Studi,” harap Rektor. (wahid)

SEJARAH FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO

18 September 2020 12:12:29 Dibaca : 10

Pada awalnya sesuai SK Mendiknas No. 140/0/2001 Tanggal 5 September 2001 Fakultas Teknik Universitas Negeri Gorontalo, merupakan Fakultas yang mempunyai hak dan kewenangan menyelenggarakan pendidikan Diploma Tiga (D-III) Non Keguruan atau Non Kependidikan. Pada Tahun Akademik 2000-2001, dibuka beberapa Program Studi di bidang Teknik yang berada di bawah naungan Program Diploma STKIP Gorontalo dengan Koordinator Prof. Dr. Yasin Tuloli, M. Pd. Program Studi yang menjadi cikal bakal lahirnya Fakultas Teknik tersebut sesuai SK Dirjen Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional RI Tanggal : 18 Agustus tahun 2000; adalah :1) No. 275/DIKTI/Kep/2000 Program Studi D-1 Kriya Kain; 2) No. 278/DIKTI/Kep/2000 Program Studi D3 Teknik Sipil, 3) No. 279/DIKTI/Kep/2000 Program Studi D3Teknik Elektro; dan 4) No. 281/DIKTI/Kep/2000 Program Studi D3 Manajemen Informatika. Perjuangan dan tekad lembaga dalam upaya Alih Status STKIP menjadi IKIP Negeri Gorontalo terealisasi dengan diresmikannya IKIP Negeri Gorontalo pada tahun 2001. Sebagai konsekwensinya adalah perubahan perangkat organisasi. Jurusan pada masa STKIP menjadi Fakultas. Salah satu Fakultas tersebut adalah Fakultas Pendidikan Teknik dan Kejuruan yang terdiri dari Jurusan Teknik Sipil, Teknik Elektro, Teknik Informatika dan Teknik Kriya dengan jenjang pendidikan Diploma Tiga (D3). Pada tahun akademik 2003/2004 FPTK menambah Program Studi baru yaitu D3 Teknik Arsitektur. Pada tahun akademik 2004/2005, terlahir Program Studi D3 Teknik Industri. Seiring dengan percepatan proses peralihan status IKIP ke Universitas, FPTK menjadi salah satu primadona dilihat dari segi Non Kependidikannya. Karena salah satu syarat Perguruan Tinggi berbentuk IKIP bisa berubah status menjadi Universitas adalah harus tersedianya Program Studi Non Kependidikan. Mulai tahun akademik 2005/2006, sesuai OTK UNG, FPTK berubah menjadi Fakultas Teknik. Sejak berdirinya pada tahun 2001, Fakultas Teknik pernah dipimpin oleh sejumlah Dekan yaitu :

1.Drs. Syamsu Qamar Badu, M.Pd (2001-         2002)2.Dra. Rama Hiola, M.Kes (2002-2006)3.Drs. Nawir Sune, M. Si (2006-2009)4.Ir. Rawiyah Husnan, MT, (2009-2014)

  • 5.Moh. Hidayat Koniyo, ST., M.Kom (2014-     sekarang)

Kategori

  • Masih Kosong

Blogroll

  • Masih Kosong