ARSIP BULANAN : August 2021

Dampak pandemi covid-19 Terhadap dunia pendidikan

05 August 2021 14:55:52 Dibaca : 9

 

 

Sudah lebih dari satu tahun pandemi covid-19 berlangsung di Indonesia. Sesuai dengan peraturan pemerintah setiap orang wajib melakukan 3 M (Memakai masker, Mencuci tangan, dan Menjaga jarak). Hal ini dilakukan untuk memutus rantai pandemi covid-19 (Corona Virus Disease) yang sangat mematikan. Pandemi covid-19 tidak hanya dirasakan di Indonesia saja, tetapi diseluruh dunia. Berbagai upaya telah dilakukan agar masa pendemi segera berakhir karena pandemi menghancurkan seluruh sektor kehidupan, salah satunya sektor Pendidikan.

Manfaat Berorganisasi bagi mahasiswa

05 August 2021 14:45:05 Dibaca : 5

Bagi kebanyakan orang menjadi mahasiswa itu sulit, namun jika dilakukan dengan benar dan jujur maka lebih mudah dan menyenangkan. Organisasi telah menjadi bagian penting dari kehidupan mereka. Melalui organisasi, mahasiswa dapat banyak hal positif seperti menerima pelatihan soft skill, interpersonal skill, dan character building. Banyak sekali manfaat dari pengalaman berorganisasi. 

Menambah Wawasan 

Dengan bergabung dalam suatu organisasi, mahasiswa akan belajar banyak hal. Misalkan membuat proposal acara, mengatur anggaran, mencari sponsor atau donatur, dan menghubungi banyak orang, sehingga secara tidak langsung dapat memberikan wawasan dan pengetahuan yang lebih luas. 

Kampus merdeka Aambyar bila THR-an jadi persoalan

05 August 2021 14:38:35 Dibaca : 4

 

Hari ini ada diskusi online Aliansi Alumni Peduli Pendidikan Berintegritas KAMPUS MERDEKA bertajuk "Selamatkan Marwah UNJ Sekarang Juga". Narasumber yang dihadirkan 1) Dr. Cris Kuntadi (Ahli Anti Fraud and Bribery - Mantan BPK dan Irjen Kemenhub), 2) Dra. Retno Listiyarti, M.Si (Alumni UNJ dan Pengamat Pendidikan), 3) Supriyanto Prasaga, M.Hum (Direktur Lembaga Informasi dan Transformasi Sosial Indonesia) dengan moderator Dr. Achmad Husen, M.Pd.

Cukup mencerahkan. Karena Dr. Chris Kuntadi menyuguhkan perbedaan antara korupsi-suap-gratifikasi. Sementara Supriyanto Prasaga menegaskan kasus yang dialami UNJ sangat lemah, apalagi menyeret KPK untuk urusan yang tidak signifikan. 

Lalu, Retno Listiyarti menyebut tidak ada asap bila tidak ada api maka perlu diberbaiki dari dua sisi (Kemendikud & UNJ) agar tidak mencoreng marwah UNJ sebagai perguruan tinggi negeri. Dan paling menarik pernyatan Ali Muchtar Ngabalin (Alumni S3 UNJ yang juga Staf Ahli KSP) menegaskan prihatin atas kejadian yang menimpa UNJ karena merugikan institusi dan generasi bangsa yang sedang belajar. Dia menyebut kasus ini ada upaya untuk mencederai rektor UNJ dan UNJ. Maka dia pun siap mewakafkan diri demi nama baik UNJ dan mengajak semua civitas UNJ mengawal kasus ini agar segera selesai.