Tugas Pengendalian dan Penjaminan Mutu

08 February 2024 20:57:04 Dibaca : 139

Nama: I Made Aldi Adnyana 

 

Nim: 561422041

 

Kelas: B

 

Prodi: S1-Teknik Industri

 

Perkembangan Manajemen Yang Berpengaruh Pada Organisasi

 

Perkembangan manajemen yang berpengaruh pada organisasi adalah evolusi atau kemajuan dalam cara organisasi mengelola sumber daya, mengatur operasi, dan mencapai tujuan mereka. Perkembangan ini dapat mencakup berbagai aspek, termasuk konsep, teknik, dan praktik manajemen yang baru atau ditingkatkan. Berikut ini beberapa Perkembangan manejemen yang berpengaruh pada organisasi:

 

1. Perkembangan Manajemen Strategis

 

Pencetus: Alfred Chandler, Igor Ansoff, Michael Porter

 

Tokoh-tokoh yang terlibat: Gary Hamel, C.K. Prahalad

 

Karya: "Strategy and Structure" oleh Alfred Chandler, "Corporate Strategy" oleh Igor Ansoff, "Competitive Strategy" oleh Michael Porter, "Competing for the Future" oleh Gary Hamel dan C.K. Prahalad.

 

Perkembangan dalam manajemen strategis merujuk pada evolusi konsep, teori, dan praktik yang terjadi dalam bidang manajemen strategis. Ini mencakup berbagai perubahan dan penemuan yang telah terjadi seiring waktu untuk meningkatkan pemahaman dan pelaksanaan strategi dalam organisasi. Perkembangan tersebut menunjukkan bahwa manajemen strategis terus berkembang sebagai disiplin, dengan perubahan yang terus terjadi untuk mengakomodasi perubahan dalam lingkungan bisnis dan teknologi.

 

2. Perkembangan Manajemen Hubungan Antar Manusia

 

Pencetus: Elton Mayo.

 

Tokoh-tokoh yang terlibat: Abraham Maslow, Douglas McGregor, Frederick Herzberg, Mary Parker Follett, Chester Barnard

 

Karya: Mayo dikenal dengan eksperimennya di Hawthorne Works dan konsep "Hawthorne Effect."

 

Perkembangan Manajemen Hubungan Antar Manusia (Human Relations Management) merujuk pada pergeseran dalam pemahaman dan pendekatan terhadap manajemen yang lebih menekankan pentingnya hubungan antara manajer dan karyawan, serta hubungan antar sesama karyawan di tempat kerja. Perkembangan ini merupakan reaksi terhadap pendekatan manajemen klasik yang lebih fokus pada aspek teknis dan struktural organisasi.

 

3. Perkembangan Manajemen Ilmiah

 

Pencetus: Frederick Winslow Taylor.

 

Tokoh-tokoh yang terlibat: Henri Fayol, Frank Gilbreth, Lillian Gilbreth

 

Karya: Taylor dikenal dengan karyanya "The Principles of Scientific Management" yang menekankan pada peningkatan produktivitas melalui analisis ilmiah.

 

Perkembangan Manajemen Ilmiah (Scientific Management) merujuk pada pendekatan yang dikembangkan oleh Frederick W. Taylor pada akhir abad ke-19. Pendekatan ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas dalam proses produksi dan manufaktur dengan menerapkan prinsip-prinsip ilmiah. Perkembangan Manajemen Ilmiah membawa perubahan revolusioner dalam cara organisasi mengelola operasi mereka. Meskipun kritik telah diajukan terhadap pendekatan ini, terutama terkait dengan masalah dehumanisasi pekerja dan kurangnya perhatian terhadap aspek manusiawi dalam lingkungan kerja, kontribusinya terhadap pemahaman tentang efisiensi operasional dan manajemen masih sangat relevan hingga saat ini.

 

4. Perkembangan Manajemen Administrasi

 

Pencetus: Henri Fayol.

 

Tokoh-tokoh yang terlibat: Max Weber, Mary Parker Follett, Chester Barnard

 

Karya: Fayol memperkenalkan 14 prinsip manajemen yang meliputi fungsi-fungsi manajemen seperti perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian.

 

Perkembangan Manajemen Administrasi (Administrative Management) merujuk pada salah satu aliran utama dalam perkembangan teori manajemen yang berkembang pada awal abad ke-20. Aliran ini dikembangkan oleh seorang insinyur Perancis bernama Henri Fayol, yang memperkenalkan serangkaian prinsip dan fungsi manajemen yang menjadi landasan bagi teori administrasi. Perkembangan Manajemen Administrasi memberikan kontribusi signifikan terhadap pemahaman tentang praktik manajemen modern. Meskipun telah ada perkembangan lebih lanjut dalam teori manajemen sejak itu, prinsip-prinsip dan konsep-konsep yang diperkenalkan oleh Fayol tetap relevan dalam konteks manajemen organisasi saat ini.

 

5. Perkembangan Manajemen Sumber Daya Manusia

 

Pencetus: Elton Mayo, Abraham Maslow, dan Douglas McGregor.

 

Tokoh-tokoh yang terlibat: Frederick Herzberg, Peter Drucker

 

Karya: Mayo dengan eksperimennya di Hawthorne Works, Maslow dengan "Hierarchy of Needs," dan McGregor dengan teori X dan Y.

 

Perkembangan Manajemen Sumber Daya Manusia (HRM) mengacu pada evolusi pendekatan organisasi terhadap pengelolaan sumber daya manusia, yang pada dasarnya adalah pengelolaan tenaga kerja. Ini melibatkan strategi, kebijakan, dan praktik yang dirancang untuk mengelola, mengembangkan, dan memotivasi karyawan agar dapat mencapai tujuan organisasi dengan efektif. Perkembangan Manajemen Sumber Daya Manusia mencerminkan perubahan dalam pandangan dan praktik terhadap pengelolaan tenaga kerja. Fokusnya telah bergeser dari sekadar administrasi personalia menjadi fungsi strategis yang penting bagi kesuksesan dan pertumbuhan jangka panjang organisasi.