PKKMB UNG 2020
PKKMB UNG 2020
17 September 2020 08:34:39 Dibaca : 30Pelaksanaan PKKMB UNG 2020
Pengenalan kehidupan kampus mahasiswa baru atau disingkat dengan PKKMB, disetiap PTN pasti mempunyai tradisi yang berbeda dalam penerimaan mahasiswa barunya. Karena dibutuhkan penyesuain oleh setiap insani untuk bisa membuka halaman yang baru, namun yang unik untuk tahun ini pkkmb dilaksanakan secara daring atau online karena menyesuaikan dengan adanya pandemi yang masih melanda negeri ini, begitu juga dengan UNG.
Pelaksanaan masa orientasi kampus dalam prosesnya mengalami perubahan - perubahan baru yang ditujukan ke arah positif. Jika tahun sebelum - sebelumnya masa orientasi diupayakan agar tidak terjadi perpeloncohan atau kekerasan fisik maka di tahun ini UNG mempunyai trobosan baru yakni lebih mengedepankan pada pembinaan karakter, pembinaan idealisme, penguatan rasa cinta tanah air, dan kepedulian terhadap lingkungan, yang kesemuanya itu dilakukan dalam upaya menjadikan mahasiswa baru sebagai generasi yang berkarakter, religius, nasionalis, mandiri, gotong royong, dan berintegritas. Walaupun ditengah pandemi ini tidak membuat semangat panitia PKKMB UNG dalam melakukan tradisi yang sudah lama di Universitas ini terhambat. Menyikapi masalah itu, Universitas Negeri Gorontalo sebagai salah satu kampus negeri dan terbesar di Provinsi Gorontalo menyambut baik dan berupaya menyusun PKKMB yang lebih spesifik namun tetap merujuk pada edaran panduan yang diberikan. Panduan PKKMB oleh Universitas Negeri Gorontalo ( UNG ) sebagai bukti dan komitmen UNG sebagai kampus negeri yang tetap melaksanakn masa pengenalan kampus dalam masa pandemi dengan perencanaan yang matang.
Kegiatan PKKMB oleh UNG memberikan cerminan bahwa ditengah - tengah pandemi tidak membuat kegiatan penerimaan mahasiswa baru menjadi terhambat, malahan lebih diberikan secara unik, menarik, dan medidik, tetapi juga tetap sesuai protokol kesehatan. karena masalah yang ada tidak dijadikan oleh pihak panitia PKKMB UNG menjadi hal yang harus dipermasalahkan namun hanya dijadikan sesuatu jembatan untuk melakukan kegiatan - kegiatan menjadi lebih menarik.
Optimalkan Pembelajaran Daring di UNG

GORONTALO - Terkait Covid-19 yang kini telah menyebar ke 8 Provinsi di Indonesia, Rektor Universitas Negeri Gorontalo Eduart Wolok telah melakukan antisipasi dalam pelayanan akademik. Salah satu gerak cepat UNG adalah mengaktifkan perkuliahan dalam bentuk daring (online).
Dalam mempersiapkan hal tersebut, Eduart telah menginstruksikan agar pelayanan akademik jangan terganggu dan harus berjalan secara efektif. Salah satu bentuk layanan tersebut adalah menyiapkan infrastruktur kelas daring untuk pembelajaran dari rumah.
UNG saat ini telah mengaktifkan 1923 kelas daring untuk 17.976 mahasiswa dan 872 dosen. 1923 kelas daring ini diharapkan bisa menjadi alternatif model perkuliahan bagi semua mahasiswa dan dosen.
“Saya telah menginstruksikan agar perkuliahan daring (online) segera diaktifkan berikut dengan infrastruktur yang ada. Kami telah menyiapkan 1923 kelas daring untuk melayani 17.976 mahasiswa yang diampu oleh 872 dosen”. ujar Eduart Wolok
Menurut Eduart, sistem perkuliahan online (daring) melalui fitur e-Learning di Sistem Informasi Akademik Terpadu (SIAT) UNG sudah disiapkan sejak tahun 2011. Hal ini dibangun berdasarkan hasil kajian UNG terhadap penerapan e-Learning UNG yg telah dipaparkan pada International Symposium on Open, Distance, and e-Learning (ISODEL) tahun 2012.
“UNG telah menginisiasi perkuliahan daring sejak tahun 2011 dan terus dikembangkan serta diperkuat hingga kini. Alhamdulillah saat berada situasi krisis seperti saat ini, UNG telah siap dengan segala infrastruktur”, tutur Eduart Wolok yang pernah menjabat sebagai Wakil Rektor II periode 2010-2014 dan periode 2014 – 2017.
Salah satu pengembang sistem ini, Arbyn Dungga menyampaikan jika ada yang butuh informasi teknis mengenai perkuliahan daring, bisa mengakses situs :
Dalam situs tersebut, mahasiswa dan dosen bisa mengakses panduan perkuliahan daring. (**)
Sejarah Universitas Negeri Gorontalo
Universitas Negeri Gorontalo, disingkat UNG, adalah perguruan tinggi negeri di Gorontalo,Indonesia, yang berdiri pada 1 September1963. Mulanya Universitas ini diberi namaJunior College, dan menjadi bagian dari FKIP UNSULUTENG. Tahun 1964 statusnya berubah menjadi Cabang FKIP IKIP Yogyakarta Cabang Manado, tahun 1965 bergabung dengan IKIP Manado Cabang Gorontalo.
| Nama sebelumnya | IKIP Negeri Gorontalo |
|---|---|
| Moto | Kampus peradaban |
| Jenis | Perguruan tinggi negeri |
| Didirikan | 1 September 1963 |
| Lembaga induk | Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia |
| Rektor | Prof. Dr. Syamsu Qamar Badu |
| Staf akademik | 667 (2014) [1] |
| Staf administrasi | 555 (2014) [2] |
| Lokasi | Kota Gorontalo , Gorontalo , Indonesia |
| Situs web | http://www.ung.ac.id |
Tahun 1982 lembaga ini menjadi salah satuFakultas dari Universitas Sam RatulangiManado dengan nama Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unsrat Manado diGorontalo. Lembaga ini resmi berdiri sendiri berdasarkan Keppres RI Nomor 9 Tahun 1993 tanggal 16 Januari 1993, dengan nama Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Gorontalo.
Tahun 2001 berdasarkan Keppres RI Nomor 19 Tahun 2001 tanggal 5 Februari 2001 status lembaga ini ditingkatkan menjadi IKIP Negeri Gorontalo dengan 5 Fakultas dan 25 Program Studi. Dan akhirnya, pada tanggal 23 Juni 2004 Presiden Megawati meresmikan menjadi Universitas Negeri Gorontalo dengan Keputusan Presiden RI Nomor 54 Tahun 2004, tanggal 23 Juni 2004.
Universitas Negeri Gorontalo membuka pintu selebar-lebarnya bagi segala upaya pengembangan martabat manusia melalui riset-riset. Paradigma piramida terbalik yang didorong oleh Rektor Prof. Dr. Syamsu Qamar Badu, M.Pd sangat mengutamakan program-program yang bisa lebih mendorong jurusan/prodi untuk bisa lebih mandiri, kreatif dan inovatif.
Berdasarkan hasil akreditasi institusi oleh Badan Akreditasi Perguruan Tinggi tahun 2018, mengukuhkan Universitas Negeri Gorontalo masuk sebagai jajaran Perguruan Tinggi terbaik dengan perolehan akreditasi A. Pada tahun 2017, menempatkan Universitas Negeri Gorontalo pada peringkat 50 berdasarkan peringkat 100 besar Perguruan Tinggi Indonesia Non Politeknik oleh Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) Republik Indonesia. Selain itu berdasarkan data Peringkat Universitas di Dunia versi Webometrics tahun 2018, menempatkan Universitas Negeri Gorontalo pada peringkat 154 (Asia Tenggara) dan 42 (Indonesia).[3]