Perjalanan Menjadi Mahasiswa
Sebagai mahasiswa baru,tentu saja ada banyak hal yang perlu dipersiapkan sebelum memasuki bangku kuliah. Beberapa diantaranya yaitu kesiapan tekad dan mental, mengingat kuliah sangatlah berbeda dengan sekolah.
Hal yang menarik yaitu ketika mengingat kembali ekpektasi ketika duduk dikelas 12 SMA atau SMK, tentang bagaimana rasanya menjadi seorang mahasiswa di fakultas pilihan di universitas impian. Tidak sedikit diantara para maba yang sudah memiliki bayangan tentang kehidupan kuliah.
Bahkan ketika kelas 11 mulai dari mau kuliah di universitas apa, rencana mengambil prodi apa, jalur apa saja untuk masuk perguruan tingginya bahkan pembahasan beasiswanya juga. Selain persiapan masuk perguruan tinggi, juga tambahan penjelasan sistem perkuliahan itu seperti apa ya tujuan dari program itu. Biar murid lulus sudah punya arah dan tujuan juga tidak canggung dalam melanjutkan studi”.
Terlepas dari sejauh mana bayangan maba tentang kuliah, pastinya mereka juga memiliki ekspektasi ketika kelak menjadi seorang mahasiswa.
Kuliah mungkin berat, tetapi apabila kita bertekad dan bekerja keras, yaitu belajar dengan giat, memperluas relasi, mengembangkan soft skill dengan mengikuti kegiatan UKM atau Ormawa, serta mampu memanajemen waktu dengan baik, jangan lupa juga untuk beribadah, berdoa kepada Tuhan dan meminta doa dan support orang tua. Maka berkuliah bukanlah hal yang sulit, hal yang sedikit-sedikit kita keluhkan, apalagi hal yang kita takutkan.
Tanggapan Belajar Daring Di Saat PPKM
Munculnya kuliah daring atau online dirasa sangat diperlukan melihat kondisi situasi Indonesia saat ini. Istilah daring sendiri adalah akronim dari “dalam jaringan“. Jadi perkuliahan daring adalah salah satu cara pengajaran melalui online atau dilakukan dengan bantuan layanan konektifitas internet.
Banyak instansi perguruan tinggi yang melakukan tindakan pembelajaran lewat daring dengan mengeluarkan surat edaran yang telah disetujui oleh rektornya masing-masing. Hal ini dilakukan guna meminimalisir berbagai bentuk keramaian yang perlu dihindari saat terjadi perkuliahan secara langsung.
Dengan adanya kuliah online ini tentunya perlu adanya persiapan untuk menunjang berbagai aktivitas agar berjalan lancar bagi para mahasiswa maupun dosen. Hal-hal yang sangat penting dimiliki adalah konektivitas jaringan internet serta perangkat elektronik mulai dari handphone, laptop atau komputer. Selain itu juga penggunaan berbagai platform untuk melakukan kuliah online ini dirasa sudah cukup efektif seperti Google Classroom, Zoom.
Mari Kuliah Gratis Dengan Beasiswa Yang Ada Di Universitas Negeri Gorontalo
Setiap mahasiswa pasti ingin kuliah gratis atau ingin mendapatkan beasiswa. Universitas Negeri Gorontalo telah menyediakan beberapa beasiswa agar mahasiswa tidak ragu-ragu untuk kuliah karena keterbatasan dana. Berikut beberapa beasiswa yang disediakan Universitas Negeri Gorontalo yakni:
- Beasiswa Bidikmisi
Bidikmisi adalah bantuan biaya hidup dan biaya pendidikan untuk calon mahasiswa dari keluarga kurang mampu yang berpotensi akademik unggul.Seleksi Bidikmisi terdiri atas beberapa jalur, antara lain SNMPT, UMPN dan Jalur Mandiri.
- Beasiswa PPA (Peningkatan Prestasi Akademik)
Beasiswa PPA (Peningkatan Prestasi Akademik) ditujukan bagi mahasiswa yang berprestasi, baik akademik atau non akademik, dengan IPK minimal 3,00. Penerima beasiswa akan mendapat bantuan biaya pendidikan selama satu semester.
-Beasiswa Lippo
Universitas Negeri Gorontalo termasuk ke dalam 10 Perguruan Tinggi Negeri yang menerima Beasiswa Lippo Group.Persyaratannya yaitu memiliki prestasi akademik atau non akademik dan berpotensi melanjutkan studi ke luar negeri.
Mari Ketahui Sejarah Universitas Negeri Gorontalo
Universitas Negeri Gorontalo, disingkat UNG, adalah perguruan tinggi negeri di Gorontalo, Indonesia, yang berdiri pada 1 September 1963. Mulanya Universitas ini diberi nama Junior College, dan menjadi bagian dari FKIP UNSULUTENG. Tahun 1964 statusnya berubah menjadi Cabang FKIP IKIP Yogyakarta Cabang Manado, tahun 1965 bergabung dengan IKIP Manado Cabang Gorontalo.
Tahun 2001 berdasarkan Keppres RI Nomor 19 Tahun 2001 tanggal 5 Februari 2001 status lembaga ini ditingkatkan menjadi IKIP Negeri Gorontalo dengan 5 Fakultas dan 25 Program Studi. Dan akhirnya, pada tanggal 23 Juni 2004 Presiden Megawati meresmikan menjadi Universitas Negeri Gorontalo dengan Keputusan Presiden RI Nomor 54 Tahun 2004, tanggal 23 Juni 2004.
Pada masa pemerintahan gubernur provinsi gorontalo Rusli Habibie, pergantian nama Universitas Negeri Gorontalo sempat diusulkan menjadi UBJ Habibie (Universitas BJ Habibie). Namun kemudian para mahasiswanya menolak. Sebab dianggap akan menghilangkan entitas jati diri rakyat Provinsi Gorontalo.