Perjalanan menjadi mahasiswa
Hai,nama saya puput pricilia r. noer mahasiswa baru dari jurusan kesehatan masyarakat fakultas olahraga dan kesehatan di universitas negeri gorontalo
Agent of Change, itulah kalimat yang akan kita dengar jika membicarakan tentang mahasiswa. Yeah, banyak orang sudah tahu, mahasiswa adalah sosok yang dituntut untuk mampu menjawab tantangan globalisasi yang kian menanjak, mampu membawa perubahan yang positif bagi bangsa dan negara. Tak hanya itu, menjadi mahasiswa juga berpotensi dapat membuka peluang karier yang lebih luas dan bergengsi. Hal ini menimbulkan anggapan bahwa menjadi seorang mahasiswa adalah sesuatu yang keren. Karena itulah status mahasiswa menjadi salah satu impian yang ingin diraih oleh hampir semua orang di negeri ini.
Banyak harapan yang terlontar dari mulut-mulut calon mahasiswa baru. Hal-hal manusiawi dan sudah tidak asing lagi di telinga kita, yang diharapkan bisa terealisasi saat menjalani kehidupan sebagai mahasiswa baru. Hal-hal seperti bisa bertemu dan mengenal orang-orang baru secara langsung, mendapatkan rekan-rekan baru yang dewasa dan solid, merasakan sensasi wira-wiri di lingkungan kampus dengan memakai baju kasual, menambah skill dan relasi dengan menjajal organisasi-organisasi kampus yang menantang, dan masih banyak lagi yang lainnya. Sebenarnya harapan-harapan seperti ini dipandang sangat wajar, asalkan tidak menjadikan kuliah sebagai semata-mata pelarian.
Pada faktanya, tidak semua harapan yang telah disimpan sejak jauh-jauh hari oleh para mahasiswa baru kini dapat direalisasikan dengan utuh. Beberapa harapan skala kecil terpaksa harus ditarik dan dipendam dalam-dalam untuk sementara waktu. Covid-19 yang tengah mewabah di Indonesia saat ini seolah meluluhlantakkan terealisasinya harapan-harapan tersebut
Jadi mau tidak mau, mahasiswa baru tahun akademik 2021/2022 ini harus melalui kegiatan masa orientasi atau pengenalan kehidupan kampus seperti PKKMB, OSPEK, atau PBAK hingga kegiatan pembelajaran dengan memanfaatkan media daring seperti Zoom, YouTube, Google Meet, Microsoft Teams, atau media lain yang relevan. Ini menjadi pengalaman pertama saya dalam sejarah mengikuti PKKMB untuk mengikuti kegiatan masa orientasi dan pembelajaran secara daring atau online.
Tak ayal, keadaan tersebut membuat tak sedikit mahasiswa baru yang mengeluh. Mereka kecewa karena tidak pernah merasakan sensasi menginjakkan kaki di lantai kampus dan menatap wajah-wajah baru secara langsung untuk pertama kalinya pada awal semester satu.
Mengenal Kampus Universitas Negeri Gorontalo
Universitas Negeri Gorontalo, disingkat UNG, adalah perguruan tinggi negeri di Gorontalo, Indonesia, yang berdiri pada 1 September 1963. Mulanya Universitas ini diberi nama Junior College, dan menjadi bagian dari FKIP UNSULUTENG. Tahun 1964 statusnya berubah menjadi Cabang FKIP IKIP Yogyakarta Cabang Manado, tahun 1965 bergabung dengan IKIP Manado Cabang Gorontalo
Berdasarkan hasil akreditasi institusi oleh Badan Akreditasi Perguruan Tinggi tahun 2018, mengukuhkan Universitas Negeri Gorontalo masuk sebagai jajaran Perguruan Tinggi terbaik dengan perolehan akreditasi A. Pada tahun 2017, menempatkan Universitas Negeri Gorontalo pada peringkat 50 berdasarkan peringkat 100 besar Perguruan Tinggi Indonesia Non Politeknik oleh Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) Republik Indonesia. Selain itu berdasarkan data Peringkat Universitas di Dunia versi Webometrics tahun 2018, menempatkan Universitas Negeri Gorontalo pada peringkat 154 (Asia Tenggara) dan 42 (Indonesia
Mengenal Jurusan Kesehatan Masyarakat
Prodi Kesehatan Masyarakat mempelajari ilmu tentang peningkatan taraf hidup dan kesehatan masyarakat dengan cara melakukan pengorganisasian di masyarakat. Jadi, di prodi ini kamu akan mempelajari ilmu medis ditambah dengan ilmu sosial. Kamu akan belajar bagaimana menghitung besaran distribusi penyakit di suatu wilayah, menghitung kondisi kesehatan secara kuantitatif, menganalisa dampak lingkungan pada kesehatan masyarakat, dan faktor kesehatan dan keselamatan kerja. Disini juga akan dipelajari ilmu gizi, manajemen dan administrasi kebijakan kesehatan, serta melakukan penyuluhan kesehatan
Pendidikan Dokter, Ilmu Keperawatan atau Kebidanan, ternyata prodi yang satu ini juga berhubungan dengan dunia kesehatan.
Prodi Kesehatan Masyarakat adalah prodi yang juga menghasilkan tenaga kesehatan. Prodi ini mempelajari ilmu tentang peningkatan taraf hidup dan kesehatan masyarakat dengan melakukan pengorganisasian di masyarakat.
Disamping mempelajari ilmu medis, prodi ini juga mempelajari ilmu sosial. Contohnya ialah menghitung besaran distribusi penyakit di suatu wilayah, menghitung kondisi kesehatan secara kuantitatif, menganalisa dampak lingkungan pada kesehatan masyarakat, hingga kesehatan dan keselamatan kerja.
Jika Prodi Kedokteran menjadi dokter, maka jika kamu kuliah Prodi Kesehatan Masyarakat, ada beberapa prospek kariernya. Bisa di pemerintahan atau di perusahaan swasta
Suka Duka Menjadi Mahasiswa Baru Di Masa Pendemi
Apa itu kuliah online ? Kuliah Online atau sistem perkuliahan berbasis daring disebut juga e-Learning atau Online Course adalah proses perkuliahan dengan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi, dalam hal ini internet. Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di kampus ditiadakan terlebih dahulu untuk mengurangi kontak dan mengurangi kerumunan massa (Social and Physical Distancing) pada masa pandemi Covid-19. Semua kegiatan belajar mengajar dikampus dan kegiatan lain yang sejenis diupayakan untuk tetap berjalan dengan melakukan berbagai penyesuaian, salah satunya dengan mengganti metode belajar yang awalnya tatap muka semua diubah dilakukan secara online.
Memang kuliah online juga dapat mempermudah mahasiswa untuk melakukan aktivitas perkuliahan, para mahasiswa bisa mengikuti perkuliahan kapanpun dan dimanapun sesuai keinginan dan memiliki koneksi internet dengan baik. Kegiatan-kegiatan pun kemudian dilaksanakan dengan menggunakan metode daring dengan menggunakan metode syncronous, seperti Webex, Zoom, Skype, Microsoft teams, Googlemeet dan lain-lain. Juga asyncronous, semisal eLisa, Elok, Elearning Farmasetika, Whatsapp Group dan lain-lain, dengan tetap memperhatikan kelanjutan proses belajar mengajar dan ketercapaian mutu pembelajaran yang telah direncanakan. Namun tidak semua perkuliahan berdampak positif bagi mahasiswa perkuliahan secara online juga berdampak negatif yaitu sangat tergantung pada gadget dan internet, bila jaringan lambat atau susah sinyal maka proses pembelajaran akan tertinggal terlebih jika sudah mencakup ujian kuliah, memang mahasiswa yang berada dikampung halaman atau pelosok akan sulit untuk mengakses internet karena sulitnya jaringan internet didaerah tersebut.
Tidak semua mahasiswa dan dosen dengan kebijakan tersebut karena masih ada mahasiswa dan yang tidak tau cara mengakses E-learning. Salah satu dosen di suatu Universitas menceritakan suka dukanya mengajar kuliah secara online selama pandemi corona. beliau mengaku, awalnya gagap teknologi (gaptek) saat akan memulai kuliah online, belum terbiasa dengan metode yang seperti itu. Tidak hanya itu kuota yang diperlukan untuk perkuliahan online ini sangatlah banyak, taetapi yang terpenting mahasiswa tetapa semangat dalam menjalankan kuliah online ini dan semoga mudahan segera bisa melakukan perkuliahan seperti sediakala, Tuturnya.