Ketertarikan di Dunia Kesehatan
WHO atau World Health Organization ini merupakan rezim kesehatan dunia atau dengan terjemahan Lembaga Kesehatan Dunia yang diampu langsung oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa. WHO memiliki tugas untuk mendefinisasikan makna kesehatan dan penyakit termasuk pengawasan terhadap penanganan penyakit endemic serta obat-obatan di seluruh dunia. Pada pernyataannya yang dikeluarkan tahun 1947, WHO mendefinisikan kesehatan sebagai keadaan mental, fisik dan kesejahteraan sosial yang berfungsi secara normal tidak hanya dari keabsenan suatu penyakit.
Definisi kesehatan menurut Kemenkes yang tertulis dalam UU No. 23 tahun 1992 merupakan keadaan normal dan sejahtera anggota tubuh, sosial dan jiwa pada seseorang untuk dapat melakukan aktifitas tanpa gangguan yang berarti dimana ada kesinambungan antara kesehatan fisik, mental dan sosial seseorang termasuk dalam melakukan interaksi dengan lingkungan.
Bidang kesehatan sangat luas, prospek kerja yang dijanjikan untuk lulusan di bidang ini membuat para pelajar juga mahasiswa banyak yang berminat pada bidang ini. Studi kesehatan baik individu maupun masyarakat, misalnya kondisi lingkungan, obat-obatan, pusat pengobatan, teknologi kesehatan, dan lainnya. Tujuan ilmu bidang kesehatan untuk meningkatkan kualitas kesehatan manusia (dan hewan) serta mengobati dan mencegah penyakit.
Ilmu kesehatan selalu berkembang, dimana penelitian dan temuan terbaru seputar kesehatan terus bermunculan. Ketertarikan terhadap masalah kesehatan juga kepedulian membantu orang lain, populasi dan lingkungan, agar dapat hidup lebih sehat. Industri kesehatan di Indonesia akan makin dikembangkan mengingat kebutuhannya besar sedangkan sumber dayanya masih sedikit. Bagi yang ingin menekuni bidang ini harus benar-benar meluruskan niat kita belajar untuk kepentingan pasien bukan sekedar ingin mendapatkan nilai bagus ataupun gelar semata.