Mahasiswa UNG Dapat Kuota 20 GB untuk Perkuliahan Online
Selama pandemi Covid-19, pihak kampus Universitas Negeri Gorontalo menerapkan sistem pembelajaran atau kuliah online (daring).
Nah untuk menunjang aktivitas lewat daring itu, setiap mahasiswa UNG bakal diberikan kuota internet 20 GB. Perkuliahan online di luar Sistem Informasi Akademik Terpadu (SIAT) UNG pun diharapkan bisa lancar lewat kebijakan ini.
“UNG akan memberikan bantuan kuota 20 GB kepada mahasiswa yang aktif dan terus mengikuti kegiatan pembelajaran atau kuliah online,” ungkap Rektor UNG, Eduart Wolok.
Bagi mahasiswa yang ingin mendapatkan kuota 20 GB ini, caranya gampang. Cukup melakukan register dengan memperbarui nomor ponsel di bagian kemahasiswaan UNG. Kalau sudah diperbarui, maka akan langsung diberikan kuota internet di nomor tersebut.
“Setelah mahasiswa melakukan register, kita akan mengecek kembali. Jika benar bahwa itu adalah nomor mahasiswa UNG, kita akan langsung isikan kuota untuk 1 bulan ke depan,”
Universitas Negeri Gorontalo Terapkan Kuliah Daring
Rektor Universitas Negeri Gorontalo (UNG) Eduart Wolok, mengeluarkan surat edaran untuk dosen dan mahasiswa agar menerapkan kuliah daring (online), dalam kegiatan belajar mengajar di perguruan tinggi tersebut. Kebijakan itu berlaku mulai 16 Maret 2020, hingga dengan batas waktu sesuai pemberitahuan selanjutnya.
Langkah itu diambil untuk mengantisipasi dan melakukan pencegahan penyebaran virus coronadi wilayah kampus dan sekitarnya. Eduart juga meminta para dosen tidak melakukan perjalanan dinas ke luar negeri untuk sementara waktu.
"Juga tidak melakukan perjalanan dinas ke luar daerah, kecuali bersifat penting. Mohon segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat ketika demam, batuk dan pilek," katanya.
Dosen yang sakit tidak diperkenankan masuk kampus dan dapat melaksanakan KBM secara daring. Sementara itu, kegiatan praktikum di laboratorium dan lapangan dapat dijadwalkan kembali dan metode pelaksanaannya disesuaikan dengan keadaan.
Hal berikutnya yang menjadi kebijakan rektor adalah menunda sementara penyelenggaraan seminar nasional dan internasional, untuk menghindari berkumpulnya massa dalam satu tempat. "Ujian diploma, sarjana dan pascasarjana dapat dilakukan bila pesertanya sedikit".
UNG Bolehkan Mahasiswa Nyicil Bayar UKT
Universitas Negeri Gorontalo (UNG) menyiapkan berbagai opsi keringanan untuk mahasiswanya, dalam membayar Uang Kuliah Tunggal (UKT). Mulai membolehkan pembayaran secara menyicil sampai opsi pengurangan biaya UKT, bahkan mungkin dibebaskan jika terdampak langsung covid-19.
“Pertama, dibolehkan mengangsur atau menunda pembayaran UKT. Misalnya, UKT Rp3 juta, dalam kurun waktu pembayaran UKT sudah ditetapkan, tapi ternyata orang tua mahasiswa hanya mampu bayar Rp1 juta maka ini dibolehkan sisanya dibayarkan dalam semeseter berjalan,” ujar Rektor Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Eduart Wolok, saat live di fanpage UNG, dalam acara Q & A yang digelar di hotel jambura, Rabu (13/5/2020).
Opsi lainya adalah, pengurangan nilai biaya UKT. Hal ini diperuntukkan bagi mahasiswa, yang orang tuanya terdampak langsung pandemi Covid-19, hingga berakibat pada menurunnya pendapatan.
Diakui Eduart, tidak memungkinkan pihak kampus memberikan pembebasan pembayaran UKT, menyeluruh satu angkatan. Sehingga, disiapkan tiga opsi yang diharapkan bisa membantu meringankan mahasiswa.
Kendati demikian, ada opsi ketiga yang disiapkan kampus yang pembebasan UKT. Ini berlaku untuk mahasiswa yang benar benar terdampak langsung, dan tidak memungkinkan membayar sama sekali.
Olehnya, Eduart meminta mahasiswa untuk berlaku jujur, karena ini menurutnya bukan persoalan, keringanan atau pembebasan UKT, tapi lebih dari itu, kebijakan ini diambil agar semua orang bisa saling mensuport. Kebijakan yang kami keluarkan ini, bukan hanya untuk mahasiswa tapi juga untuk lembaga".