Universitas Negeri Gorontalo, Kampus Bersejarah

Universitas Negeri Gorontalo (UNG) adalah perguruan tinggi negeri di Gorontalo yang berdiri pada 1 September 1963. Awalnya, kampus ini adalah Junior College yang masih menjadi bagian dari FKIP Universitas Sulawesi Utara-Tengah.

Selama lebih dari 50 tahun, universitas ini telah mengalami enam kali perubahan nama dan tujuh kali pergantian pimpinan. Mulai dari berstatus sebagai cabang FKIP IKIP Yogyakarta Cabang Manado sampai diresmikan menjadi Universitas Negeri Gorontalo, oleh Presiden Megawati pada tahun 2004.

 

Universitas Negeri Gorontalo sebagai Kampus Peradaban

Universitas Negeri Gorontalo mempunyai moto sebagai Kampus Peradaban. Untuk mewujudkannya, kampus ini membuka pintu untuk berbagai upaya pengembangan manusia, termasuk melalui riset dan penelitian.

Rektor Universitas Negeri Gorontalo Prof. Dr. Syamsu Qamar Badu, M.Pd. mengutamakan program tertentu untuk menghadirkan konsep kampus peradaban. Antara lain dengan mendorong jurusan atau program studi untuk bisa mandiri, kreatif dan inovatif tanpa meninggalkan akar budaya lokal.

 

Universitas Negeri Gorontalo di Mata Dunia

Kampus negeri di Provinsi Gorontalo ini juga menempati ranking 1558 di dunia.    Hal tersebut tentunya menjadi kebanggaan, karena universitas lain di wilayah Indonesia Timur seperti Universitas Tadulako, Universitas Hassanudin dan Universitas Sam Ratulangi berada pada peringkat 2000-an di tingkat dunia.

 

Universitas Negeri Gorontalo Mempunyai Akses Informasi SIAT dan SITU

buat kalian yang kuliah di UNG akan dimudahkan dengan kehadiran Sistem Informasi Akademik Terpadu (SIAT) dan Sistem Informasi Tata Usaha (SITU). Keduanya bisa kamu akses lewat website Universitas Negeri Gorontalo.

Lewat SIAT, kamu bisa mengakses data perkuliahan seperti Kartu Rencana Studi (KRS) online, data kurikulum, jadwal mata kuliah, data mahasiswa serta dosesn di kampus. Sedangkan SITU berfungsi mendukung proses tata usaha antara mahasiswa dan tenaga pendukung di kampus.

 

nah! itu dia temen-temen sedikit informasi tentang universitas negeri gorontalo (UNG) infirmasi selengkap nya silahkan kunjungi website resmi UNG di http://siat.ung.ac.id

 

 

 

Kamu sudah tahu belum? Menurut Indostudent, pada tahun 2016 Universitas Negeri Gorontalo termasuk 10 universitas terbaik di kawasan Indonesia Timur lho.

Untuk di tingkat nasional, UNG juga tidak kalah bersaing dan masuk dalam kategori 100 universitas terbaik. Berdasarkan data 4International Colleges and Universities, tahun 2016 UNG menempati ranking 72 dari 411 universitas yang terdaftar resmi di Indonesia.

Tahun 2020 banyak hal baru terjadi. Tahun ini menjadi tantangan tersendiri bagi mahasiswa lama maupun mahasiswa baru. Karena pandemi yang berlangsung memaksa kita untuk melakukan segalanya dengan cara online, termasuk PKKMB.

Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) merupakan wahana bagi pemimpin perguruan tinggi untuk memperkenalkan dan mempersiapkan mahasiswa baru dalam proses transisi menjadi mahasiswa yang yang dewasa dan mandiri, serta mempercepat proses adaptasi mahasiswa dengan lingkungan yang baru dan memberikan bekal untuk keberhasilannya menempuh pendidikan di perguruan tinggi maka dilakukan Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB).

Di Universitas Negri Gorontalo, PKKMB dilakukan secara online. PKKMB yang akan dilaksanakan mulai tanggal 21 September 2020 ini mengundang banyak antusisme dari para mahasiswa baru. Tapi tidak sedikit juga yang mngeluh mngenai hal ini.

Bagi mahasiswa baru PKKMB ini menjadi salah satu penambahan pengalaman bagi mereka, karena keseruan di dalamnya yang sudah dilalui oleh senior-senior terdahulu.

Tetapi berbeda pada tahun ini. Tahun ini PKKMB dilakukan secara online. Banyak yang tidak setuju dengan hal ini. Karena dinilai bahwa angkatan 2020 nantinya tidak punya pengalaman berhadapan langsung dengan kakak-kakak senior (dibentak atau diperintah).

Banyak yang menantikan momen PKKMB. Tetapi penantian itu sirna karena angkatan 2020 hanya akan melakukannya secara online.

Keasikan dan keseruan serta pengalaman yang di dapat pasti berbeda dengan PKKMB secara tatap muka.

Bukan hanya itu, permasalahan jaringan juga menjadi dinamika tersendiri bagi beberapa mahasiswa.

Jaringan di seluruh pelosok negri tidak semuanya bagus. Hal ini tentu menjadi hambatan dalam pelaksanaan PKKMB.

Selain itu juga pengadaan kuota juga menjadi masalah. Sebelumnya Universitas negri Gorontalo memang menerima kuota gratis dari mentri pendidikan. Tetapi saat pendataan, mahasiswa baru belum mendapatkan nomor induk mahasiswa (NIM), sedangkan syarat untuk menerima kuota tersebut harus memiliki NIM.

Tahun ini memang banyak tantangan bagi mahasiswa baru. Jauh lebih sulit dari sebelum-sebelumnya.

Jadi mari kita sama-sama berdoa agar pandemi ini cepat berlalu dan kedepannya hal ini tidak terjadi lagi.

Cukup angkatan 2020 yang merasakan kesulitannya.

Stay healthy :)

Kategori

  • Masih Kosong

Blogroll

  • Masih Kosong