Di UNG ada professor termuda dan seorang perempuan. Siapakah beliau?

18 September 2020 23:48:58 Dibaca : 37

Universitas Negeri Gorontalo didirikan pada 1 September 1963, yang dulunya masih bernama FKIP UNSULUTENG, dan tahun 1964 berubah menjadi Cabang FKIP IKIP Yogyakarta Cabang Manado, tahun 1965 bergabung dengan IKIP Manado Cabang Gorontalo.Tahun 1982 berubah menjadi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unsrat Manado di Gorontalo. Lembaga ini resmi berdiri sendiri berdasarkan Keppres RI Nomor 9 Tahun 1993 tanggal 16 Januari 1993, dengan nama Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Gorontalo.Tahun 2001 berdasarkan Keppres RI Nomor 19 Tahun 2001 tanggal 5 Februari 2001 status lembaga ini ditingkatkan menjadi IKIP Negeri Gorontalo dengan 5 Fakultas dan 25 Program Studi. Dan akhirnya, pada tanggal 23 Juni 2004 Presiden Megawati meresmikan menjadi Universitas Negeri Gorontalo dengan Keputusan Presiden RI Nomor 54 Tahun 2004, tanggal 23 Juni 2004.

Hingga saat ini, sudah 57 tahun UNG berdiri dengan gagah dan menjadi salah satu kampus terbaik di Indonesia timur. UNG merupakan tempat peradaban bagi calon penerus bangsa. Pada tahun 2017-2018 berdasarkan hasil akreditasi institusi oleh Badan Akreditasi Perguruan Tinggi, mengukuhkan bahwa Universitas Negeri Gorontalo masuk sebagai jajaran Perguruan Tinggi terbaik dengan perolehan akreditasi A. Semua ini tentu berkaitan dengan petinggi yang ada di dalamnya, baik itu pejabat kampus, dosen pun mahasiswanya. Tapi, apakah anda tahu jika saat ini di UNG ada profesor termuda dan beliau seorang perempuan. Siapakah dia?

Bernama lengkap Karmila Machmud, S.Pd, M.A., Ph.D. Terlahir dari keluarga sederhana, Ibu Karmila sempat memendam cita-citanya untuk menjadi seorang dokter dan mengeyam bangku kuliah di UGM. Keterbatasan biaya saat itu membuatnya merelakan dan mengikhlaskan impiannya untuk menjadi salah satu lulusan terbaik UGM. Padahal, beliau telah diterima lewat jalur prestasi. Tak patah semangat, sosok yang kita kenal sebagai wakil rektor 3 UNG saat ini, memutuskan masuk UNG. Berkat prestasi beliau seluruh biaya kuliahnya disokong penuh oleh STKIP pada masa itu. Saat menjadi mahasiswa, beliau bahkan menjadi satu-satu ketua BEM perempuan hingga saat ini. Berkat prestasi akademik dan non akademik mengantarkan beliau untuk mendapatkan beasiswa S2 di Sidney University of Australia, dan S3 di Ohio University of America. Melalui proses panjang mulai dari defensive hingga, mempertahankan disertasi akhirnya tahun ini beliau resmi menyandang gelar Profesor termuda dan satu-satunya perempuan di UNG. Hal ini tentu saja menjadi kebanggaan tersindiri bagi civitas kampus, dan Ibu Karmila sendiri.

Kategori

  • Masih Kosong

Blogroll

  • Masih Kosong