KATEGORI : tradisional

Bersihkan Bola Mata Jadi Tradisi Unik di China

19 April 2013 11:01:37 Dibaca : 229

Foto: Oddity CentralDua bersaudara asal Provinsi Sichuan, China menjadi pembersih bola mata. Mereka membersihkan bola mata pelanggannya dengan menggunakan pisau yang tajam.
Menurut pepatah Sichuan kuno mengatakan bahwa membersihkan bola mata dapat membuat keindahan hidup lebih terlihat.

Pepatah kuno ini dilestarikan oleh dua orang bersaudara Zhou Chengfu dan Zhou Chengyin, yang mengikuti jejak ayahnya sebagai pembersih bola mata di Sichuan, China.

Chengfu dan Chengyin mahir menggores bola mata dan kelopak mata seseorang dengan peralatan yang tajam. Biaya yang harus dikeluarkan untuk membersihkan mata ini sebesar 5 yuan atau sekira Rp7 ribu (Rp1.573 per yuan).

Tradisi kuno ini hampir punah. Namun, ada beberapa tukang cukur yang masih mau membersihkan bola mata pelanggannya.

Seperti tukang cukur lainnya bernama Liu Deyuan telah berhasil menjalankan bisnis membersihkan bola mata ini sejak tujuh tahun silam dan telah memiliki pelanggan tetap yang datang setiap bulannya.

“Meski ini tradisi yang sudah kuno, tapi bisnis ini masih sangat baik di Sichuan,” kata Liu. Demikian seperti dikutip dari Oddity Central, Kamis (18/4/2013).

Liu sangat terampil memainkan jemari tangannya untuk membersihkan bola mata pelanggannya. Ia membuka mata mereka dengan tangan kirinya dan tangan kanannya mulai cekatan menggunakan pisau untuk membersihkan kelopak mata bahkan sampai ke bola mata. Proses membersihkan bola mata itu memakan waktu selama lima menit.

Meski proses membersihkan mata ini terlihat sangat menyeramkan, tapi banyak pelanggan yang puas atas hasilnya. Seperti pengakuan salah satu pelanggannya yang sudah berusia 55 tahun ini yang mengatakan bahwa awalnya merasa takut sampai tidak bisa bergerak namun, akhirnya sangat puas atas hasilnya.

Cara Benar Menyeduh Kopi Lebih Nikmat

19 April 2013 10:16:17 Dibaca : 188

detail beritaBANYAK orang mengaku bisa membuat secangkir kopi nikmat. Kuncinya bukan hanya pada takaran, ada juga faktor pemakaian air panas.

Selama ini, kebanyakan orang segera menjerang kopi dengan air mendidih. "Kalau Anda langsung menuang air mendidih ke dalam kopi, lalu apa yang akan Anda minum? Kopi akan jadi hancur," kata Arief Budiman, Quality Control Universita del Coffee, kepada Okezone di Jakarta, belum lama ini.

Menurutnya, ada dua cara yang lebih tepat dilakukan. Pertama, diamkan air mendidih sekira 2-3 menit untuk menurunkan suhunya. Kedua, air mendidih harus disaring terlebih dahulu. Jika tidak dilakukan penyaringan, maka kopi akan terkontaminasi bakteri di dalam air walaupun sebelumnya sudah dididihkan.

Arief menjelaskan proses pembuatan kopi yang benar agar bisa dinikmati dimana saja. Pertama kali, air yang sudah mendidih dituang ke gelas berisi gula, yang belum diberi kopi. Hasilnya adalah air gula yang porsinya sesuai kebutuhan Anda.

"Air panas yang dimasukkan ke gelas berisi gula akan membuat rasa manis gula tidak setajam ketika berpadu dengan kopi bubuk," bebernya.

Jika sudah dituang ke dalam gelas berisi gula, maka langkah selanjutnya adalah menuangkan air panas berisi gula tersebut ke dalam gelas yang masih baru. Gunakan saringan untuk menuangkannya.

Terakhir, tuangkan air gula ke dalam gelas berisi kopi. Jangan lupa saring kembali, Anda tidak perlu ampasnya saat menikmati kopi. Arief menambahkan, cara ini memungkinkan Anda bisa menikmati citarasa kopi sesungguhnya.

"Dengan dilakukan proses penyaringan beberapa kali, maka saat minum kopi Anda tidak akan merasa mual sebab kadar kafein di dalam kopi sudah terkikis," tutupnya.

Penyebab Secangkir Kopi Terasa Tidak Sedap

19 April 2013 10:06:16 Dibaca : 167

detail berita

  • Biji kopi murah

Berhemat dengan membeli barang yang lebih murah memang baik, tapi jangan coba-coba dalam membeli biji kopi. Karena tidak peduli seberapa baik Anda menyeduh secangkir kopi, biji kopi murah akan menghasilkan kualitas kopi yang rendah.

  • Penyimpanan yang buruk

Jika Anda ingin menyimpan kopi bubuk segar atau yang baru digiling, simpan dalam wadah kedap udara serta di tempat gelap dan sejuk. Wadah penyimpanan ideal adalah yang terbuat dari kaca, keramik, atau non-reaktif logam dengan penutup kedap udara.

  • Membekukan biji kopi

Membekukan biji kopi tidak membantu menjaga rasa kopi. Sebaliknya, membekukan biji kopi dapat menyebabkan minyak aroma kopi pecah.

Jika tidak disimpan dalam wadah kedap udara, biji kopi dapat menyerap aroma lain di freezer. Jika Anda benar-benar harus membekukan biji kopi, pastikan bahwa segel kemasannya rapat. Jangan masukkan kembali ke freezer setelah kemasan dibuka.

  • Kopi lama

Untuk rasa terbaik kopi, belilah biji kopi yang baru saja disangrai atau dipanggang) karena kopi mulai kehilangan kesegaran bila telah dipanggang. Pastikan Anda memilih yang biji kopi yang baru dipanggang dan belilah dalam jumlah kecil, sesuai kebutuhan beberapa hari.

Adat kematian Jawa

07 March 2013 18:39:40 Dibaca : 482
  • Kematian Mendhak

Tradisi Mendhak adalah salah satu ritual dalam adat istiadat kematian budaya Jawa. Upacara tradisional Mendhak dilaksanakan secara individu atau berkelompok untuk memperingati kematian seseorang. Peralatan dan perlengkapan yang diperlukan untuk upacara tradisional Mendhak adalah sebagai berikut: tumpeng, sega uduk, side dishes, kolak, ketan, dan apem. Kadang-kadang, sebelum atau sesudah upacara Mendhak dilaksanakan, sanak keluarga dapat mengunjungi makam saudara mereka.

Upacara tradisional ini dilaksanakan tiga kali dalam seribu hari setelah hari kematian: pertama disebut Mendhak Pisan, upacara untuk memperingati satu tahun kematian (365 hari); kedua disebut Mendhak Pindho sebagai upacara peringatan dua tahun kematian; ketiga disebut sebagai Mendhak Telu atau Pungkasan atau Nyewu Dina, yang dilaksanakan pada hari ke seribu setelah kematian.

Menurut kepercayaan Jawa, setelah satu tahun kematian, arwah dari saudara yang diperingati kematiannya tersebut telah memasuki dunia abadi untuk selamanya. Menurut kepercayaan juga, untuk memasuki dunia abadi tersebut, arwah harus melalui jalan yang sangat panjang; oleh karena itu penting sekali diadakannya beberapa upacara untuk menemani perjalanan sang arwah.

  • Kematian surtanah

Tradisi kematian dalam adat Jawa salah sataunya adalah Upacara Surtanah yang bertujuan agar arwah atau roh orang mati mendapat tempat yang layak di sisi Sang Maujud Agung.

Perlengkapan upacara: – Golongan bangsawan: tumpeng asahan lengkap dengan lauk, sayur adem (tidak pedas), pecel dengan sayatan daging ayam goreng/panggang, sambal docang dengan kedelai yang dikupas, jangan menir, krupuk, rempeyek, tumpeng ukur-ukuran, nasi gurih, nasi golong, dan pisang raja. – Golongan rakyat biasa: tumpeng dengan lauknya, nasi golong, ingkung dan panggang ayam, nasi asahan, tumpeng pungkur, tumpeng langgeng, pisang sajen, kembang setaman, kinang, bako enak dan uang bedah bumi.

Upacara ini diadakan setelah mengubur jenazah yang dihadiri oleh keluarga, tetangga dekat, dan pemuka agama.

  • Upacara nyewu dina

Inti dari upacara ini memohon pengampunan kepada Tuhan. Perlengkapan upacara: – Golongan bangsawan: takir pentang yang berisi lauk, nasi asahan, ketan kolak, apem, bunga telon ditempatkan distoples dan diberi air, memotong kambing, dara/merpati, bebek/itik, dan pelepasan burung merpati. – Golongan rakyat biasa: nasi ambengan, nasi gurih, ketan kolak, apem, ingkung ayam, nasi golong dan bunga yang dimasukan dalam lodong serta kemenyan.

Upacara tersebut diadakan setelah maghrib dan diikuti oleh keluarga, ulama, tetangga dan relasi.

  • Upacara Brobosan

Salah satu upacara tradisional dalam adat istiadat kematian jawa adalah upacara Brobosan. Upacara Brobosan ini bertujuan untuk menunjukkan penghormatan dari sanak keluarga kepada orang tua dan leluhur mereka yang telah meninggal dunia. Upacara Brobosan diselenggarakan di halaman rumah orang yang meninggal, sebelum dimakamkan, dan dipimpin oleh anggota keluarga yang paling tua.

Tradisi Brobosan dilangsungkan secara berurutan sebagai berikut:

1) peti mati dibawa keluar menuju ke halaman rumah dan dijunjung tinggi ke atas setelah upacara doa kematian selesai,

2) anak laki-laki tertua, anak perempuan, cucu laki-laki dan cucu perempuan, berjalan berurutan melewati peti mati yang berada di atas mereka (mrobos) selama tiga kali dan searah jarum jam,

3) urutan selalu diawali dari anak laki-laki tertua dan keluarga inti berada di urutan pertama; anak yang lebih muda beserta keluarganya mengikuti di belakang.

Upacara tradisional ini menyimbolkan penghormatan sanak keluarga yang masih hidup kepada orang tua dan leluhur mereka.

  • Konsumsi jamu ace maxs malam hari membuat tidur lebih nyenyak
  • Konsumsi jamu ace maxs pagi hari menambah energi dan vitalitas
  • Jamu ace maxs dapat membantu mencegah penuaan dini (anti aging)
  • Jamu ace maxs dapat membantu meningkatkan hormon pada pria dan wanita
  • Jamu ace maxs dapat membantu mengatasi penyakit degeneratif (jantung, kanker, stroke, diabetes, Alzheimer, dan berbagai penyakit lainnya).

Penjelasan diatas merupakan bukti nyata bahwa jamu ace maxs bisa dijadikan sebagai obat sakit kepala dan masuk angin. Aman untuk dikonsumsi dan tidak akan memberikan efek samping buruk pada organ tubuh lainnya. Untuk itu bagi anda yang mempunyai keluhan sakit kepala dan masuk angin segeralah konsumsi jamu ace maxs obat sakit kepala dan masuk angin paling manjur.